Sunday, 20 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Ketum MUI Sebut Jokowi Lawan Neolib, Fadli Zon: Ia Tak Miliki Kapabilitas Bicara Ekonomi

Selasa, 03 April 2018 - 20:49:23 WIB - 9836
Ketum MUI Sebut Jokowi Lawan Neolib, Fadli Zon: Ia Tak Miliki Kapabilitas Bicara Ekonomi
Waketum Gerindra Fadli Zon


NASIONAL - Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin menyebut pemerintahan Joko Widodo saat ini melawan sistem ekonomi neoliberalisme. Waketum Gerindra Fadli Zon menyebut Maruf tak memiliki kapabilitas berbicara soal ekonomi.

"Kita kalau itu bisa berdebat tentang neolib, kita pada keahlian masing-masinglah. Kalau keahliannya di bidang ekonomi, mari berdebat," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Fadli pun menolak pembelaan dari Maruf. Dia sependapat dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto, yang mengatakan Indonesia menganut paham neoliberal.

Fadli mencontohkan salah satu implementasi Jokowi dalam paham neoliberal, yakni melalui pendanaan besar-besaran untuk menyambut IMF dan World Bank pada Oktober mendatang.

"Neolib itu kan sudah jelas, ini kebijakan-kebijakan neolib. Bahkan biangnya neolib itu IMF sama World Bank akan menjadi tamu akan dibiayai hampir 1 triliun rupiah di bulan Oktober," ujarnya.

"Dijamu besar-besaran, padahal itu institusi yang menurut saya termasuk menghancurkan ekonomi Indonesia 20 tahun lalu saat krisis. Kalau bukan neolib, apa namanya," imbuh Fadli.

Fadli pun menepis isu yang menyebut ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo, sebagai penganut ekonomi neoliberalisme. Menurutnya, meskipun Sumitro memiliki asosiasi dengan pemerintahan Orde Baru, tak berarti ia berpaham neoliberal.

"Salah besar. Pak Mitro itu Keynesian Economic. Beliau itu sudah menjadi Menteri Keuangan di zaman Bung Karno," ucap Wakil Ketua DPR itu.

"Pak Mitro ekonominya adalah ekonomi politik. Ekonomi yang strukturalis, bukan ekonomi kapitalis liberal. Dan ada keberpihakan terutama kepada yang lemah sehingga diperlukan semacam affirmative action kepada UMKM, petani, dan sebagainya," imbuh Fadli.

Prabowo saat berpidato di Gedung Serbaguna Istana Kana Cikampek, Sabtu (31/3) lalu, bicara soal sistem ekonomi yang dianut Indonesia. Dikatakan Prabowo, saat menjadi bagian dari rezim Orde Baru, ia sempat tertarik pada paham neoliberal. Hal itu terjadi saat dirinya masih tergabung dengan Partai Golkar. (dt)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber:
Tag: indonesia,legislator,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

96 Orang Calon Relawan Demokrasi Ikuti Tes Wawancara di KPU Pasaman

96 Orang Calon Relawan Demokrasi Ikuti Tes Wawancara di KPU Pasaman

PASAMAN - Sebanyak 96 calon Relawan Demokrasi (Relasi) mengiguti tes wawancara di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU)...

Polres Padang Pariaman Ungkap Shabu Seberat Hampir 1 Kg di Area Bandara Internasional Minangkabau

Polres Padang Pariaman Ungkap Shabu Seberat Hampir 1 Kg di Area Bandara Internasional Minangkabau

PADANG PARIAMAN - Penangkapan Dua orang kurir pembawa Narkoba jenis shabu seberat 1 Kg di Bandara Internasional...

Sidang Luar Biasa Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Sertijab Ketua PN Batusangkar Digelar

Sidang Luar Biasa Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Sertijab Ketua PN Batusangkar Digelar

PADANG - Serah terima jabatan PN. Batusangkar dari pejabat lama kepada pejabat baru digelar di Pengadilan tinggi, jalan...

Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Tanah Datar

Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Tanah Datar

TANAH DATAR - Satuan Resnarkoba Polres Tanah Datar kembali ringkus dua orang penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu di...

Bupati Kepulauan Mentawai Dilantik Menjadi Pengurus Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Cabang

Bupati Kepulauan Mentawai Dilantik Menjadi Pengurus Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Cabang

MENTAWAI - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat Nasrul Abit, lantik pengurus baru Gerakan Pramuka Majelis Pembimbing...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media