Monday, 17 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Seni Budaya

Pementasan Lattitude untuk Ekspansi Seni Tradisi Indonesia Rasuki Budaya Dunia

Rabu, 02 Mei 2018 - 06:36:39 WIB - 572
Pementasan Lattitude untuk Ekspansi Seni Tradisi Indonesia Rasuki Budaya Dunia
Pementasan Lattitude, The Sound from West to East. (Dok. Diatunes Management)


SENI BUDAYA - Keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia merupakan energi potensial untuk dapat memberikan kemakmuran bagi bangsanya. Kekayaan seni yang dikandungnya, baik seni tari maupun seni musik merupakan media yang ampuh untuk merealisasikannya. Agar Indonesia makin dilirik dunia, sebagai negara bercandu untuk diobsesikan, jadi surga yang dirindukan untuk dikunjungi wisatawan mancanegara.

Pemikiran ini yang mendasari Genecela Dance Centre (GDC) untuk menggelar Lattitude (the Sound from West to East) pada hari Minggu 29 April 2018 dari pukul 17.00 - 19.30 WIB di Gedung Kesenian Jakarta, dengan menampilkan 250 orang penari, mulai dari usia 3 tahun sampai remaja dan dewasa. Didukung 50 orang tim produksi, disaksikan lebih dari 450 orang penonton. Acara berlangsung megah, bermandikan cahaya.

Pementasan ini mengangkat musik-musik Orchestra dari beberapa provinsi di Indonesia yang dipadukan dengan tarian Ballet, Hip Hop, Tap Dance, Kontemporer, dan Tradisi Kreasi.

"Event ini diangkat untuk mengembangkan teknik dan kreativitas seni tari itu sendiri, serta sekaligus memperkenalkan dan membangun kesadaran bahwa Indonesia kaya akan lagu-lagu tradisionalnya dari berbagai daerah, sehingga yang belum tahu menjadi tahu, bagi yang tahu akan lebih mengenalnya lagi, agar meningkatkan jiwa nasionalisme berkebangsaan, agar kesenian dan kebudayaan Indonesia makin dilirik dunia, demi meningkatkan devisa negara dari sektor pariwisata," kata Yasinta Juwono Gaerlan, Artistic Director di GDC, Senin (30/4/2018).

Yasinta juga mengatakan, "Kesenian adalah sebuah kegiatan yang memberi nurani kepada manusia. Dengan berkesenian, manusia akan menghargai perbedaan, kebebasan berekspresi, dan persaingan yang sehat. Dengan berkesenian pula manusia dapat melatih bukan hanya kepekaan indera saja, tetapi juga motorik. Tanpa kesenian umat manusia niscaya akan menjalani kehidupan yang gersang."

"Selain rutin melakukan kegiatan ini, GDC juga telah melakukan kerjasama dengan luar negeri dalam bentuk workshop, sebagai upaya agar kesenian dan kebudayaan tradisi yang kaya dimiliki Indonesia merasuki kebudayaan dunia," pungkas Yasinta. (Muhammad Fadhli)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: aspirasi,indonesia,internasional,metro,nasional,padang,pariwisata,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Wako Padang Panjang Lepas 115  Kafilah Untuk Berlaga di MTQ ke XXXVIII Tingkat Sumbar

Wako Padang Panjang Lepas 115 Kafilah Untuk Berlaga di MTQ ke XXXVIII Tingkat Sumbar

PADANG PANJANG - Optimis jadi yang terbaik, Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano lepas secara...

Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Colt Diesel Seruduk Rumah Warga di Pariaman

Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Colt Diesel Seruduk Rumah Warga di Pariaman

PARIAMAN - Minibus Colt Diesel warna merah bata BA 1714 HU yang berfungsi sebagai angkutan wisata dari Sungai Limau...

Bupati Pasbar Dukung Pengembangan Sarana Olah Raga yang Dibangun Masyarakat

Bupati Pasbar Dukung Pengembangan Sarana Olah Raga yang Dibangun Masyarakat

PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran bersama jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar)...

Tebak Skor Final UCL, Seorang Pria di Pasaman Ketiban Paket Lebaran

Tebak Skor Final UCL, Seorang Pria di Pasaman Ketiban Paket Lebaran

PASAMAN - Euforia gemerlapnya Liga Champion Eropa melanda Dunia bagi seluruh pecinta bola. Siapa saja boleh memprediksi...

Koto Panjang Wakili Kota Padang Panjang Ikuti Penilaian Kelurahan Berprestasi tahun 2019

Koto Panjang Wakili Kota Padang Panjang Ikuti Penilaian Kelurahan Berprestasi tahun 2019

PADANG PANJANG - Tim penilai kelurahan berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat mengunjungi Kelurahan Koto Panjang,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media