Saturday, 19 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Feature

Melalui Alat Musik Bansi, Ainal Syabri Perkenalkan Budaya Minang ke Panggung Internasional

Minggu, 13 Mei 2018 - 23:09:02 WIB - 1298
Melalui Alat Musik Bansi, Ainal Syabri Perkenalkan Budaya Minang ke Panggung Internasional
Ainal Syabri Sedang meniup alat musik Bansi


FEATURE - Sumatera Barat patut berbangga hati memiliki putra putri daerah yang memiliki segudang prestasi, salah satunya adalah Ainal Syabri. Pemuda yang lahir di Padang Panjang 21 tahun silam ini, telah menorehkan berbagai prestasi di bidang seni dan musik dalam skala nasional maupun internasional. Yang lebih membanggakan lagi, Ainal bukan hanya sekedar berprestasi, tapi dia juga turut andil dalam melestarikan budayanya, yaitu budaya Minangkabau.

Pemuda berkulit kuning langsat yang sedang menempuh pendidikan di jurusan Etnomusikologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara ini, sudah melatih bakatnya semenjak dini. Berawal dari tugas kelompok sewaktu SMP untuk membuat ansambel musik dan meraih nilai terbaik, ia ditawarkan oleh guru keseniannya untuk menjadi anggota salah satu sanggar di daerahnya.

Ia mulai bergabung dan berlatih di sanggar Nan Gombang pada tahun 2009, yang merupakan salah satu sanggar ternama di Sumatera Barat. Prestasi pertama yang ia raih bersama sanggarnya yaitu, Juara 1 Seni Tradisi Festival Langkisau sekabupaten Pesisir Selatan. Berbagai penghargaan telah ia raih, ia juga telah go international bersama sanggarnya pada tahun 2010 untuk Penampilan Istimewa Kesenian Tradisi Minangkabau, di negeri gajah putih, Thailand, dan sederet pretasi membanggakan lainnya.

Pada tahun 2017, Ainal dipercaya untuk melatih perwakilan Indonesia, dalam ajang internasional antara Indonesia, Malaysia dan Thailand pada acara IMT-GT. Acara Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle ini sendiri merupakan salah satu program dari Kementrian Luar Negri Republik Indonesia yang menjadi wadah bagi ketiga negara untuk saling berkolaborasi baik dalam bidang akademik, penelitian, olahraga dan budaya.

Pada tahun 2017 lalu, Indonesia mendapat kehormatan sebagai tuan rumah dan acara ini diadakan di Medan, pembukaan acara ini dilaksanakan di Auditorium Universitas Sumatera Utara, disini ia dan timya menyajikan kesenian Randai dan memenangkan kategori best combine dance.

Dipercaya sebagai pelatih kontingen Indonesia bukanlah hal yang mudah bagi Ainal, tanggungjawab yang ia pikul bukan lagi atas nama sanggar, tetapi atas nama negara, ditambah lagi orang-orang yang ia latih bukanlah orang yang tahu akan kesenian Randai itu sendiri. "Kalau rasa canggung pasti dirasakan, karena yang saya latih bukan orang-orang yang berasal dari Sumatera Barat saja," ujarnya. Untungnya ia bisa melampaui rintangan ini dengan mudah, suka dan duka pun ia jalani bersama rekan-rekan sejawat, mulai dari rasa jenuh hingga cidera pernah dialami, tetapi semua itu terbayar ketika ia dan timnya memenangkan kategori best combine dance.

Hal ini tentunya merupakan suatu pencapaian besar bagi pemuda berdarah Minang ini. Bagi Ainal, memenangkan perlombaan ini merupakan salah satu caranya untuk memperkenalkan budaya Minangkabau ke masyarakat internasional dan mengharumkan nama Indonesia.

Dengan melihat kenyataan dimana saat ini, banyak generasi muda yang mulai lupa akan budayannya yang kaya. Ainal sebagai pemuda Minangkabau berharap budaya nya dan budaya-budaya lainnya tidak hilang begitu saja terlindas zaman, karena "Budaya bukan hanya sekedar budaya, budaya adalah suatu identitas yang patut dipertahankan," ujarnya.

Dengan berkarya iia berharap bisa menyebarkan dan mengembangkan budaya kepada orang-orang di sekitarnya dan pada dunia. (EP)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: daerah,feature,indonesia,internasional,kosmo,minangkabau,nasional,opini,seni-budaya,showbiz,sumatra-

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Blusukan di Sejumlah Polsek, Kapolres Mentawai Tegaskan Hal Ini

Blusukan di Sejumlah Polsek, Kapolres Mentawai Tegaskan Hal Ini

MENTAWAI - Demi memperkenalkan diri serta menjalin hubungan silahturami kepada seluruh personil di setiap Polsek,...

PMI Provinsi Sumatera Barat Menggelar Musyawarah Ke-10

PMI Provinsi Sumatera Barat Menggelar Musyawarah Ke-10

PADANG -- Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat kembali akan mengadakan perhelatan besar,...

Usia Kebupaten Mentawai Genap 20 Tahun, Bupati: Mentawai Harus Menjadi Daerah yang Maju

Usia Kebupaten Mentawai Genap 20 Tahun, Bupati: Mentawai Harus Menjadi Daerah yang Maju

MENTAWAI - Pada 4 Oktober 2019 kemarin, Kabupaten Kepulauan Mentawai genap 20 tahun, bagi pemerintah dan masyarakat...

Gali Minat AMM, IMM Pasbar Gelar Turnamen Futsal, Catat Tanggalnya

Gali Minat AMM, IMM Pasbar Gelar Turnamen Futsal, Catat Tanggalnya

PASAMAN BARAT -- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pasaman Barat menggelar Muhammadiyah Futsal Competition...

Apa itu Pseudobulbar Affect? Gangguan Sistem Saraf yang Membuat Joker Tertawa Tanpa Disadari

Apa itu Pseudobulbar Affect? Gangguan Sistem Saraf yang Membuat Joker Tertawa Tanpa Disadari

KESEHATAN - Film Joker akhirnya tayang di bioskop Indonesia. Dalam film tersebut, karakter Joker digambarkan menderita...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media