Tuesday, 11 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Jalur Jembatan Layang Kelok Sembilan Sumbar Makin Sempit

Minggu, 13 Mei 2018 - 22:07:10 WIB - 2483
Jalur Jembatan Layang Kelok Sembilan Sumbar Makin Sempit
Jembatan layang di Jorong Aia Putiah, Kenagarian Sarilamak makin sesak oleh pedagang (13/5)


Limapuluh Kota - Setelah beberapa kali dilakukan penertiban terhadap pedagang di sepanjang jembatan kelok sembilan, tidak membuat pedagang kapok. Jembatan layang sepanjang 2,5 kilometer yang terletak di Jorong Aia Putiah, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) makin sesak oleh pedagang hingga memakai badan jalan.

Pantauan minangkabaunews.com, Minggu (13/5/2018) terlihat ruas jalan di jembatan tersebut sempit akibat kiri kanan jalur itu ditempati pedagang dan area parkir.

"Pada hari-hari tertentu cukup membuat kami agak takut dan berhati-hati dalam berkendera di jalur itu. Apalagi kami sebagai sopir, truk yang kami bawa memiliki muatan yang cukup berat hingga mencapai puluhan ton." kata Usman (40) kepada minangkabaunews.com disalah satu rumah makan di Lubuak Bangku.

Ditambahkannya jalur menuju arah Pekanbaru di jembatan tersebut menanjak, bahkan dalam kondisi itu tidak jarang truk melakukan pengereman akibat lalu lalang pengunjung yang menyeberang jalan.

"Lumayan sabar pada jalur tersebut, tidak jarang kami sebagai sopir truk dibuat kewalahan oleh pengunjung yang berhenti disana. Sangat hati-hati sekali agar tidak terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa," tambahnya.

Sementara itu, beberapa pelaku wisata Sumatera Barat mengaku kagum dengan banyaknya potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Limapuluh Kota.

Namun dalam pengawasan serta menjaga lingkungan dan keindahan perlu ditingkatkan. "Limapuluh Kota salah satu kabupaten di sumbar yang banyak memiliki destinasi wisata alam serta budaya. Namun yang kita lihat saat ini di jembatan kelok sembilan dinding jembatan hingga tebing batu penuh dengan coretan warna warni. Ini merupakan pemandangan yang tidak baik dan berdampak buruk kepada keindahan alam sekitar." Kata Budiman Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumbar.

Menurutnya perlu pengawasan yang berkesinambungan dari pihak terkait agar setiap destinasi atau objek wisata yang ada di sumatera barat terjaga keindahan, keasrian serta lingkungannya.

"Kasihan kalau sebuah destinasi wisata tidak diawasi. Contoh nya dinding jembatan atau tebing menjadi pelampiasan warna cat dan spidol dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, hanya coretan nama atau sebuah merek komunitas yang tidak memiliki sentuhan seni sama sekali." Pungkas Budiman.(rino)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: romeo
Tag: aspirasi,daerah,ekonomi,limapuluh-kota,pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pokdarwis Jadi ujung Tombak Pariwisata Di Pasbar

Pokdarwis Jadi ujung Tombak Pariwisata Di Pasbar

PASAMAN BARAT - Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) merupakan ujung tombak dari pariwisata karena dapat meningkatkan...

Ikuti Reuni Aksi Damai 212, Ribuan massa Putihkan Monas Jakarta

Ikuti Reuni Aksi Damai 212, Ribuan massa Putihkan Monas Jakarta

JAKARTA -- Peserta aksi reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta membacakan selawat bersama. Pembacaan selawat itu ditujukan...

Tim Gabungan Amankan Kayu Ilegal Loging Di Tonang Talu

Tim Gabungan Amankan Kayu Ilegal Loging Di Tonang Talu

PASAMAN - Sekitar 6 kubik kayu olah berhasil diamankan tim gabungan yang terdiri dari Polisi Kehutanan UPTD KPHL...

Kota Bukittinggi Bersama 7 Daerah Lainnya Terima Sertifikat Geopark Nasional

Kota Bukittinggi Bersama 7 Daerah Lainnya Terima Sertifikat Geopark Nasional

...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Bus Rute Medan - Jakarta

Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Bus Rute Medan - Jakarta

BUKITTINGGI - Rencana mau pulang kampung halaman di daerah Jawa, namun malang tak dapat ditolak seorang laki-laki...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media