Sunday, 23 Feb 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Kesehatan

Inilah Serba-serbi Batuk Rejan yang Penting Anda Katahui

Senin, 09 April 2018 - 21:21:30 WIB - 700
Inilah Serba-serbi Batuk Rejan yang Penting Anda Katahui
Ilustrasi


KESEHATAN - Pernahkah Anda mengenal istilah batuk 100 hari? ini merupakan kondisi yang umum dialami oleh anak-anak, meskipun faktanya batuk jenis ini juga dapat diderita oleh orang dewasa dan manula.

Eist, jangan anggap remeh, jika tidak segera ditangani, batuk rejan yang dikenal juga dengan istilah batuk 100 hari merupakan kondisi umum yang dialami oleh anak-anak meskipun faktanya, batuk jenis juga dapat berakibat fatal.

Demi menghindari hal tersebut, ada baiknya Anda kenali dulu serba-serbi batuk rejan berikut ini:

Batuk rejan atau istilah partusis di dunia medis adalah penyakit menular yang ditandai dengan batuk berulang. Berbeda dengan jenis batuk lainnya, batuk rejan biasanya diawali dengan tarikan nafas panjang lewat mulut (whooping).

Selain itu, batuk jenis ini juga bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 3 bulan. Karenanya, tidak heran jika kemudian masyaraat turut mengenal batuk ini dengan nama batuk 100 hari.

Lalu apakah penyebab batuk rejan? ternyata, batuk ini dipicu oleh infeksi bakteri Bordetella pertussis.

Awas! jika tidak segera ditangani, toksin yang dihasilkan bakteri akan melekat pada bulu getar yang terletak di saluran nafas atas dan memicu timbulnya pneumonia.

Berikut gejala yang umumnya ditemukan pada penderita batuk rejan:

1. Gejala awal

- Mata terlihat merah dan berair
- Hidung yang tersumbat dan mengeluarkan lendir
- Demam
- Batuk

2. Gejala lanjutan

- Sering merasa mual dan ingin muntah
- Tubuh sering terasa lemah dan lemas
- Wajah terlihat agak kemerahan atau biru
- Saat menarik nafas, timbul suara tinggi dan melengking

Jika Anda atau anggota keluarga terbukti menderita batuk rejan, maka segera konsultasikan kesehatan ke dokter atau rumah sakit terdekat. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko penularan dan munculnya risiko serta komplikasi kesehatan yang tidak diinginkan.

Komplikasi akibat batuk rejan

Selanjutnya, mengenai komplikasi akibat batuk rejan. Jika tidak segera ditangani, batuk rejan dapat memicu timbulnya beberapa komplikasi, seperti:

- Kejang
- Pneumonia
- Kemunduran hingga rusaknya fungsi otak; hal ini dipicu oleh menurunnnya jumlah oksigen yang dipasok ke otak.
- Penurunan berat badan; hal ini biasanya dipicu oleh muntah yang terjadi secara berulang.
- Masalah pada sistem pernafasan
- Menurunnya tekanan darah
- Gagal ginjal
- Kematian

Hindari batuk rejan

Mengingat fakta bahwa batuk rejan yang tidak ditangani dengan tepat dapat memicu timbulnya risiko mematikan, selalu pastikan bahwa anggota keluarga Anda terutama yang masih berusia kanak-kanak sudah mendapatkan vaksin DPT. Lantas, di usia berapakah anak idealnya mendapatkan vaksin DPT? Berikut poin lengkapnya:

- 2 bulan
- 4 bulan
- 6 bulan
- 15-18 bulan
- 4-6 tahun
- 14-16 tahun (khusus booster anti partusis)

Ingat, jangan sepelekan penyakit yang satu ini ya. Sebab, selain bersifat menular, batuk jenis ini juga sangat rentan mendera anak-anak yang masih berusia dini. Inilah yang seringkali memicu timbulnya komplikasi berat. Mengapa? Karena pada anak, sistem kekebalan tubuhnya belumlah terbentuk secara sempurna. Karenanya, jangan tunggu lebih lama dan segera konsultasikan kondisi kesehatan Anda. Bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati?.

Baca juga informasi seputar obat batuk berdahak.

(Go-Dok)

Loading...
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Go-Dok
Tag: kesehatan,metro

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bermodalkan Pengalaman, Ade Syuryadi Ingin Bangun Nagari

Bermodalkan Pengalaman, Ade Syuryadi Ingin Bangun Nagari

PASAMAN - Wartawan Senior yang saat ini ketua pemuda Jorong Ambacang Anggang Nagari Persiapan Aia Manggih Selatan...

Dipicu Angin Kencang, Ratusan Ton Ikan Keramba Mati Diserang Tubo Belerang di Danau Maninjau

Dipicu Angin Kencang, Ratusan Ton Ikan Keramba Mati Diserang Tubo Belerang di Danau Maninjau

AGAM - Tubo belerang kembali racuni ratusan ton ikan petani Keramba Jaring Apung (KJA) di Linggai, Nagari Duo Koto,...

Polres Kota Bukittinggi Gelar FGD

Polres Kota Bukittinggi Gelar FGD

BUKITTINGGI - Polres Bukittinggi melalui kegiatan Forum Group Discusion (FGD), Rabu (5/2), di aula Polres Kota...

Padang Dilanda 777 Bencana Alam Selama 2019, Pohon Tumbang Mendominasi

Padang Dilanda 777 Bencana Alam Selama 2019, Pohon Tumbang Mendominasi

PADANG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Padang menyebut jumlah bencana alam selama 2019 mencapai 777...

Santri PontrenMU Kauman Dapat Full Scholarship dari Universitas Colej Pahang

Santri PontrenMU Kauman Dapat Full Scholarship dari Universitas Colej Pahang

PAHANG -- Pondok Pesantren Muhammadiyah (PontrenMU) KAUMAN Padang Panjang dengan Universitas Colej Yayasan Pahang...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media