Tuesday, 24 Apr 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Yusril Dukung Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD

Selasa, 17 April 2018 - 05:44:20 WIB - 127
 Ini Alasan Yusril Dukung Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra (Foto: Dok. Istimewa)


Pilwako Kota Padang 2018

NASIONAL - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra setuju dan mendukung mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Menurutnya, mekanisme pemilihan langsung saat ini memiliki banyak kelemahan dan bertentangan dengan iklim demokrasi yang dianut Indonesia.

"Saya dari dulu maunya seperti itu (pemilihan oleh DPRD), hanya pada waktu zamannya SBY kan sudah pernah," kata Yusril saat ditemui di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Senin (16/4) dikutip dari laman CNNIndonesia.com.

Yusril menjelaskan bahwa pemilihan langsung menciptakan sistem yang membuka peluang maraknya tindak pidana korupsi di daerah akibat mahalnya biaya kampanye. Jika permasalahan itu terus menerus dibiarkan, Yusril khawatir akan semakin memberi dampak negatif terhadap situasi demokrasi Indonesia ke depannya.

"Kalau kita lihat sekarang ini semangatnya antikorupsi, tapi tanpa sadar kita menciptakan sistem (pemilihan langsung) yang membuka peluang korupsi itu terjadi," ungkapnya.

Sistem pemilihan kepala daerah melalui DPRD pernah disahkan pada zaman pemerintahan mantan presiden SBY. Akan tetapi, peraturan itu dibatalkan melalui Peraturan pengganti undang-undang (Perppu) yang dikeluarkan oleh SBY sendiri.

Ia menduga pembatalan melalui Perppu itu diakibatkan oleh banyaknya penolakan dari berbagai pihak yang masih berkepentingan terhadap keberlangsungan Pilkada langsung.

"Selesai pembahasan itu. Banyak yang menentang. Kepentingan banyak sekali. Jadi kita ini kontradiksi. Mungkin karena kepentingan banyak pihak lah. LSM, lembaga survei juga, segala macam," kata dia.

Yusril juga mengatakan bahwa pelaksanaan pemilihan kepala daerah tak langsung melalui DPRD tidak melanggar prinsip demokrasi. Menurutnya, prinsip pelaksanaan demokrasi Indonesia sudah tertuang dan diatur dalam UUD 1945.

"Tidak melanggar, karena pasal 18 UUD45 kepala daerah itu dipilih secara demokratis, langsung dan tidak itu demokratis, jadi masalah pilihan," pungkasnya.

DPR dan pemerintah kembali melempar wacana untuk merevisi UU Pilkada. Revisi dilakukan untuk mengubah mekanisme pemilihan kepala daerah agar dilakukan oleh DPRD. Besarnya biaya kampanye dan biaya penyelenggaraan pilkada langsung menjadi dasar diwacanakannya pemilihan kepala daerah oleh DPRD. (cn)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag: hukum,indonesia,legislator,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ini Alasan Fahri Hamzah Sebut Pilpres 2019 Jokowi Mudah Dikalahkan

Ini Alasan Fahri Hamzah Sebut Pilpres 2019 Jokowi Mudah Dikalahkan

POLITIK - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan saat ini tim pemenangan untuk Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019...

Bagi-bagi Sembako Jokowi Disebut Kampanye, Ini Kata Jubir Presiden

Bagi-bagi Sembako Jokowi Disebut Kampanye, Ini Kata Jubir Presiden

POLITIK - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai pembagian sembako ke warga yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Bolos, Enam Pelajar Pasaman Diamankan Satpol PP

Bolos, Enam Pelajar Pasaman Diamankan Satpol PP

PASAMAN - Satpol PP Kabupaten Pasaman berhasil mengamankan enam pelajar yang bolos saat jam sekolah dan merokok di...

Terima Audiensi Ponpes Alkautsar, Ketua PWM Sumbar : Kami Bangga dengan Capaian PPM Alkautsar

Terima Audiensi Ponpes Alkautsar, Ketua PWM Sumbar : Kami Bangga dengan Capaian PPM Alkautsar

PADANG - Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Dr. H. Shofwan Karim dan sejumlah Pimpinan PWM lainnya menerima audiensi Pengurus...

Dramatis! Sisihkan Juventus, Real Madrid Lolos ke Semifinal Liga Champions

Dramatis! Sisihkan Juventus, Real Madrid Lolos ke Semifinal Liga Champions

BOLA - Real Madrid lolos secara dramatis ke semifinal Liga Champions setelah menyisihkan Juventus. Penalti Cristiano...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media