Tuesday, 22 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pemprov Sumbar

Gubernur Irwan Prayitno: Rata-rata Petani Sumbar Kurang Pendidikan di Bidang Pertanian

Selasa, 15 Mei 2018 - 08:37:01 WIB - 503
Gubernur Irwan Prayitno: Rata-rata Petani Sumbar Kurang Pendidikan di Bidang Pertanian
Program Penyuluhan Pertanian Provinsi Sumatera Barat 2018 di Padang, Senin (14/5).


PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada acara Pertemuan Koordinasi Penyunian Programa Penyuluhan Pertanian Provinsi Sumatera Barat 2018 di Padang, Senin (14/5) mengatakan penyuluh sangat penting dan dibutuhkan di Sumbar dalam upaya peningkatkan produktifitas pertanian, perkebunan, perikanan guna memotivasi masyarakat meningkatkan hasil panennya.

Disebutkannya rata-rata petani di Sumatera Barat yang kurang pendidikannya, khususnya di bidang pertanian, karena itu dukungan penyuluh amat berarti dalam upaya meningkatkan produktifitas hasil tani masyarakat.

Kemudian sesuai dengan perkembangan kemajuan teori dan teknologi penyuluh tentu akan membantu masyarakat, memberikan pola baru yang memandu masyarakat memperbaik pola tanam dan pola pengembagan.

"Bagaimana kita membuat swasembada pangan di Sumatera Barat dapat membantu daerah-daerah lain, seperti Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Bengkulu dapat terpenuhi kebutuhan pokok mereka," sebut Irwan.

Disebutkannya, di Amerika petani merupakan profesi yang hebat dengan hasil produksi pertanian amat baik dan dihargai sebagai profesi dihargai. Karena itu petani di Amerika seorang petani memiliki pendapat yang cukup besar.

"Kemudian juga di Jepang petani telah melakukan produktifitas pertanian dengan telah manfaatkan teknologi, sarana dan prasarana yang telah cangih. Merekapun dilindungi oleh pemerintah dimana pemerintah tidak melakukan import pertanian untuk menjaga hasil produksi petani mereka aman dalam harga yang bagus," ungkap Irwan Prayitno.

"Saat ini masih ada petani kita yang berproduksi dibawah 5 ton per ha, perlu perhatian penyuluh untuk turun langsung memberikan metode yang baik sesuai kondisi cuaca, tanah dan cara bercocok tanam yang masih menganut pola tradisional di daerah tersebut," tambah nya.

Untuk itu sebutnya bagaimana dinas pertanian mampu selalu memberikan pelatihan diskusi bagi penyuluhan sebagai upaya mengupgrate keilmuan dan teori para penyuluh.

Banyak kisah perjuangan petani dalam melakukan perubahan cara pola tanam yang, menjadi upat dan puji karena bertani dengaj cara berbeda dari biasa.

"Namun akhir dapat berhasil hingga mencapai 10 ton per ha," kisah Irwan

Menurut data dinas pertanian saat ini jumlah penyuluh di Sumatera Barat, 840 orang penyuluh PNS dan 149 orang penyuluh Tenaga Honor Lepas (THL). (Ms)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Muslim
Tag: daerah,ekonomi,kosmo,pemprov,pemprov-sumbar,sumatra-barat,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tradisi Makan Bajamba adalah Identitasnya Orang Minangkabau

Tradisi Makan Bajamba adalah Identitasnya Orang Minangkabau

...

Dinas Kominfo Mentawai Salurkan Lima Paket Pembangunan Jaringan di Daerah yang Sulit Dijangkau

Dinas Kominfo Mentawai Salurkan Lima Paket Pembangunan Jaringan di Daerah yang Sulit Dijangkau

MENTAWAI - Untuk pemerataan jaringan Telekomunikasi di seluruh pelosok daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dinas...

Trade Expo Indonesia 2019, Ini Minyak Atsiri yang Banyak Diminati Buyer

Trade Expo Indonesia 2019, Ini Minyak Atsiri yang Banyak Diminati Buyer

PADANG - Untuk pertama kalinya, Rumah Harum Atsiri Sumatera Barat ikut serta dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2019,...

Ahad Ini, Mantan Ketua KPK M. Busyro Muqoddas Beri Pengajian Hari Bermuhammadiyah di Padang Panjang

Ahad Ini, Mantan Ketua KPK M. Busyro Muqoddas Beri Pengajian Hari Bermuhammadiyah di Padang Panjang

PADANG -- Muhammadiyah Days atau dikenal dengan Hari Bermuhammadiyah (Hari-Mu) merupakan hari untuk bergembira dan...

Polres Pessel Kembali Panggil 15 Orang Saksi Terkait Dugaan Tindak Pidana Dana Hibah Koni

Polres Pessel Kembali Panggil 15 Orang Saksi Terkait Dugaan Tindak Pidana Dana Hibah Koni

PESISIR SELATAN -- Terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media