Monday, 20 Aug 2018
Minangkabaunews
headline
Pemko Bukittinggi home berita Bukittinggi

Aliansi Umat Islam Sumbar Tuntut Pecat Rektor dan Hapus Diskriminasi Cadar di IAIN Bukittinggi

Sabtu, 12 Mei 2018 - 05:52:16 WIB - 5408
Aliansi Umat Islam Sumbar Tuntut Pecat Rektor dan Hapus Diskriminasi Cadar di IAIN Bukittinggi
Ribuan massa Aliansi Umat Islam Sumatera Barat saat orasi di DPRD Kota Bukittinggi, Jumat (11/5).


BUKITTINGGI - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi yang baru-baru ini mengeluarkan kebijakan kontroversial terhadap dosen maupun mahasiswi mengenai pelarangan memakai cadar di lingkungan kampus, kembali menjadi sorotan 31 Aliansi Umat Islam Sumbar dan ribuan umat Islam dari berbagai Kabupaten Kota di Sumatera Barat.

Aliansi Umat Islam Sumatera Barat, Jumat (12/5) setelah sholat Jumat, mengadakan orasi dengan tertib dan aman bertempat di lapangan Wirabraja 0304 Agam, berbagai ulama dan ribuan umat Islam melakukan aksi damai dengan mengucapkan takbir disela-sela orasi guna "Menolak diskriminasi larangan bercadar di kampus IAIN Bukittinggi."

Orasi pun dilanjutkan long march (berjalan kaki) dengan pengawalan pihak polres Bukittinggi dari lapangan Wirabraja 0304 Agam menuju gedung DPRD untuk menemui wakil-wakil rakyat yang duduk di DPRD Kota Bukitinggi, guna menyampaikan aspirasi tuntutan. Pengunjuk tuntutan ini berjalan dengan tertib dan rapi sambil meneriakan berhentikan rektor IAIN Bukitttinggi dan dibarengi dengan takbir.

Setiba di DPRD, para ulama yang berdiri diatas kendaraan terbuka meminta wakil-wakil rakyat kiranya dapat menerima untuk menyampaikan tuntutan dalam musyawarah, jika tidak dapat diterima, kami akan menanti sampai diterimanya kami bermusyawarah, ucap salah seorang ulama dalam orasinya.

Kurun waktu tidak lama, munculah maklumat dari kepolisian bahwa hanya 10 orang perwakilan Aliansi Umat Islam Sumatera Barat yang bisa masuk kedalam gedung DPRD guna bermusyawarah menyampaikan tuntutannya. Di dalam gedung DPRD diterima Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Trismon, Yontrimansyah dan anggota Asril dan Edison.

Kamri Yanto Syafril Ketua MMI Sumatera Barat membacakan tiga tuntutan Aliansi Umat Islam Sumatera Barat, meminta pertama rektor IAIN Bukittinggi menghapus diskriminasi cadar di Kampus IAIN Bukittinggi terhadap seluruh civitas akademika IAIN Bukittinggi.

Kedua, memberhentikan Rektor IAIN Bukittinggi dan para petinggi (dekan) IAIN Bukittinggi yang sepaham dengannya. Dan ketiga mencabut skorsing atas dosen bercadar di IAIN Bukittinggi. "Kamii pun meminta agar rektor IAIN Bukittinggi menghapus larangan memakai cadar di Kampus IAIN Bukittinggi," ucapnya.

Sedangkan Buya M. Busra, Imam Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Barat mengatakan GNPF ulama Sumatera Barat sudah mengirimkan surat kepada rektor IAIN Bukittinggi agar rektor menghapus larangan bercadar namun surat tersebut tidak pernah dibalas.

"Nampaknya surat yang kami kirimkan itu diindahkan saja, maka kami mencoba datangi lagi kampus IAIN Bukittinggi untuk bertemu dengan rektor. Tetapi dengan berbagai alasan sehingga kami tidak dapat bertemu dengan rektor. Dengan maksud kami ke DPRD adalah untuk bermusyawarah, kami minta kepada wakil-wakil rakyat kiranya dapat melanjutkan permintaan tuntutan kami," kata Buya Busra.

Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Trismon, menjelaskan dihadapan pengunjuk tuntutan, DPRD Bukittinggi tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan intervensi terhadap IAIN Bukittinggi. Sebab kewenangan IAIN Bukittinggi berada di bawah Kementerian Agama RI. Namun ia berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Kementerian Agama RI, ucapan Trismon tersebut disambut dengan teriakan takbir, dan salah seorang ulama meminta agar wakil-wakil rakyat jangan terlalu lama dalam mengurus tuntutan ini. (Iwin SB)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: bukittinggi,daerah,metro,pendidikan,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Polisi Tangkap Pelaku Pungli di Sebuah Sekolah di Padang Pariaman, Ternyata Pelakunya..

Polisi Tangkap Pelaku Pungli di Sebuah Sekolah di Padang Pariaman, Ternyata Pelakunya..

PADANG PARIAMAN - Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polres Pariaman mengamankan oknum penjaga sekolah SMA N1 Sungai...

Teh Jeruju ala Mahasiswa Kehutanan UMSB, Manfaatkan Jeruju Bernilai Ekonomis

Teh Jeruju ala Mahasiswa Kehutanan UMSB, Manfaatkan Jeruju Bernilai Ekonomis

PARIAMAN -- Awalnya memang Fadli Rahmadi tidak terpikir untuk mengembangkan teh jeruju maupun keripik jeruju yang...

Catut Nama Ketua MUI Sumbar, Relawan Pemenangan Jokowi Minta Maaf

Catut Nama Ketua MUI Sumbar, Relawan Pemenangan Jokowi Minta Maaf

PADANG - Forum Komunikasi Relawan Pemenangan Jokowi (FKRPJ) meminta maaf kepada Buya Gusrizal Gazahar, Ketua Majelis...

Pembangunan Kawasan Tarok City Padang Pariaman Bakal Terwujud Tak Lama Lagi

Pembangunan Kawasan Tarok City Padang Pariaman Bakal Terwujud Tak Lama Lagi

PADANG PARIAMAN - Mimpi untuk menjadikan Korong Tarok, yang terletak di Kenagarian Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 X 11...

Heboh Video Bendera Merah Putih Dicopot di Kalibata City, Begini Kata Polisi

Heboh Video Bendera Merah Putih Dicopot di Kalibata City, Begini Kata Polisi

VIDEO - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengonfirmasi kejadian pencopotan bendera merah putih di balkon...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media