Friday, 19 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Ketum MUI Sebut Jokowi Lawan Neolib, Fadli Zon: Ia Tak Miliki Kapabilitas Bicara Ekonomi

Selasa, 03 April 2018 - 20:49:23 WIB - 9786
Ketum MUI Sebut Jokowi Lawan Neolib, Fadli Zon: Ia Tak Miliki Kapabilitas Bicara Ekonomi
Waketum Gerindra Fadli Zon


NASIONAL - Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin menyebut pemerintahan Joko Widodo saat ini melawan sistem ekonomi neoliberalisme. Waketum Gerindra Fadli Zon menyebut Maruf tak memiliki kapabilitas berbicara soal ekonomi.

"Kita kalau itu bisa berdebat tentang neolib, kita pada keahlian masing-masinglah. Kalau keahliannya di bidang ekonomi, mari berdebat," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Fadli pun menolak pembelaan dari Maruf. Dia sependapat dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto, yang mengatakan Indonesia menganut paham neoliberal.

Fadli mencontohkan salah satu implementasi Jokowi dalam paham neoliberal, yakni melalui pendanaan besar-besaran untuk menyambut IMF dan World Bank pada Oktober mendatang.

"Neolib itu kan sudah jelas, ini kebijakan-kebijakan neolib. Bahkan biangnya neolib itu IMF sama World Bank akan menjadi tamu akan dibiayai hampir 1 triliun rupiah di bulan Oktober," ujarnya.

"Dijamu besar-besaran, padahal itu institusi yang menurut saya termasuk menghancurkan ekonomi Indonesia 20 tahun lalu saat krisis. Kalau bukan neolib, apa namanya," imbuh Fadli.

Fadli pun menepis isu yang menyebut ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo, sebagai penganut ekonomi neoliberalisme. Menurutnya, meskipun Sumitro memiliki asosiasi dengan pemerintahan Orde Baru, tak berarti ia berpaham neoliberal.

"Salah besar. Pak Mitro itu Keynesian Economic. Beliau itu sudah menjadi Menteri Keuangan di zaman Bung Karno," ucap Wakil Ketua DPR itu.

"Pak Mitro ekonominya adalah ekonomi politik. Ekonomi yang strukturalis, bukan ekonomi kapitalis liberal. Dan ada keberpihakan terutama kepada yang lemah sehingga diperlukan semacam affirmative action kepada UMKM, petani, dan sebagainya," imbuh Fadli.

Prabowo saat berpidato di Gedung Serbaguna Istana Kana Cikampek, Sabtu (31/3) lalu, bicara soal sistem ekonomi yang dianut Indonesia. Dikatakan Prabowo, saat menjadi bagian dari rezim Orde Baru, ia sempat tertarik pada paham neoliberal. Hal itu terjadi saat dirinya masih tergabung dengan Partai Golkar. (dt)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber:
Tag: indonesia,legislator,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Emak-emak IWAPI Berebut Swafoto dengan Jokowi di Padang

Emak-emak IWAPI Berebut Swafoto dengan Jokowi di Padang

PADANG - Presiden Joko Widodo membuka Rakernas IWAPI ke-28, di Hotel Grand Inna, Padang, Sumatera Barat, Senin,...

Dipercaya Sebagai Lokasi Start Etape 7 TdS 2018, Padang Panjang Janji Tampil Beda

Dipercaya Sebagai Lokasi Start Etape 7 TdS 2018, Padang Panjang Janji Tampil Beda

PADANG PANJANG - Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Padang Panjang Dalius mengatakan, Kota Padang panjang akan tampil...

PAN Gandeng KPU dan Bawaslu Pasaman Sosialisasikan Aturan Kampanye kepada Calegnya

PAN Gandeng KPU dan Bawaslu Pasaman Sosialisasikan Aturan Kampanye kepada Calegnya

PASAMAN - Partai Amanat Nasional (PAN) menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman serta Bawaslu Pasaman...

Sejumlah Daerah Tidak Kirim Atlit Pordida 2018, Ini Kata Kadispora Sumbar

Sejumlah Daerah Tidak Kirim Atlit Pordida 2018, Ini Kata Kadispora Sumbar

PADANG -- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Adib Alfikri membuka secara resmi Pekan Olahraga Beladiri...

Ketahuan Main Facebook, Tahanan Kabur Asal Tanah Datar ini Ditangkap di Padang Sidempuan

Ketahuan Main Facebook, Tahanan Kabur Asal Tanah Datar ini Ditangkap di Padang Sidempuan

TANAH DATAR - Sudah lebih dari satu tahun melarikan diri, tersangka Cabul berinisial BA (21) warga Payo Dalam Jorong...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media