Monday, 06 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita ShowBiz

Selamatkan Industri Musik Indonesia, Metronom Musik Resmi Diluncurkan

Minggu, 29 April 2018 - 03:59:55 WIB - 831
Selamatkan Industri Musik Indonesia, Metronom Musik Resmi Diluncurkan
Suasana Peluncuran Metronom Musik. (Dok. Istimewa)


SHOWBIZ - Kemajuan teknologi telekomunikasi pada era digital saat sekarang ini, seakan menjadi racun bagi industri musik. Bertumbangannya gerai penjualan CD Audio dan VCD lagu serta gulung tikarnya beberapa label musik membuat pandangan ini semakin diyakini sebagai penyebabnya.

Menyikapi hal tersebut agar tak berlarut, Herman Husin, Satrio Diponegoro (SDP), Ruddy UCAMP, Iram UCAMP, dan Mel Shandy yang tergabung dalam Persaudaran Seniman Perajut Bangsa (PSPB) meluncurkan aplikasi penjualan lagu online Metronom Musik, Jumat (27/4/2018) pukul 19.00 WIB di Blok K No.14 Bogor Nirwana Residence (BNR), Kota Bogor.

Peluncuran yang dilakukan di kantor Metronom Musik ini juga dihadiri oleh 6 talenta terpilih untuk menjalin kerjasama penjualan lagu dengan aplikasi ini; Ilusi Band, Arcilla Band, Endah, Sunrock, Raffanda, dan Lutter Band. Sebagai pendamping peluncuran lagu Matahari Terbit dari Maharya dan lagu dari grup musik rock legendaris Indonesia UCAMP.

"Sebelum menandatangani kontrak kerjasama, kepada para talent kami sosialisasikan dulu tentang Metronom Musik. Para talent yang hadir berasal dari Jawa Barat. Untuk talent luar Jawa Barat kontrak kerjasama akan dilakukan lewat email," kata Herman Husin, eks drummer grup band Jamrud, kepada Minangkabaunews.com, Sabtu (28/4/2018).

Herman juga mengatakan, "Seperti pada slogan Metronom Musik untuk memerdekakan penulis lagu, para talent bebas menentukan berapa harga lagunya dijual, dan transaksi pembelian lagu di Metronom Musik ini berbasis bank, bukan pulsa. Dengan sistem bagi hasil, 60 persen untuk Penulis Lagu dan 40 persen untuk platform Metronom Musik. Setiap transaksi akan langsung masuk ke rekening bank penulis lagu. Aplikasi penjualan lagu Metronom Musik ini sudah bisa diunduh di Playstore."

Pada kesempatan yang sama, SDP mengatakan, "Sebuah karya lagu itu sangatlah berharga, Metronom Musik berusaha untuk memberi perlindungan pada karya milik para talent yang menjalin kerjasama dengan kami. Setiap lagu yang telah dibeli di Metronom Musik tidak bisa dibagikan ke handphone lainnya. Dan lagu tidak kita unggah di YouTube, agar tidak tersebar link download gratisnya."

SDP juga mengatakan, "Kontrak kerjasama dengan para talent berlaku selama satu tahun, dapat diperpanjang jika para talent menginginkannya. Promosi dilakukan melalui akun sosial media Metronom Musik dan juga lewat video testimoni. Jika memungkinkan, para talent bisa saja kami ajak untuk ikut tampil di panggung live perform Maharya, UCAMP, atau panggung lainnya. Sedangkan untuk promo radio dan televisi akan dilakukan dengan kesepakatan berikutnya. Metronom Musik mengajak para talent untuk jadi pebisnis, saling bekerja keras dalam mengenalkan lagunya pada masyarakat luas, dan tidak hanya bersifat menunggu."

Sementara itu Iram UCAMP mengatakan, "Ke depannya, Metronom Musik juga menerima kerjasama penjualan lagu dengan para talent lainnya dan juga dari para musisi senior di Indonesia juga negara lainnya. Syaratnya, lagu harus berkualitas baik, tidak mengandung unsur SARA, dan bermakna positif. Semua genre lagu kami terima, dengan bentuk kerjasama yang sudah kami persiapkan."

"Aplikasi penujualan lagu Metronom Musik bagus banget, karena benar-benar melindungi hak para pencipta lagu dan penyanyinya. Mengutamakan kejujuran dan keterbukaan dalam pembagian hasil, dan kerjasama yang saling mendukung dan menguntungkan, membuat saya jadi lebih semangat untuk berkarya," kata Endah, penyanyi binaan Diatunes Management, talent yang ikut menandatangani kontrak dengan Metronom Musik.

Anggapan bahwa kemajuan teknologi telekomunikasi telah membunuh industri musik semoga bisa terbantahkan dengan kehadiran Metronom Musik, aplikasi penjualan lagu online pertama milik Indonesia. Sudah saatnya kemajuan teknologi itu kita hadapi dengan kesiapan untuk memanfaatkannya. (Muhammad Fadhli)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: indonesia,kosmo,nasional,showbiz,teknologi

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Lurah Kampung Perak Jemput Warganya yang Bebas dari LP Karan Aur Pariaman

Lurah Kampung Perak Jemput Warganya yang Bebas dari LP Karan Aur Pariaman

PARIAMAN - Memberikan semangat baru kepada warganya yang bebas dari LP Karan Aur, Lurah Kampung Perak, Yunasri...

Gawat, Kebohongan China Soal Jumlah Korban Tewas COVID-19 Terbongkar

Gawat, Kebohongan China Soal Jumlah Korban Tewas COVID-19 Terbongkar

INTERNASIONAL - Intelijen Amerika Serikat menuduh China telah berbohong mengenai serangan Virus Corona atau COVID-19....

Masyarakat Nagari Canduang Koto Laweh Berjibaku Atasi Covid-19

Masyarakat Nagari Canduang Koto Laweh Berjibaku Atasi Covid-19

BUKITINGGI - Virus Corona (Covid-19) yang mencekam ini membuat semua insan waspada, termasuk warga masyarakat Nagari...

Tanpa Hasil Lab dan Indikasi berbeda, Kadiskes Solsel Dianggap Keluarga Pasien Berbohong

Tanpa Hasil Lab dan Indikasi berbeda, Kadiskes Solsel Dianggap Keluarga Pasien Berbohong

SOLOK SELATAN - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal di Muaralabuh kabupaten Solok Selatan senja kemarin, Rabu...

Pasien Corona di Sumbar Bertambah Satu Orang, Pria 43 Tahun dan Punya Istri di Malaysia

Pasien Corona di Sumbar Bertambah Satu Orang, Pria 43 Tahun dan Punya Istri di Malaysia

PADANG -- Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Barat bertambah satu orang, Senin (6/4/2020). Pasien nomor...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu