Sunday, 20 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Guru Honor di Padang Pariaman Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamarnya

Kamis, 19 April 2018 - 19:12:24 WIB - 29966
Guru Honor di Padang Pariaman Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamarnya
Korban Rahma Dona (23) saat dilayat Wakapolsek 2x11 Enam Lingkung Iptu Kusnadi.


PADANG PARIAMAN - Masyarakat Korong Bari, Nagari Sicincin, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) digegerkan dengan peristiwa gantung diri seorang gadis belia, Kamis pagi (19/4).

Rahma Dona (23) seorang mahasiswi sekaligus guru honorer SD ditemukan sudah tidak bernyawa dengan seutas tali nilon melilit lehernya di rumahnya sendiri.

Wakapolsek 2x11 Enam Lingkung Iptu Kusnadi saat dihubungi membenarkan peristiwa gantung diri tersebut.

Ia mengatakan Kronologi kejadian dari keterangan ibu korban Herlina Dawati (50) peristiwa gantung diri tersebut diketahui sekira pukul 06.00 Wib ketika ibu korban ingin membangunkan anaknya itu.

"Ketika itu ibu korban memanggil anaknya yang sedang tidur di dalam kamar, namun setelah beberapa kali dipanggil namun korban tidak juga menyahut," tutur Wakapolsek kepada Minangkabaunews.com.

Kemudian lanjutnya, dengan spontan ibu korban membuka pintu kamar dan melihat anaknya sudah tergantung dengan tali nilon yang diikatkan ke loteng rumah.

Melihat kejadian tersebut ibu korban (saksi) histeris yang langsung membangunkan ayah korban dan langsung masuk kekamar korban dan mengangkat anaknya yang dibantu juga oleh tetangga.

"Saat ini, petugas masih melakukan identifikasi dan menunggu hasil visum atau pemeriksaan lainnya," kata Kusnadi didampingi Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu Fetrizal.

Informasi terakhir usai dilakukan visum dari tenaga medis Puskesmas Sicincin, Korban meninggal murni karena bunuh diri.

Nila (35), salah seorang warga yang cukup dekat dengan keluarga korban menyebutkan gadis yang berprofesi guru honorer sekaligus mahasiswi itu memiliki sifat sangat ceria, rajin membantu orang tua, santun dan penyapa.

"Kami tidak menyangka dia nekat melakukan hal itu, karena korban juga merupakan guru Honorer di SD Ladang Laweh dan sangat rajin membantu orang tua, terutama saat mengasuh anak titipan orang tua sahabat ibunya," kata Nila. (Wrn)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,padang-pariaman,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Musisi dan Penyanyi Melly Goeslaw Gelar Konser Amal di Padang

Musisi dan Penyanyi Melly Goeslaw Gelar Konser Amal di Padang

PADANG -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang dan Pemerintah...

Padang Panjang Raih Adipura ke 14, Jusuf Kalla: Ini Penyerahan Penghargaan Rekor Terbanyak

Padang Panjang Raih Adipura ke 14, Jusuf Kalla: Ini Penyerahan Penghargaan Rekor Terbanyak

...

Mewakili Sumbar ke Tingkat Nasional, UP2K PKK Nagari Situmbuak Unggulkan Jahitan Kapalo Samek

Mewakili Sumbar ke Tingkat Nasional, UP2K PKK Nagari Situmbuak Unggulkan Jahitan Kapalo Samek

TANAH DATAR - Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK Nagari Situmbuak, Kecamatan Salimpaung,...

Inilah Dua Tanggung Jawab Besar Kader Muhammadiyah Menurut Tokoh Muhammadiyah Darul Siska

Inilah Dua Tanggung Jawab Besar Kader Muhammadiyah Menurut Tokoh Muhammadiyah Darul Siska

TANAH DATAR -- Muhammadiyah adalah organisasi masyarakat yang paling berpengaruh di Sumatera Barat. Namun di balik itu...

Politisi Partai Golkar Darul Siska Berdiskusi dan Serahkan Bantuan 5000 Bibit ke Petani Sereh Wangi

Politisi Partai Golkar Darul Siska Berdiskusi dan Serahkan Bantuan 5000 Bibit ke Petani Sereh Wangi

TANAH DATAR -- Selain dikenal dengan Pariwisatanya, ternyata Sumatera Barat juga memiliki potensi lain yang tak kalah...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media