Friday, 22 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Fahri Hamzah: Jokowi Bisa Kena Pasal Pembohongan Publik Jika Tak Penuhi Janji Kampanye

Selasa, 17 April 2018 - 06:04:23 WIB - 403
Fahri Hamzah: Jokowi Bisa Kena Pasal Pembohongan Publik Jika Tak Penuhi Janji Kampanye
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: Dok. Istimewa)


POLITIK - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tak pernah bosan mengkritisi pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam kesempatan ngopi bareng warga di Wedangan Omah Kayu, Mojolaban Sukoharjo, Minggu (15/4) malam, Fahri kembali menyentil Jokowi dan para pembantunya di Kabinet Kerja. Fahri ditemani koleganya Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Dalam kesempatan tersebut Fahri menanggapi pertanyaan netizen terkait ramainya hashtag 2019 ganti Presiden (#2019GantiPresiden). Tak sedikit netizen yang menyebut jika Jokowi saat ini kelihatan tak pede (percaya diri) atau minder. Menanggapi pertanyaan tersebut, Fahri menilai yang memperparah kondisi kepemimpinan Jokowi adalah keberadaan tim di sekitar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Saya kira memang ada persoalan di tim Pak Jokowi. Kita bicara secara terbuka, karena ini negara demokrasi. Karena dulu di zaman Orde Baru kita enggak boleh mengkritik. Kalau mau bahas ini, pakai ilmu orang Solo atau orang Sumbawa? Kalau pakai kultur orang Sumbawa, saya sebut pak Jokowi banyak kelemahan. Tetapi bahayanya, adalah orang-orang di sekitar Jokowi ini tidak bisa memperkuat dia," ujarnya dikutip dari laman Merdeka.com.

Fahri menilai, selama ini tidak ada yang berani memberikan nasihat agar Jokowi menjadi betul-betul tegap dan kuat. Kebanyakan orang di sekeliling Jokowi hanya memberikan pujian saja, tidak berani memberikan koreksi langsung.

"Kabinet kerja yang dibentuk Jokowi sekarang ini adalah kabinet gado-gado. Tiap menteri mempunyai konsep sendiri yang berjalan tidak sesuai dengan konsep awal tujuan Jokowi," cetusnya.

"Kabinetnya gado-gado, campur-campur, enggak punya ideologi, enggak punya pikiran. Dan itu yang membuat pak Jokowi tidak confident," katanya.

Untuk itu, lanjut Fahri, dirinya mengingatkan agar Jokowi mengingat janji-janji kampanye yang pernah disampaikan ke rakyat. Jika janji-janji tersebut tidak bisa dipenuhi, Jokowi dapat dikategorikan sebagai pembohongan publik.

"Yang ditagih oleh rakyat nanti adalah janji dia. Dia dulu saat kampanye pernah berjanji dan janji itu ter-record," ucapnya.

Ia juga mengingatkan jika ada salah satu pasal dalam UU Kebohongan Publik yang bisa saja menjerat Jokowi. Pasal tersebut, jelas Fahmi, adalah apabila pejabat negara menjanjikan sesuatu dan tidak dipenuhi kepada rakyatnya, bisa masuk dalam pasal kebohongan publik.

"Saya kira ada banyak janji kampanye yang sampai saat ini belum terealisasi dan tidak ada penjelasannya," pungkasnya. (mrd)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Merdeka.com
Tag: hukum,indonesia,legislator,metro,politik,sosial,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Seorang Caleg di Pasaman Barat Cabuli Anak Kandungnya, Ketua Partai: Dia Baik dan Rajin Ibadah

Seorang Caleg di Pasaman Barat Cabuli Anak Kandungnya, Ketua Partai: Dia Baik dan Rajin Ibadah

PASAMAN BARAT - Salah Satu Calon Legislatif (Caleg) Kabupaten Pasaman Barat dapil III dari Partai Keadilan Sejahtera...

Lembaga ASB Asal Jerman Adakan Pertemuan Dengan FPRB di Mentawai, Mereka Lakukan Ini

Lembaga ASB Asal Jerman Adakan Pertemuan Dengan FPRB di Mentawai, Mereka Lakukan Ini

MENTAWAI - Arbeiter Samariter Bund (ASB) lembaga atau Organisasi Kemanusian asal Jerman, lakukan pertemuan dengan Forum...

Sidang Paripurna ke-9, Jubir Pansus II DPRD Pasaman Minta Kepala OPD Tidak Lakukan Hal ini

Sidang Paripurna ke-9, Jubir Pansus II DPRD Pasaman Minta Kepala OPD Tidak Lakukan Hal ini

PASAMAN - Yunelda Asra, jubir Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Pasaman yang juga merupakan kader Partai Demokrat meminta...

Dihantam Angin Puting Beliuang, 8 Unit Rumah di Pariaman Rusak Parah

Dihantam Angin Puting Beliuang, 8 Unit Rumah di Pariaman Rusak Parah

PARIAMAN - Sebanyak 8 unit rumah di Jorong Sungai Limau Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Pariaman, Sumbar...

Kunjungi Kantor Staf Kepresidenan, Wako Pariaman, Toma dan Todat Disambut Mantan Panglima TNI

Kunjungi Kantor Staf Kepresidenan, Wako Pariaman, Toma dan Todat Disambut Mantan Panglima TNI

PARIAMAN - Walikota Pariaman, Genius Umar dan rombongan kepala desa, lurah dan pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media