Wednesday, 18 Jul 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Yusril Dukung Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD

Selasa, 17 April 2018 - 05:44:20 WIB - 190
 Ini Alasan Yusril Dukung Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra setuju dan mendukung mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Menurutnya, mekanisme pemilihan langsung saat ini memiliki banyak kelemahan dan bertentangan dengan iklim demokrasi yang dianut Indonesia.

"Saya dari dulu maunya seperti itu (pemilihan oleh DPRD), hanya pada waktu zamannya SBY kan sudah pernah," kata Yusril saat ditemui di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Senin (16/4) dikutip dari laman CNNIndonesia.com.

Yusril menjelaskan bahwa pemilihan langsung menciptakan sistem yang membuka peluang maraknya tindak pidana korupsi di daerah akibat mahalnya biaya kampanye. Jika permasalahan itu terus menerus dibiarkan, Yusril khawatir akan semakin memberi dampak negatif terhadap situasi demokrasi Indonesia ke depannya.

"Kalau kita lihat sekarang ini semangatnya antikorupsi, tapi tanpa sadar kita menciptakan sistem (pemilihan langsung) yang membuka peluang korupsi itu terjadi," ungkapnya.

Sistem pemilihan kepala daerah melalui DPRD pernah disahkan pada zaman pemerintahan mantan presiden SBY. Akan tetapi, peraturan itu dibatalkan melalui Peraturan pengganti undang-undang (Perppu) yang dikeluarkan oleh SBY sendiri.

Ia menduga pembatalan melalui Perppu itu diakibatkan oleh banyaknya penolakan dari berbagai pihak yang masih berkepentingan terhadap keberlangsungan Pilkada langsung.

"Selesai pembahasan itu. Banyak yang menentang. Kepentingan banyak sekali. Jadi kita ini kontradiksi. Mungkin karena kepentingan banyak pihak lah. LSM, lembaga survei juga, segala macam," kata dia.

Yusril juga mengatakan bahwa pelaksanaan pemilihan kepala daerah tak langsung melalui DPRD tidak melanggar prinsip demokrasi. Menurutnya, prinsip pelaksanaan demokrasi Indonesia sudah tertuang dan diatur dalam UUD 1945.

"Tidak melanggar, karena pasal 18 UUD45 kepala daerah itu dipilih secara demokratis, langsung dan tidak itu demokratis, jadi masalah pilihan," pungkasnya.

DPR dan pemerintah kembali melempar wacana untuk merevisi UU Pilkada. Revisi dilakukan untuk mengubah mekanisme pemilihan kepala daerah agar dilakukan oleh DPRD. Besarnya biaya kampanye dan biaya penyelenggaraan pilkada langsung menjadi dasar diwacanakannya pemilihan kepala daerah oleh DPRD. (cn)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag: hukum,indonesia,legislator,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

RSU Aisyiyah Padang akan Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Ini Jadwalnya

RSU Aisyiyah Padang akan Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Ini Jadwalnya

PADANG - RSU Aisyiyah Padang bekerjasama dengan Smile Train akan melaksanakan kegiatan operasi bibir sumbing gratis...

Final Piala Dunia Prancis Vs Kroasia, Ini Kata Mahyeldi

Final Piala Dunia Prancis Vs Kroasia, Ini Kata Mahyeldi

BOLA - Perancis vs Kroasia bertemu di babak final Piala Dunia 2018. Laga Prancis vs Kroasia ini akan digelar di Stadion...

Perangi Hoax, Pamda Pasbar Bekerja Gandeng Mapolres Adakan Sosialisasi Jurnalistik

Perangi Hoax, Pamda Pasbar Bekerja Gandeng Mapolres Adakan Sosialisasi Jurnalistik

PASAMAN BARAT - Pemerintah Daerah Pasaman Barat, Melalui Bagian Humas Sekretariat Daerah bekerja sama Dengan Mapolres...

MoU Dengan BPPT, Wako Riza Falepi: Mewujudkan Kota Payakumbuh Sebagai Smart City

MoU Dengan BPPT, Wako Riza Falepi: Mewujudkan Kota Payakumbuh Sebagai Smart City

PAYAKUMBUH - Smart City merupakan bagian dari program strategis Pemerintah kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat...

Lawang Park Dataran Tinggi Berkelas Dunia, Yuk Vote yang Banyak

Lawang Park Dataran Tinggi Berkelas Dunia, Yuk Vote yang Banyak

AGAM -- Penggiat Pariwisata Nasional, Muhammad Zuhrizul mengungkapkan Masuknya Lawang Park nominasi kategori Dataran...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media