Wednesday, 18 Jul 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Opini

Asuransi dan Contractor Liability Robohnya Sebuah Konstruksi Proyek

Selasa, 17 April 2018 - 22:58:50 WIB - 435
Asuransi dan Contractor Liability Robohnya Sebuah Konstruksi Proyek
Jembatan Widang, Tuban, ambrol, Selasa (17/4/2018). (Foto: Dok. Istimewa)


Oleh: Abdullah Amrin

Beberapa kecelakaan Konstruksi jembatan proyek Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT) dan jalan tol beberapa bulan ini sering terjadi. Secara berurut penulis mencatat beberapa musibah yang terjadi, diantaranya:

Pada hari Selasa, 17 April 2018 jembatan Nasional Bengawan Solo yang menghubungkan wilayah Babat Lamongan dan Kecamatan Widang, di aliran Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, patah dan ambruk.

Masih terekam dalam ingatan kita tiga bulan sebelumnya di Tanggerang Banten terjadi longsor akibat jebolnya tembok yang berada di sisi kiri underpass atau terowongan rel KA Bandara Soekarno Hatta yang terjadi pada hari Senin, 5 Februari 2018.

Namun sebelumnya telah terjadi sederetan kegagalan sebuah Konstruksi bangunan secara berurutan yaitu Robohnya Konstruksi proyek Light Rail Transit yang menghubungkan Kelapa Gading-Velodrome di Kayu Putih, Jakarta Timur pada hari Senin (22/1) dini hari, sekitar pukul 00.10 WIB. Dan pada hari Selasa (17/10/2017) pukul 10.48 WIB dalam proyek yang sama tiang bagian dari proyek konstruksi yang merupakan tiang penyambung untuk infrastruktur LRT koridor Kelapa Gading menimpa rumah warga di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dilain tempat yaitu Pagar proyek LRT di depan Menara Saidah, Cikoko, Jakarta Selatan ambles akibat hujan deras pada Kamis (12/10/2017). Hal yang sama terjadi pada proyek Beton Proyek MRT di Jalan Panglima Polem Raya yang roboh dan menimpa seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas. peristiwa terjadi sekitar pukul 22.24 WIB. Jumat (3/11/2017) malam.

Kecelakaan Konstruksi terjadi pula pada proyek Konstruksi jalan tol Depok-Antasari (Desari) berupa ambruknya girder beton. Jalan tol tersebut termasuk sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN) Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nilai kerugian akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai hingga Rp 2 miliar. Apakah proyek-proyek tersebut harus dihentikan..?

Dimanakah peranan asuransi dalam banyak musibah diatas,mampukah perusahaan asuransi mengatasi klaim atas kecelakaan Konstruksi tersebut. Mari kita coba lihat apakah asuransi Contractors All Risks (CAR) dan Asuransi Contractors Liability (TPL) dapat mengatasi hal tersebut.

ASURANSI CAR DAN TPL, MERUGIKAH?

Merugikah asuransi Konstruksi akibat terjadi beberapa proyeksi Konstruksi yang runtuh sebagaimana banyak diberitakan oleh media.

Asuransi Konstruksi memberikan jaminan atau proteksi atas kegagalan suatu proyek pembangunan Tehnik Sipil baik itu Tehnik Sipil basah (Pembangunan Jalan-jalan, Jembatan, Dermaga, Mercusuar, Dam, dll.) maupun Tehnik Sipil Kering (Pembangunan Perumahan, Perkantoran, Pertokoan, Rumah sakit dll.), sebagai akibat dari seluruh risiko kecuali yang dikecuali-kan dalam pengecualian polis.

Manfaat Asuransi Konstruksi
Asuransi Konstruksi dibuat untuk melindungi proyek yang sedang dikerjakan sebagaimana proyek LRT, MRT dan jalan tol Depok-Antasari (Desari) yang memberi jaminan keuangan kepada Tertanggung agar usaha mereka tidak terganggu walaupun terjadi kerusakan pada saat proyek tersebut berlangsung. Asuransi Konstruksi menjamin kerugian atas pelaksanaan proyek pekerjaan Teknik Sipil seperti proyek LRT, MRT dan jalan Tol Depok-Antasari (Desari) yang dapat mengalami kerusakan fisik selama proyek berlangsung walaupun telah dilakukan perencanaan yang matang.

Penetapan Harga Pertanggungan
Perusahaan asuransi akan membayar ganti rugi maksimum berdasarkan jaminan Polis Asuransi Konstruksi. Pada dasarnya harga-harga pertanggungan ini ditentukan oleh Tertanggung dan dalam praktek selalu disesuaikan dengan Nilai Proyek/Contract Value keseluruhan kontrak pelaksanaan pemborongan.

Periode Pertanggungan
Dimulai sejak bahan-bahan / barang-barang pembangunan dibongkar / diletakkan di lokasi proyek, dilanjutkan dengan pembangunan dan berakhir setelah proyek selesai sampai diserahkan dengan timbang terima kepada pemilik. Dapat juga diberikan perluasan jaminan selama masa pemeliharaan / maintenance sampai pada penyerahan terakhir dari pelaksanaan kepada pemilik proyek. Masing-masing periode di atas harus dirinci secara tegas dalam polis.

Tertanggung Asuransi Konstruksi
Pihak-pihak yang menjadi Tertanggung adalah pihak-pihak yang mempunyai kepentingan atas proyek pembangunan tersebut, antara lain :

a. Principal / Employer (Pemilik).

seseorang atau Badan Hukum yang memiliki proyek pembangunan yang dikerjakan oleh para Kontraktor dan Sub-kontraktor tersebut. Pemiliki proyek atau main contractor merupakan majikan dari Kontraktor.
Pemilik proyek dapat dijadikan Tertanggung karena selama masa pembangunan semua tanggung jawab menjadi tanggung jawab pemilik bangunan, atau secara bersama-sama dengan Kontraktor.

b. Arsitek atau Konsultan.

seseorang atau Badan Hukum yang memiliki keahlian merencanakan suatu proyek pembangunan yang akan dikerjakan. Arsitek sebagai penasehat ahli yang membuat kontrak dengan Pemilik mengenai perencanaan, konsultasi dan pengawasan proyek pembangunan tersebut.

Arsitek/Konsultant menjadi Tertanggung apabila mempunyai kepentingan dalam proyek pembangunan tersebut, misalnya ia bertanggung jawab atas terjadi kerusakan/kerugian dalam pelaksanaan proyek pembangunan tersebut dikarenakan kelalaian/ kealpaan yang dilakukan olehnya.

c. Kontraktor.

Seseorang atau Badan Hukum sebagai pelaksana proyek pembangunan dikarenakan adanya tanggung jawab dari Kontraktor tersebut dengan Pemilik bangunan, dalam hal :

- Terjadi kerusakan/kerugian dalam pelaksanaan proyek pembangunan tersebut.
- Keterlambatan penyelesaian pembangunan
- Penggunaan bahan bangunan yang kurang baik
- Pengerjaan yang tidak sempurna dll.

Karena hal tersebut di atas, pihak kontraktor dapat mengalihkan sebagian dari risiko tersebut kepada Perusahaan Asuransi.

d. Sub Kontraktor.

Seseorang atau Badan Hukum yang memiliki ikatan kerja dengan Kontraktor dalam mengerjakan sebagian dari proyek pembangunan yang ia tangani. Badan ini dikenal sebagai Kontraktor Pembantu yang dapat terdiri dari bermacam-macam Sub-kontraktor, seperti Sub-kontractor Listrik, Air, Gas, dll.

Sub-kontraktor menjadi Tertanggung karena ia mempunyai kepentingan atas pekerjaan yang di kerjakannya. Ia harus bertanggung jawab seandainya terjadi kerusakan/kegagalan atas pekerjaan tersebut.

e. Lembaga Keuangan.

Merupakan badan Hukum baik Pemerintah maupun Swasta, yang memberikan pendanaan keuangan kepada seorang debitor dalam proyek pembangunan yang akan dilakukan. Maka pihak kreditor tersebut secara otomatis mempunyai insurable interest atas jaminan proyek pembangunan yang dikerjakan oleh para Kontraktor dan Sub-kontraktor tersebut.

Pada polis C.A.R., Tertanggung dapat satu orang atau dapat pula seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan tersebut.

Contoh : Nama Pemilik qq. Arsitek/Konsultan qq. Kontraktor qq. Sub-kontraktor.

Untuk mengatasi tanggungjawab hukum atas musibah tersebut maka Asuransi Contractors Liability (TPL) yang menyelesaikannya.

Dengan adanya asuransi CAR dan TPL maka proyek pembangunan LRT, MRT dan jalan tol dapat terus berlangsung tanpa merugikan pihak manapun. (*)


*/ Abdullah Amrin / Penulis adalah pengarang buku "Asuransi Pariwisata dan Peluang Pariwisata Syariah", Penerbit : Pustaka Perasuransian (LP3 STIMRA-LPAI) ISBN : 978-602-74429-1-7. Email: amrin.amaras@gmail.com

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ditanya Siapa Cawapres yang Mendampingi pada Pilpres 2019 Nanti, Ini Jawaban Jokowi

Ditanya Siapa Cawapres yang Mendampingi pada Pilpres 2019 Nanti, Ini Jawaban Jokowi

POLITIK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah mengantongi nama yang akan diajak untuk mendampinginya sebagai...

Pemerintah Akuisisi Saham Freeport, Fahri Hamzah: Tidak Usah Gagah-gagahan

Pemerintah Akuisisi Saham Freeport, Fahri Hamzah: Tidak Usah Gagah-gagahan

POLITIK - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta pemerintah transparan soal pembelian 51 persen saham PT Freeport...

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Agam, Seorang Nenek Tewas

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Agam, Seorang Nenek Tewas

AGAM - Dua unit rumah di Nagari Kubangputiah, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat pagi,...

Demi Tiga Sibuah Hati, Janda Kayuh Sepeda Butut Jual Gorengan

Demi Tiga Sibuah Hati, Janda Kayuh Sepeda Butut Jual Gorengan

FEATURE - Resmanita (35) sudah menyandang status janda dengan 3 orang anak sejak 4 tahun yang lalu. Selama itu pula ia...

Ketua PP Aisyiyah Masyitoh Chusnan Akan Buka Musypinwil I PW Aisyiyah Sumbar di Padang

Ketua PP Aisyiyah Masyitoh Chusnan Akan Buka Musypinwil I PW Aisyiyah Sumbar di Padang

PADANG - PW Aisyiyah Sumbar akan menggelar musyawarah pimpinan Wilayah Aisyiyah (Musypinwil) 1 pada tanggal 7-8 Juli...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media