Wednesday, 17 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Napi yang Tewas Saat Kerusuhan di Mako Brimob Ternyata Warga Nagari Gasan Gadang Padang Pariaman

Kamis, 10 Mei 2018 - 21:38:26 WIB - 28463
Napi yang Tewas Saat Kerusuhan di Mako Brimob Ternyata Warga Nagari Gasan Gadang Padang Pariaman
Kantong jenazah yang disiapkan Polisi untuk korban kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. (Foto: Dok. Istimewa)


PADANG PARIAMAN - Kerusuhan Napi (Narapidana) di Rutan (Rumah Tahanan) Mako Brimob pada Rabu (9/5) sontak membuat geger Indonesia yang meninggalkan cerita mengejutkan sekaligus mengharukan.

Betapa tidak, ternyata salah seorang napi teroris yang tewas dalam kejadian itu merupakan warga Malai III Koto Timur, Nagari Gasan Gadang, Padang Pariaman.

Abu Ibrahim alias Beny Syamsu, salah seorang napi teroris yang tewas dalam kerusuhan di Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5/2018) kemaren merupakan warga Malai III Koto Timur, Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Ketika dikonfirmasi ke Walinagari Malai III Koto Timur, Buyuang Intan membenarkan informasi tersebut.

"Ayahnya bernama Syamsuri (Almarhum) dan ibunya bernama Nurbaiti (60) serta memiliki saudara 6 orang. Ia (Abu Ibrahim -red) anak tertua dari keluarga," sebut Buyuang.

Menurutnya, Beny bersama kedua orang tuanya telah merantau ke Pekanbaru sejak 1999. Pertama hidup di Ujung Batung, kemudian pindah ke Jalan Sudirman. Beberapa tahun kemudian pindah lagi ke Bandau Pekanbaru.

"Istrinya bernama Multriani, berasal dari Kampuang Dadok, Sungai Geringging dan telah memiliki dua pasang anak," ungkapnya.

Terkait pemakaman yang direncanakan ke Koto Timur, tidak dapat terpenuhi. Masyarakat menolak karena almarhum bukan lagi warga setempat, apalagi persoalan yang melanda membuat masyarakat sulit menerima almarhum.

"Keluarga almarhum sempat meminta izin untuk pemakamannya di kampung halaman, namun setelah rapat adat dan musyawarah ninik mamak, masyarakat menolak. Sehingga dimungkinkan almarhum dimakamkan di luar kampung halamannya," kata Buyuang Intan.

Abu Ibrahim alias Beny Syamsu diketahui ditangkap tahun 2017 lalu dan telah menjadi tahanan teroris di Mako Brimob, Depok. Sementara masyarakat Malai Koto Timur baru mengetahui informasi tersebut setelah beredarnya berita di media dan akan dimakamkannya Beny di Malai Koto Timur, yang akhirnya tidak disetujui dalam rapat niniak mamak. (Warman)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Harga Pertamax Naik Hari Ini, Begini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Hari Ini, Begini Kata Pertamina

NASIONAL - PT Pertamina (Persero) menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) untuk Pertamax Series, Dex Series, dan...

Jadwal Siaran Langsung Friendly Match Timnas Indonesia vs Myanmar dan Hong Kong

Jadwal Siaran Langsung Friendly Match Timnas Indonesia vs Myanmar dan Hong Kong

BOLA - Jadwal siaran langsung (live) RCTI) Timnas Indonesia dalam laga ujicoba jelang Piala AFF 2018 akan tersaji pekan...

Legislator NasDem Apris Ajak Siswa SMA di Padang Perangi Berita Hoax

Legislator NasDem Apris Ajak Siswa SMA di Padang Perangi Berita Hoax

PADANG -- Upaya memerangi berita hoax yang semakin memprihatinkan saat ini, Anggota DPRD Sumbar Komisi 8, Apris...

Palu Menanggis, Polres Tanah Datar Peduli Mulai Bergerak

Palu Menanggis, Polres Tanah Datar Peduli Mulai Bergerak

TANAH DATAR - Bantuan untuk korban gempa Palu terus mengalir dari berbagai di negeri ini, dan tak terkecuali dari...

Soal Ratna Sarumpaet Diduga Mengalami Penganiayaan, Begini Kata Fahri Hamzah

Soal Ratna Sarumpaet Diduga Mengalami Penganiayaan, Begini Kata Fahri Hamzah

JAKARTA - Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet diduga dianaiaya oleh tiga orang pada 21 September 2018 malam. Peristiwa...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media