Monday, 24 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Yusril Dukung Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD

Selasa, 17 April 2018 - 05:44:20 WIB - 225
 Ini Alasan Yusril Dukung Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra setuju dan mendukung mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Menurutnya, mekanisme pemilihan langsung saat ini memiliki banyak kelemahan dan bertentangan dengan iklim demokrasi yang dianut Indonesia.

"Saya dari dulu maunya seperti itu (pemilihan oleh DPRD), hanya pada waktu zamannya SBY kan sudah pernah," kata Yusril saat ditemui di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Senin (16/4) dikutip dari laman CNNIndonesia.com.

Yusril menjelaskan bahwa pemilihan langsung menciptakan sistem yang membuka peluang maraknya tindak pidana korupsi di daerah akibat mahalnya biaya kampanye. Jika permasalahan itu terus menerus dibiarkan, Yusril khawatir akan semakin memberi dampak negatif terhadap situasi demokrasi Indonesia ke depannya.

"Kalau kita lihat sekarang ini semangatnya antikorupsi, tapi tanpa sadar kita menciptakan sistem (pemilihan langsung) yang membuka peluang korupsi itu terjadi," ungkapnya.

Sistem pemilihan kepala daerah melalui DPRD pernah disahkan pada zaman pemerintahan mantan presiden SBY. Akan tetapi, peraturan itu dibatalkan melalui Peraturan pengganti undang-undang (Perppu) yang dikeluarkan oleh SBY sendiri.

Ia menduga pembatalan melalui Perppu itu diakibatkan oleh banyaknya penolakan dari berbagai pihak yang masih berkepentingan terhadap keberlangsungan Pilkada langsung.

"Selesai pembahasan itu. Banyak yang menentang. Kepentingan banyak sekali. Jadi kita ini kontradiksi. Mungkin karena kepentingan banyak pihak lah. LSM, lembaga survei juga, segala macam," kata dia.

Yusril juga mengatakan bahwa pelaksanaan pemilihan kepala daerah tak langsung melalui DPRD tidak melanggar prinsip demokrasi. Menurutnya, prinsip pelaksanaan demokrasi Indonesia sudah tertuang dan diatur dalam UUD 1945.

"Tidak melanggar, karena pasal 18 UUD45 kepala daerah itu dipilih secara demokratis, langsung dan tidak itu demokratis, jadi masalah pilihan," pungkasnya.

DPR dan pemerintah kembali melempar wacana untuk merevisi UU Pilkada. Revisi dilakukan untuk mengubah mekanisme pemilihan kepala daerah agar dilakukan oleh DPRD. Besarnya biaya kampanye dan biaya penyelenggaraan pilkada langsung menjadi dasar diwacanakannya pemilihan kepala daerah oleh DPRD. (cn)


Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag: hukum,indonesia,legislator,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Begini Alasan Prabowo Sebut Indonesia Terancam Miskin Selamanya, Utang Naik Rp1 T Tiap Hari

Begini Alasan Prabowo Sebut Indonesia Terancam Miskin Selamanya, Utang Naik Rp1 T Tiap Hari

JAKARTA - Bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto mengkiritk perekonomian Indonesia. Kritik tersebut...

Kirab Pemuda Indonesia 2018 di Pasaman Jadi Ajang Mempersatukan Bangsa

Kirab Pemuda Indonesia 2018 di Pasaman Jadi Ajang Mempersatukan Bangsa

PASAMAN -- Kirab Pemuda Indonesia tahun 2018 di Kabupaten Pasaman yang sedang berlangsung berjalan sukses dan meriah....

Gerakan Bersenjata Minang Merdeka Berhasil Dilumpuhkan

Gerakan Bersenjata Minang Merdeka Berhasil Dilumpuhkan

PADANG - Setelah menerima perintah operasi dari Danyonif 133/YS, Kompi Senapan-A Yonif 133/YS melaksanakan pergeseran...

Gelar Malam Penganugerahan, 7 Film Lolos Kompetisi Sumbar Film Festival

Gelar Malam Penganugerahan, 7 Film Lolos Kompetisi Sumbar Film Festival

PADANG -- Dinas Pariwisata (Dinpar) Sumatera Barat menggelar malam penganugerahan Sumbar Film Festival (Surfival) 2018...

BNI Cabang Pekanbaru Sediakan Kemudahan Bertransaksi dengan Kartu Kredit untuk PNS Pasbar

BNI Cabang Pekanbaru Sediakan Kemudahan Bertransaksi dengan Kartu Kredit untuk PNS Pasbar

PASAMAN BARAT - Bank Negara Indonesia (BNI) cabang Pekanbaru memberikan kemudahan kepada Pemerintah Pasaman Barat dalam...


KOMENTAR ANDA



DCT Sumbar Polling Capres cawapres 2019-2024 kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media