Sunday, 20 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Mendapat Legitimasi AS, Tindakan Israel Seperti Sebuah Genosida Brutal

Selasa, 15 Mei 2018 - 12:57:23 WIB - 399
Mendapat Legitimasi AS, Tindakan Israel Seperti Sebuah Genosida Brutal
Pemuda Palestina unjuk rasa di perbatasan Israel (Foto: Gulf Insider)


NASIONAL - Wakil Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rofi Munawar mengecam keras tindakan Israel yang telah membunuh lebih dari 58 warga Palestina di perbatasan Israel. Ironisnya ini terjadi bersamaan dengan prosesi pembukaan kedubes AS di Yerusalem.

"Israel menembaki warga palestina dengan brutal dan membabibuta ke segala arah. Bukti bahwa negara tersebut telah sengaja melakukan tindakan genosida dan pembunuhan terencana," ujar Rofi Munawar kepada Minangkabaunews.com, Selasa (15/5).

AS harus bertanggung jawab atas seluruh peristiwa ini. Mereka berpesta ditengah hilangnya puluhan nyawa warga palestina menuntut tanah mereka dikembalikan. AS telah berkontribusi dalam sejarah paling kelam proses perdamaian di Timur Tengah.

Dalam peristiwa kemarin Senin (14/5) dikutip dari The Guardian setidaknya 58 warga Palestina telah tewas dan 2.400 lainnya terluka oleh pasukan Israel pada hari paling mematikan sejak perang Gaza 2014.

"Warga Palestina telah melakukan protes selama hampir enam minggu sebagai bagian dari protes hari nakba, tetapi peristiwa kemarin jumlah korban jiwa melonjak tajam bertepatan dengan hari ketika AS membuka kedutaannya di Yerusalem. Sungguh sangat tragis dan ironis. PBB tidak bisa hanya berdiam diri dan Harus segera bertindak !" geram Rofi.

Legislator asal Jawa Timur ini menjelaskan bahwa mayoritas dari mereka yang tewas adalah demonstran tidak bersenjata. Bahkan otoritas Palestina menuduh Israel melakukan "pembantaian yang mengerikan" dan menyerukan intervensi internasional untuk menghentikan pembunuhan.

"Pemerintah Indonesia harus menyampaikan protes atas peristiwa tersebut dan mengambil peran aktif dalam mendorong tindakan tegas terhadap Israel yang telah melakukan pembantaian secara sistematis dan massif" pungkas Rofi.

Lebih dari 1.200 warga palestina ditembak dan terluka selama protes hari Senin. Menurut kementerian kesehatan Palestina, korban diantaranya enam anak-anak di bawah usia 18 tahun. Kematian termuda tampaknya adalah seorang anak laki-laki berusia 14 tahun bernama Ezzaldeen al-sammak.

Sekitar 100 warga Palestina kini telah tewas di Gaza sejak para pengunjuk rasa memulai serangkaian pawai enam pekan lalu menuntut "Hak untuk Kembali", hak bagi warga Palestina untuk kembali ke rumah nenek moyang mereka di tempat yang sekarang adalah Israel. (rel)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: indonesia,internasional,legislator,metro,nasional,peristiwa,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Musisi dan Penyanyi Melly Goeslaw Gelar Konser Amal di Padang

Musisi dan Penyanyi Melly Goeslaw Gelar Konser Amal di Padang

PADANG -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang dan Pemerintah...

Kuliah Praktisi Fakultas Pariwisata UMSB Kembangkan Karya Tulis Mahasiswa

Kuliah Praktisi Fakultas Pariwisata UMSB Kembangkan Karya Tulis Mahasiswa

...

Praktik Demokrasi Yang Diawasi

Praktik Demokrasi Yang Diawasi

Oleh: Rini Juita Peraturan perundang-undangan adalah acuan bagi pelaksanaan pemilu yang bertujuan untuk menegakkan...

Kantor PWI Padang Pariaman, Rumah Wartawan Indonesia

Kantor PWI Padang Pariaman, Rumah Wartawan Indonesia

Catatan Ikhlas Bakri, Wartawan Utama Dua orang yang beriringan mengendarai sepeda motor melaju sedikit kencang...

Hitungan Jam, Tiga Pengedar Sabu Dibekuk Polres Bukittinggi

Hitungan Jam, Tiga Pengedar Sabu Dibekuk Polres Bukittinggi

BUKITTINGGI - Dalam hitungan jam, dua orang pria dan satu orang wanita yang diduga pengedar narkotika jenis sabu...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media