Monday, 23 Jul 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Ketum MUI Sebut Jokowi Lawan Neolib, Fadli Zon: Ia Tak Miliki Kapabilitas Bicara Ekonomi

Selasa, 03 April 2018 - 20:49:23 WIB - 9727
Ketum MUI Sebut Jokowi Lawan Neolib, Fadli Zon: Ia Tak Miliki Kapabilitas Bicara Ekonomi
Waketum Gerindra Fadli Zon


NASIONAL - Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin menyebut pemerintahan Joko Widodo saat ini melawan sistem ekonomi neoliberalisme. Waketum Gerindra Fadli Zon menyebut Maruf tak memiliki kapabilitas berbicara soal ekonomi.

"Kita kalau itu bisa berdebat tentang neolib, kita pada keahlian masing-masinglah. Kalau keahliannya di bidang ekonomi, mari berdebat," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Fadli pun menolak pembelaan dari Maruf. Dia sependapat dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto, yang mengatakan Indonesia menganut paham neoliberal.

Fadli mencontohkan salah satu implementasi Jokowi dalam paham neoliberal, yakni melalui pendanaan besar-besaran untuk menyambut IMF dan World Bank pada Oktober mendatang.

"Neolib itu kan sudah jelas, ini kebijakan-kebijakan neolib. Bahkan biangnya neolib itu IMF sama World Bank akan menjadi tamu akan dibiayai hampir 1 triliun rupiah di bulan Oktober," ujarnya.

"Dijamu besar-besaran, padahal itu institusi yang menurut saya termasuk menghancurkan ekonomi Indonesia 20 tahun lalu saat krisis. Kalau bukan neolib, apa namanya," imbuh Fadli.

Fadli pun menepis isu yang menyebut ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo, sebagai penganut ekonomi neoliberalisme. Menurutnya, meskipun Sumitro memiliki asosiasi dengan pemerintahan Orde Baru, tak berarti ia berpaham neoliberal.

"Salah besar. Pak Mitro itu Keynesian Economic. Beliau itu sudah menjadi Menteri Keuangan di zaman Bung Karno," ucap Wakil Ketua DPR itu.

"Pak Mitro ekonominya adalah ekonomi politik. Ekonomi yang strukturalis, bukan ekonomi kapitalis liberal. Dan ada keberpihakan terutama kepada yang lemah sehingga diperlukan semacam affirmative action kepada UMKM, petani, dan sebagainya," imbuh Fadli.

Prabowo saat berpidato di Gedung Serbaguna Istana Kana Cikampek, Sabtu (31/3) lalu, bicara soal sistem ekonomi yang dianut Indonesia. Dikatakan Prabowo, saat menjadi bagian dari rezim Orde Baru, ia sempat tertarik pada paham neoliberal. Hal itu terjadi saat dirinya masih tergabung dengan Partai Golkar. (dt)

Editor/Sumber:
Tag: indonesia,legislator,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pariaman Berangkatkan 117 Jemaah Haji Tahun Ini

Pariaman Berangkatkan 117 Jemaah Haji Tahun Ini

PARIAMAN - Semenjak Kementrian Agama Kota Pariaman berdiri terhitung tahun 2005 telah ada sebanyak 2458 orang umat...

Didukung TGB jadi Presiden 2 Periode, Ini Kata Jokowi

Didukung TGB jadi Presiden 2 Periode, Ini Kata Jokowi

POLITIK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi dukungan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi...

Tekan Angka Pengangguran Pada Generasi Muda, 55 Siswa Lulusan SLTA Diseleksi Dorsett Hospitality

Tekan Angka Pengangguran Pada Generasi Muda, 55 Siswa Lulusan SLTA Diseleksi Dorsett Hospitality

PAYAKUMBUH - Pemerintah Kota Payakumbuh melakukan upaya menekan angka penganguran dikalangan generasi muda. Untuk itu...

PKB Pasaman Barat Daftarkan Bacaleg ke KPU Pasbar, Dua Putra Nagari Aia Gadang Ikut Bertarung

PKB Pasaman Barat Daftarkan Bacaleg ke KPU Pasbar, Dua Putra Nagari Aia Gadang Ikut Bertarung

PASAMAN BARAT - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Yulhendri DT Putiah, resmi daftarkan daftar calon...

Ketum Perbasi Danny Kosasi Turun ke Sumbar Cari Atlit Potensial Bola Basket

Ketum Perbasi Danny Kosasi Turun ke Sumbar Cari Atlit Potensial Bola Basket

PADANG - Pekan Olahrga Permaianan Daerah (Pormenda) resmi dihelat di GOR HTT, Padang pada 11-16 Juli 2018. Acara juga...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media