Friday, 19 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Makin Panas, Rusia Pertimbangkan Pasok Rudal untuk Suriah

Sabtu, 14 April 2018 - 22:35:39 WIB - 325
Makin Panas, Rusia Pertimbangkan Pasok Rudal untuk Suriah
Serangan udara yang dilakukan Amerika, Perancis dan Inggris ke Suriah, Sabtu (14/4).


INTERNASIONAL - Rusia pertimbangkan untuk memasok peluru kendali bertipe S-300 ke Suriah dan sejumlah negara lainnya pasca-serangan gabungan ke kota Damaskus dan Homs, Sabtu (14/4) dini hari.

"Setelah terjadinya serangan udara yang dilakukan Amerika, Perancis dan Inggris ke Suriah, Rusia mungkin mempertimbangkan memasok peluru kendali ke Suriah," ujar Kepala Staf Operasi Rusia di Suriah, Sergei Rudskoi, dikutip dari laman Reuters.

Rudskoi juga mengungkapkan bahwa beberapa tahun lalu Rusia sempat menolak untuk memasok rudal itu karena adanya tekanan dari beberapa negara mitra, tapi serangan gabungan yang diklaim mencapai 110 rudal itu membuat Rusia mempertimbangkan kembali sikap mereka.

Rudskoi mengatakan serangan Amerika pada Suriah bertujuan untuk mengacaukan situasi di daerah itu, tapi dia memprediksi saat ini Damaskus dan kota-kota lain dalam situasi tenang.

"Situsi di Damaskus dan kota-kota lain sudah aman sekarang," tuturnya.

Respons terhadap serangan gabungan itu juga datang dari Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengutuk serta menyerukan PBB bertindak dengan menggelar pertemuan darurat Dewan Keamanan.

"Tindakan yang dilakukan Amerika adalah bencana kemanusiaan dan menyebabkan rasa sakit bagi warga sipil serta merusak hubungan internasional," kata Putin.

Pada Sabtu dini hari, serangan gabungan lewat udara menyasar sejumlah fasilitas produksi kimia rezim Bashar al-Assad dan dilakukan hanya beberapa saat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan melancarkan serangan.

Militer AS menggunakan rudal Tomahawk yang berdaya jelajah ribuan kilometer pada agresi tersebut, sementara Perancis meluncurkan pesawat jet tempur Mirage 2000 dan Rafale, bersama dengan empat kapal perang pergata.

Inggris mengeluarkan empat jet tempur Royal Air Force dari pangkalan militer mereka di Siprus dan meluncurkan rudal Storm Shadow.

Pihak AS menyatakan serangan gabungan itu merupakan pesan tegas kepada Suriah bahwa AS menentang penggunaan senjata kimia. (cn)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag: internasional,metro,peristiwa

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ketua BNK Pariaman: Komitmen Berantas Narkoba, Dimulai dari Generasi Muda

Ketua BNK Pariaman: Komitmen Berantas Narkoba, Dimulai dari Generasi Muda

PARIAMAN - Kesbangpol Kota Pariaman adakan Diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba...

Tim Relawan dan Medis PMI Bukittinggi Diterjunkan ke Lokasi Banjir Bandang Tanah Datar

Tim Relawan dan Medis PMI Bukittinggi Diterjunkan ke Lokasi Banjir Bandang Tanah Datar

BUKITTINGGI - Sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Barat mengalami bencana banjir dan tanah longsor, musibah ini...

Lazismu Sumbar Ajak Masyarakat Galang Donasi Untuk Donggala-Palu

Lazismu Sumbar Ajak Masyarakat Galang Donasi Untuk Donggala-Palu

PADANG -- Gempa dengan kekuatan magnitudo 7,7 melanda wilayah Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018)...

PAN Gandeng KPU dan Bawaslu Pasaman Sosialisasikan Aturan Kampanye kepada Calegnya

PAN Gandeng KPU dan Bawaslu Pasaman Sosialisasikan Aturan Kampanye kepada Calegnya

PASAMAN - Partai Amanat Nasional (PAN) menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman serta Bawaslu Pasaman...

Ratna Sarumpaet Diamankan di Bandara Soeta, Mengaku Akan Terbang ke Chile

Ratna Sarumpaet Diamankan di Bandara Soeta, Mengaku Akan Terbang ke Chile

POLITIK - Ratna Sarumpaet diamankan di Bandara Soekarno-Hatta oleh tim Polda Metro Jaya. Ratna mengaku seharusnya...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media