Tuesday, 24 Apr 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Heboh Pemerintah Bakal Impor Dosen Asing, Ini Kata Ahli ITB

Sabtu, 14 April 2018 - 22:24:25 WIB - 209
Heboh Pemerintah Bakal Impor Dosen Asing, Ini Kata Ahli ITB
Ilustrasi


Pilwako Kota Padang 2018

NASIONAL - Peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Agus Purwadi menilai impor dosen asing tidak akan mengancam eksistensi dosen lokal. Malah menurut dia, dosen asing akan memacu kualitas dosen lokal untuk terus berinovasi.

"Menurut saya kalau demikian maka tidak menjadi ancaman malah bisa positif untuk memacu kualitas dosen kita," kata Agus, Sabtu (14/4) dikutip dari laman Republika.co.id.

Kendati begitu, dia menegaskan, pemerintah tetap perlu selektif dalam mengimpor dosen asing ke Indonesia. Mesti sesuai kebutuhan, kontrak kerjanya jelas, target capaian jelas, dan monitoring pelaksanaannya dilakukan dengan baik. "Itu perlu dilakukan jika ingin mengimpor dosen asing," jelas dia.

Pasca ditetapkanya Peraturan Presiden No. 20 Tahun 2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing (TKA), telah membuka ruang bagi dosen asing untuk bekerja di Indonesia. Tercatat hingga saat ini terdapat 30 orang asal luar negeri telah resmi mengajar.

Menurut data yang dilansir dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Pemerintah telah menargetkan sebanyak 200 dosen untuk dipekerjakan di Indonesia.

Menristekdikti Mohammad Nasir mengatakan, dosen yang akan didatangkan dari luar negeri tidak sembarangan. Mereka merupakan dosen yang paham dan ahli di sejumlah bidang seperti ilmu alam, mesin, teknologi, atau matematika. Saat ini sudah ada sejumlah pengajar yang berminat masuk ke Indonesia seperti dari Australia, Inggris, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika.

"Selama ini sudah banyak dosen dari luar negeri yang mengajar di Indonesia. Mayoritas dosen tersebut berasal dari Australia, Jepang, dan Korea Selatan. Akan tetapi, status mereka sebagai dosen tamu," kata dia. (rep)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,pendidikan

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dinas Pariwisata Jogja Roadshow Ke Bukittinggi

Dinas Pariwisata Jogja Roadshow Ke Bukittinggi

BUKITTINGGI - Menurut Undang-Undang Pariwisata nomor 10 tahun 2009, Industri Pariwisata adalah kumpulan usaha...

Inilah Sosok Cawapres yang Bisa Menaikkan Elektabilitas Prabowo

Inilah Sosok Cawapres yang Bisa Menaikkan Elektabilitas Prabowo

POLITIK - Media Survey Nasional (Median) merilis hasil survei terbaru pada Senin (16/4). Di dalam survei yang telah...

Survei Kedai KOPI, Gatot Nurmantyo Cawapres Paling Dijagokan, Kalahkan Anies dan Agus

Survei Kedai KOPI, Gatot Nurmantyo Cawapres Paling Dijagokan, Kalahkan Anies dan Agus

POLITIK - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo paling dijagokan menjadi calon wakil presiden di Pemilihan Presiden 2014....

Aksi Kontroversi Sukmawati, dari Laporkan Habib Rizieq Hingga Ijazah Palsu

Aksi Kontroversi Sukmawati, dari Laporkan Habib Rizieq Hingga Ijazah Palsu

NASIONAL - Sukmawati Soekarnoputri menjadi pusat pemberitaan selama tiga hari terakhir lantaran puisi berjudul...

Pengamat: Tiga Kondisi Ini Membuat Prabowo Bisa Kalahkan Jokowi

Pengamat: Tiga Kondisi Ini Membuat Prabowo Bisa Kalahkan Jokowi

POLITIK - Duel antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto diprediksi akan kembali terjadi saat pemilihan presiden...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media