Tuesday, 24 Apr 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan PDIP Sebut Gerakan #2019GantiPresiden Tak Cerminkan Gaya Berpolitik Cerdas

Minggu, 08 April 2018 - 06:01:10 WIB - 19374
Ini Alasan PDIP Sebut Gerakan #2019GantiPresiden Tak Cerminkan Gaya Berpolitik Cerdas
Gerakan #2019GantiPresiden


Pilwako Kota Padang 2018

POLITIK - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Aria Bima menilai Gerakan #2019GantiPresiden (tanda pagar 2019 ganti Presiden) sebagai gerakan pragmatis yang tidak mencerminkan gaya berpolitik cerdas. Hal tersebut juga tidak baik untuk membangun konsolidasi demokrasi bernegara.

Pernyataan tersebut dikemukakan anggota MPR asal Kota Solo, di sela Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama para dai dan takmir masjid se Kota Solo di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Sabtu (7/4) sore. Bima menyebut tagar 2019 ganti Presiden yang ramai di media sosial itu sebagai sesuatu yang antagonis dan tidak didasari hal rasional.

"Tagar 2019 ganti Presiden itu antagonis, tidak didasari hal yang rasional. Publik jangan diarahkan pada pemikiran-pemikiran yang tidak mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam kehidupan berpolitik," ujarnya dikutip dari laman Merdeka.com.

Masih menurut Bima, tagar yang disebarluaskan melalui media sosial tersebut tidak mencerdaskan rakyat dalam berdemokrasi. Apalagi hanya didasari keinginan serta didorong rasa suka dan tidak suka saja.

"Ini pilihan pihak oposisi yang sebenarnya kurang dewasa dalam menjalani peran sebagai oposisi," tandasnya.

Bima mengaku dirinya pernah selama 10 tahun menjalani peran sebagai oposisi. Namun dengan posisi tersebut, tak lantas membuat dirinya harus mengolok-ngolok dan mencaci maki pemerintah. Yang sia lakukan saat itu, lanjut Bima, justru menyampaikan pemikiran-pemikiran di luar pemikiran pemerintah. Hal tersebut penting dilakukan untuk memberikan pemikiran alternatif kepada rakyat.

"Saat itu ada demonstrasi, foto Presiden SBY ditaruh pada kerbau, kami juga melakukan protes," katanya.

Bima menegaskan, setiap bangsa dan negara, tiap zaman selalu melahirkan tantangan baru yang membutuhkan kehadiran seorang pemimpin visioner, antisipatif, responsif dan membuat keputusan terukur. Untuk itu, Bima mengajak semua pihak untuk mengevaluasi kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apakah memenuhi hal tersebut atau tidak.

"Dari berbagai survei, menurut rakyat keyakinan publik masih dominan, 54 persen. PDI Perjuangan merespon ini dalam Rakernas untuk mencalonkan kembali Jokowi pada periode kedua," terangnya.

Anggota DPR RI Dapil V Jawa Tengah ini mengimbau kalangan oposisi untuk tidak lebih mementingkan memperebutkan kekuasaan dengan mengabaikan pendidikan politik yang positif bagi rakyat.

" Yang lebih penting dalam tujuan berdemokrasi itu bagaimana memberikan pemahaman politik yang baik bagi rakyat," jelasnya lagi.

Bima kembali menegaskan jika gerakan tagar 2019 ganti Presiden tersebut tidak relevan dan tidak ikut mencerdaskan kehidupan berpolitik rakyat. Menurutnya, adanya gerakan tersebut, yang muncul hanya stigma-stigma dan masalah suka dan tidak suka.

"Saya berharap jangan sampai Pileg dan Pilpres besok itu yang terjadi adalah idiom-idiom penggoblokan masyarakat dalam proses konsolidasi demokrasi di Indonesia," tutupnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Merdeka.com
Tag: indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kasat Narkoba Polres Pasaman Ajak Pelajar Hindari dan Perangi Narkoba

Kasat Narkoba Polres Pasaman Ajak Pelajar Hindari dan Perangi Narkoba

PASAMAN - Ratusan orang siswa SMPN 3 Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman mengikuti sosialisasi bahaya Narkoba dan...

Masjid Jami Galuang Kebanggaan Bukittinggi dan Agam Segera Terwujud, Ini Kata Indra Catri

Masjid Jami Galuang Kebanggaan Bukittinggi dan Agam Segera Terwujud, Ini Kata Indra Catri

BUKITTINGGI - Bupati Agam Indra Catri melakukan peletakan batu pertama Masjid Jami Galuang di Jorong Galuang Nagari...

Inilah Hasil Drawing Semifinal Liga Champions 2018

Inilah Hasil Drawing Semifinal Liga Champions 2018

BOLA - UEFA akhirnya telah mengundi pertemuan semifinal Liga Champions 2018. Dilakukan di Nyon, Swiss, Jumat petang...

Inilah Serba-serbi Batuk Rejan yang Penting Anda Katahui

Inilah Serba-serbi Batuk Rejan yang Penting Anda Katahui

KESEHATAN - Pernahkah Anda mengenal istilah batuk 100 hari? ini merupakan kondisi yang umum dialami oleh anak-anak,...

Wako Mukhlis Jawab Pandangan Fraksi Mengenai 4 Usulan Ranperda

Wako Mukhlis Jawab Pandangan Fraksi Mengenai 4 Usulan Ranperda

PAYAKUMBUH - Lima fraksi yang ada di DPRD Kota Pariaman menyampaikan pandangan umum terhadap empat Rancangan Peraturan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media