Sunday, 20 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Dinas PUPR dan Kejari Tanah Datar Mengelar Rakor Dengan Puluhan Kontraktor

Selasa, 15 Mei 2018 - 23:13:31 WIB - 553
Dinas PUPR dan Kejari Tanah Datar Mengelar Rakor Dengan Puluhan Kontraktor
Rapat Koordinasi Dinas PU, Kejaksaan (TP4D) dan Rekanan/Kontraktor, bertema Program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (15/5)


TANAH DATAR - Terkait beberapa pekerjaan besar pada Dinas PUPR yang disepakati mengikut sertakan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Tanah Datar dalam pengawasannya. Maka pada Selasa (15/5/2018) menghadirkan puluhan kontraktor dan pengawas lapangan, Dinas PUPR Tanah Datar dan TP4D kejari mengelar Rapat Koordinasi bertema Program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum sebagai Penguat Jaringan Masyarakat Anti KKN.

Saat membuka acara, Kadis PUPR, Thamrin, ST mengatakan bahwa TP4D pada kesempatan itu akan memberikan masukan-masukan terkait fungsi dan perannya dalam pekerjaan di dinas PUPR. Khususnya bagi Pejabat Penguna Barang dan Jasa dan penyedia barang dan jasa/ Kontraktor.

"Kita mengharapkan kegiatan Dinas PU pada tahun ini dapat berjalan lancar, Sesuai aturan. Hingga akhirnya kita mengharapkan output dari pekerjaan yang ada dapat dinikmati masyarakat. Hingga akhirnya pembangunan di Tanah Datar sesuai dengan visi misi yang telah dicanangkan Pemkab, "ungkapnya.

Dijelaskan Thamrin, dari seluruh pekerjaan yang dilaksanakan Dinas PUPR tahun ini, 7 item pekerjaan besar dengan total pagu dana berkisar Rp. 28.4 Milyar terdiri dari Dana DAK dan DAU saat ini, dikawal team kejaksaan.

"Bagi rekanan kita mengharapkan laporan rutin progres pekerjaan dapat disampaikan Kepada TP4D. Tak terkecuali Forkopimca dan Wali Nagari di 7 proyek yang ada saat ini juga ikut mengawasi bersama masyarakat kinerja para rekanan, "tegasnya.

Ketua TP4D Kejaksaan, Ardi, SH, MH pada kesempatan itu memberikan beberapa penjelasan terkait pencegahan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Bahwa pembentukan TP4D lebih menekankan pada upaya pencegahan (preventif) terjadinya tindak pidana korupsi. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pembangunan yang sejatinya diperuntukan bagi rakyat benar-benar terlaksana dan bermanfaat bagi rakyat, "sampai Ardi.

Beberapa pasal dalam Peraturan terkait pembahasan hari itu adalah, UU No 2 Tahun 2017. Dengan aturan turunan yaitu PP no. 29 tahun 2000, PP 59 tahun 2010, Perpres 54 tahun 2010 dan perpres 35 tahun 2011, serta perpres No. 70 tahun 2012 juga dikaji dan jadi bahan diskusi. Termasuk dengan telah lahirnya Perpres 16 tahun 2018 yang akan mulai berlaku per 1 Juli 2018 nanti.

Masalah Potensi Korupsi dalam pengadaan barang dan jasa juga disampaikan Ketua TP4D.

"Beberapa potensi korupsi diantaranya masalah penerimaan pajak dan non pajak. Termasuk Masalah belanja termasuk penyimpangan prosedur pengadaan, penunjukan langsung, mark up, down spech dan lain-lain. Dan hal-hal yang sering terjadi dalam pelaksanaan pekerjaam seperti peminjaman perusahaan, Subkon bawah tangan, pelaksana lapangan diserahkan pada orang yang tidak ada dalam kontrak dan lainnya, "tutur Ardi.

"Ini adalah upaya sosialisasi pencegahan korupsi di tingkat OPD, karena semboyan TP4d adalah lebih baik mencegah daripada mengobati, " tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Jaksa Asor Holodaif, SH, Jaksa Dicky, SH dan para Kabid serta Kasi di Dinas Pekerjaan Umum Tanah Datar. (romeo)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: romeo
Tag: daerah,ekonomi,hukum,indonesia,pendidikan,sumatra-barat,tanah-datar,teknologi

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

KPAI Catat Pelanggaran Anak Tahun 2018 Naik 4885 Kasus

KPAI Catat Pelanggaran Anak Tahun 2018 Naik 4885 Kasus

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat adanya kenaikan drastis terkait jumlah kasus anak...

Unik Dan Menarik, Pertamakali Pameran Ayam Hias Digelar di Kota Bukittinggi

Unik Dan Menarik, Pertamakali Pameran Ayam Hias Digelar di Kota Bukittinggi

BUKITTINGGI -- Guna melestarikan ayam hias di Sumatera Barat, Komunitas Ayam Hias Sumatera Barat (AHSB) berkumpul...

Hari Kedua Pencarian, Satu Dari Tiga Korban Hanyut di Pasbar Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Satu Dari Tiga Korban Hanyut di Pasbar Belum Ditemukan

PASAMAN BARAT - Tiga orang pencari ikan dilaporkan hanyut terseret air bah, di sungai Batang Sikabau, Kecamatan Lembah...

Wabup Pasaman Atos Pratama: Siswa SMK Ilmunya Harus Bertambah Setelah PKL

Wabup Pasaman Atos Pratama: Siswa SMK Ilmunya Harus Bertambah Setelah PKL

PASAMAN - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan Praktek Kerja Lapangan (PKL) diharapkan ilmu dan wawasannya...

Pemanfaatan Klinik Konsultasi Bisnis di Kota Pariaman Masih Rendah

Pemanfaatan Klinik Konsultasi Bisnis di Kota Pariaman Masih Rendah

PARIAMAN - Pemanfaatan Klinik Konsultasi Bisnis (KKB) oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pariaman masih...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media