Wednesday, 23 May 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Guru Honor di Padang Pariaman Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamarnya

Kamis, 19 April 2018 - 19:12:24 WIB - 28323
Guru Honor di Padang Pariaman Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamarnya
Korban Rahma Dona (23) saat dilayat Wakapolsek 2x11 Enam Lingkung Iptu Kusnadi.


Pilwako Kota Padang 2018

PADANG PARIAMAN - Masyarakat Korong Bari, Nagari Sicincin, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) digegerkan dengan peristiwa gantung diri seorang gadis belia, Kamis pagi (19/4).

Rahma Dona (23) seorang mahasiswi sekaligus guru honorer SD ditemukan sudah tidak bernyawa dengan seutas tali nilon melilit lehernya di rumahnya sendiri.

Wakapolsek 2x11 Enam Lingkung Iptu Kusnadi saat dihubungi membenarkan peristiwa gantung diri tersebut.

Ia mengatakan Kronologi kejadian dari keterangan ibu korban Herlina Dawati (50) peristiwa gantung diri tersebut diketahui sekira pukul 06.00 Wib ketika ibu korban ingin membangunkan anaknya itu.

"Ketika itu ibu korban memanggil anaknya yang sedang tidur di dalam kamar, namun setelah beberapa kali dipanggil namun korban tidak juga menyahut," tutur Wakapolsek kepada Minangkabaunews.com.

Kemudian lanjutnya, dengan spontan ibu korban membuka pintu kamar dan melihat anaknya sudah tergantung dengan tali nilon yang diikatkan ke loteng rumah.

Melihat kejadian tersebut ibu korban (saksi) histeris yang langsung membangunkan ayah korban dan langsung masuk kekamar korban dan mengangkat anaknya yang dibantu juga oleh tetangga.

"Saat ini, petugas masih melakukan identifikasi dan menunggu hasil visum atau pemeriksaan lainnya," kata Kusnadi didampingi Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu Fetrizal.

Informasi terakhir usai dilakukan visum dari tenaga medis Puskesmas Sicincin, Korban meninggal murni karena bunuh diri.

Nila (35), salah seorang warga yang cukup dekat dengan keluarga korban menyebutkan gadis yang berprofesi guru honorer sekaligus mahasiswi itu memiliki sifat sangat ceria, rajin membantu orang tua, santun dan penyapa.

"Kami tidak menyangka dia nekat melakukan hal itu, karena korban juga merupakan guru Honorer di SD Ladang Laweh dan sangat rajin membantu orang tua, terutama saat mengasuh anak titipan orang tua sahabat ibunya," kata Nila. (Wrn)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,padang-pariaman,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kemenag Rilis 200 Nama Penceramah Rekomendasi, Ustaz Abdul Somad tak Masuk Daftar?

Kemenag Rilis 200 Nama Penceramah Rekomendasi, Ustaz Abdul Somad tak Masuk Daftar?

NASIONAL - Kementerian Agama (Kemenag) RI telah merilis daftar 200 nama mubalig atau penceramah sebagai upaya...

Gubernur Irwan Prayitno Optimis Inflasi Selama Puasa di Sumbar Terkendali

Gubernur Irwan Prayitno Optimis Inflasi Selama Puasa di Sumbar Terkendali

PADANG - Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno optimistis inflasi di Sumatra Barat selama periode Puasa hingga...

Ribuan Massa Deklarasikan Relawan Nasional #2019GantiPresiden di Kawasan Monas Jakarta

Ribuan Massa Deklarasikan Relawan Nasional #2019GantiPresiden di Kawasan Monas Jakarta

JAKARTA - Deklarasi akbar relawan nasional #2019gantipresiden akan dilakukan di kawasan Monas, Jakarta Pusat....

Kriteria Cawapres Jokowi di Mata Generasi Millennial

Kriteria Cawapres Jokowi di Mata Generasi Millennial

Oleh: Hafyz Marshal Munculnya nama baru Cawapres Jokowi di kontestasi Pilpres 2019 mengindikasikan kalau pemilih...

Tidak Kantongi Izin, Sosialisasi UN Swissindo Pasaman Dibubarkan Polisi

Tidak Kantongi Izin, Sosialisasi UN Swissindo Pasaman Dibubarkan Polisi

PASAMAN - Kegiatan sosialisasi organisasi United Nation (UN) Swissindo di Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) dibubarkan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
minangkabaunews social media