Sunday, 20 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Napi yang Tewas Saat Kerusuhan di Mako Brimob Ternyata Warga Nagari Gasan Gadang Padang Pariaman

Kamis, 10 Mei 2018 - 21:38:26 WIB - 28734
Napi yang Tewas Saat Kerusuhan di Mako Brimob Ternyata Warga Nagari Gasan Gadang Padang Pariaman
Kantong jenazah yang disiapkan Polisi untuk korban kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. (Foto: Dok. Istimewa)


PADANG PARIAMAN - Kerusuhan Napi (Narapidana) di Rutan (Rumah Tahanan) Mako Brimob pada Rabu (9/5) sontak membuat geger Indonesia yang meninggalkan cerita mengejutkan sekaligus mengharukan.

Betapa tidak, ternyata salah seorang napi teroris yang tewas dalam kejadian itu merupakan warga Malai III Koto Timur, Nagari Gasan Gadang, Padang Pariaman.

Abu Ibrahim alias Beny Syamsu, salah seorang napi teroris yang tewas dalam kerusuhan di Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5/2018) kemaren merupakan warga Malai III Koto Timur, Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Ketika dikonfirmasi ke Walinagari Malai III Koto Timur, Buyuang Intan membenarkan informasi tersebut.

"Ayahnya bernama Syamsuri (Almarhum) dan ibunya bernama Nurbaiti (60) serta memiliki saudara 6 orang. Ia (Abu Ibrahim -red) anak tertua dari keluarga," sebut Buyuang.

Menurutnya, Beny bersama kedua orang tuanya telah merantau ke Pekanbaru sejak 1999. Pertama hidup di Ujung Batung, kemudian pindah ke Jalan Sudirman. Beberapa tahun kemudian pindah lagi ke Bandau Pekanbaru.

"Istrinya bernama Multriani, berasal dari Kampuang Dadok, Sungai Geringging dan telah memiliki dua pasang anak," ungkapnya.

Terkait pemakaman yang direncanakan ke Koto Timur, tidak dapat terpenuhi. Masyarakat menolak karena almarhum bukan lagi warga setempat, apalagi persoalan yang melanda membuat masyarakat sulit menerima almarhum.

"Keluarga almarhum sempat meminta izin untuk pemakamannya di kampung halaman, namun setelah rapat adat dan musyawarah ninik mamak, masyarakat menolak. Sehingga dimungkinkan almarhum dimakamkan di luar kampung halamannya," kata Buyuang Intan.

Abu Ibrahim alias Beny Syamsu diketahui ditangkap tahun 2017 lalu dan telah menjadi tahanan teroris di Mako Brimob, Depok. Sementara masyarakat Malai Koto Timur baru mengetahui informasi tersebut setelah beredarnya berita di media dan akan dimakamkannya Beny di Malai Koto Timur, yang akhirnya tidak disetujui dalam rapat niniak mamak. (Warman)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Padang Pariaman Beli Dua Unit Alat Berat

Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Padang Pariaman Beli Dua Unit Alat Berat

PADANG PARIAMAN - Musibah banjir bandang yang melanda Kabupaten Padang Pariaman sejak beberapa waktu terakhir, agaknya...

Doni Monardo Akan Dilantik Jokowi Besok Pagi, Inilah Sosok Kepala BNPB Baru

Doni Monardo Akan Dilantik Jokowi Besok Pagi, Inilah Sosok Kepala BNPB Baru

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo dijadwalkan melantik kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru di...

Bupati Pessel Hendrajoni : Pelaku Pengrusakan Kawasan Wisata Mandeh Saya Penjarakan

Bupati Pessel Hendrajoni : Pelaku Pengrusakan Kawasan Wisata Mandeh Saya Penjarakan

PESSEl - Trekait dengan adanya kebakaran hutan yang terjadi di Pulau Taraju, kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI...

4 Anggota PPK di Pasaman di PAW, Ini Sebabnya

4 Anggota PPK di Pasaman di PAW, Ini Sebabnya

PASAMAN - Empat orang Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Pasaman diganti. Penggantian Antar Waktu...

Silaturahim dan Pemilu 17 April 2019 Dalam Pandangan Darul Siska

Silaturahim dan Pemilu 17 April 2019 Dalam Pandangan Darul Siska

PADANG -- Caleg DPR RI Sumbar 1 Norut 1 Partai Golkar Drs H. Darul Siska mengatakan Silaturahim merupakan satu cara...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media