Tuesday, 24 Apr 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Fahri Hamzah: Jokowi Bisa Kena Pasal Pembohongan Publik Jika Tak Penuhi Janji Kampanye

Selasa, 17 April 2018 - 06:04:23 WIB - 160
Fahri Hamzah: Jokowi Bisa Kena Pasal Pembohongan Publik Jika Tak Penuhi Janji Kampanye
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: Dok. Istimewa)


Pilwako Kota Padang 2018

POLITIK - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tak pernah bosan mengkritisi pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam kesempatan ngopi bareng warga di Wedangan Omah Kayu, Mojolaban Sukoharjo, Minggu (15/4) malam, Fahri kembali menyentil Jokowi dan para pembantunya di Kabinet Kerja. Fahri ditemani koleganya Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Dalam kesempatan tersebut Fahri menanggapi pertanyaan netizen terkait ramainya hashtag 2019 ganti Presiden (#2019GantiPresiden). Tak sedikit netizen yang menyebut jika Jokowi saat ini kelihatan tak pede (percaya diri) atau minder. Menanggapi pertanyaan tersebut, Fahri menilai yang memperparah kondisi kepemimpinan Jokowi adalah keberadaan tim di sekitar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Saya kira memang ada persoalan di tim Pak Jokowi. Kita bicara secara terbuka, karena ini negara demokrasi. Karena dulu di zaman Orde Baru kita enggak boleh mengkritik. Kalau mau bahas ini, pakai ilmu orang Solo atau orang Sumbawa? Kalau pakai kultur orang Sumbawa, saya sebut pak Jokowi banyak kelemahan. Tetapi bahayanya, adalah orang-orang di sekitar Jokowi ini tidak bisa memperkuat dia," ujarnya dikutip dari laman Merdeka.com.

Fahri menilai, selama ini tidak ada yang berani memberikan nasihat agar Jokowi menjadi betul-betul tegap dan kuat. Kebanyakan orang di sekeliling Jokowi hanya memberikan pujian saja, tidak berani memberikan koreksi langsung.

"Kabinet kerja yang dibentuk Jokowi sekarang ini adalah kabinet gado-gado. Tiap menteri mempunyai konsep sendiri yang berjalan tidak sesuai dengan konsep awal tujuan Jokowi," cetusnya.

"Kabinetnya gado-gado, campur-campur, enggak punya ideologi, enggak punya pikiran. Dan itu yang membuat pak Jokowi tidak confident," katanya.

Untuk itu, lanjut Fahri, dirinya mengingatkan agar Jokowi mengingat janji-janji kampanye yang pernah disampaikan ke rakyat. Jika janji-janji tersebut tidak bisa dipenuhi, Jokowi dapat dikategorikan sebagai pembohongan publik.

"Yang ditagih oleh rakyat nanti adalah janji dia. Dia dulu saat kampanye pernah berjanji dan janji itu ter-record," ucapnya.

Ia juga mengingatkan jika ada salah satu pasal dalam UU Kebohongan Publik yang bisa saja menjerat Jokowi. Pasal tersebut, jelas Fahmi, adalah apabila pejabat negara menjanjikan sesuatu dan tidak dipenuhi kepada rakyatnya, bisa masuk dalam pasal kebohongan publik.

"Saya kira ada banyak janji kampanye yang sampai saat ini belum terealisasi dan tidak ada penjelasannya," pungkasnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Merdeka.com
Tag: hukum,indonesia,legislator,metro,politik,sosial,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

PP Muhammadiyah Berkerjasama MPI PWM Sumbar Gelar Sekolah jurnalistik di Padang

PP Muhammadiyah Berkerjasama MPI PWM Sumbar Gelar Sekolah jurnalistik di Padang

PADANG - Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PW Muhammadiyah Sumbar, akan menggelar pelatihan jurnalistik dan workshop...

Jalang Ramadan, Harga Barang Kebutuhan Pokok Relatif Stabil di Sumbar

Jalang Ramadan, Harga Barang Kebutuhan Pokok Relatif Stabil di Sumbar

PADANG - Harga kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang menjelang bulan puasa Ramadhan masih terpantau stabil. Begitu pula...

Ketua Umum DPP PAN Hanafi Rais: Elektabilitas Melejit, Banyak yang Suka Sama Pak Gatot

Ketua Umum DPP PAN Hanafi Rais: Elektabilitas Melejit, Banyak yang Suka Sama Pak Gatot

POLITIK - Lembaga Media Survei Nasional (Median) menunjukkan elektabilitas nama mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo...

Kajari Sawahlunto: Di Samping Penindakan Hukum, Kita Juga Mengedepankan Pencegahan

Kajari Sawahlunto: Di Samping Penindakan Hukum, Kita Juga Mengedepankan Pencegahan

SAWAHLUNTO - Belum genap satu bulan menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Sawahlunto menggantikan Sunarko, Khunaifi Alhumami...

Apresiasi Seni 2018 #5, Batimbang Pandang Melihat Karya Seniman Muda Sumbar

Apresiasi Seni 2018 #5, Batimbang Pandang Melihat Karya Seniman Muda Sumbar

PADANG - Kelompok pertunjukan terbaik hasil ujian kompetensi keahlian siswa SMK Negeri 7 Padang atau yang dulunya...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media