Wednesday, 23 May 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Menyambut Ramadhan, Ketum MUI Sumbar Ajak Masyarakat ke Masjid dan Stop Balimau

Rabu, 16 Mei 2018 - 00:18:39 WIB - 632
Menyambut Ramadhan, Ketum MUI Sumbar Ajak Masyarakat ke Masjid dan Stop Balimau
Ilustrasi Mandi Balimau (Foto: Dok. Istimewa)


Pilwako Kota Padang 2018

PADANG - Tradisi Balimau atau mensucikan diri merupakan tradisi menjelang bulan suci Ramadan di Sumatera Barat dan juga beberapa daerah lain. Tradisi ini membawa ribuan muslim di berbagai kota di Sumbar menggelar mandi bersama di tempat terbuka.

Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar Menghimbau muslim Sumbar untuk tidak melanjutkan tradisi mandi "balimau" untuk membersihkan diri sebelum bulan puasa secara bersama-sama di sungai di daerah itu.

Mandi Balimau yang menjadi tradisi tahunan jelang ramadhan tersebut, berkembang di masyarakat ranah minang sebagai sebuah kebiasaan kemudian diteruskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Pada awalnya hanya mandi dengan jeruk nipis di rumah saja, namun entah kenapa kebiasaan ini berobah menjadi tradisi mandi campur baurnya muda-mudi di sebuah sungai.

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Gusrizal Gazahar, balimau mencerminkan tradisi yang tidak Islami. "Tidak ada dalil yang menganjurkan balimau. Faktanya, masyarakat menganggap itu sebagai ibadah dan syiar dalam agama. Ini menuntut adanya alasan syari untuk mengamalkannya. Bila tidak ada alasan atau dalil syari maka perbuatan itu haram dilakukan. Tidak usah berkilah dengan alasan simbolik dan filosofis karena hukum diletakkan atas illat yang jelas. Ibadah menuntut adanya dalil. Kalaupun itu dipandang tradisi, dalam syariat Islam, tradisi yang tidak bersesuaian dengan syariat Islam, harus ditunggalkan. Masa Ramadhan disambut dengan cara mempertontonkan aurat di tengah orang banyak seperti itu ? ," ujar Gusrizal kepada MinangkabauNews, Selasa, (15/5/2018).

Menurut Gusrizal, tidak ada anjuran balimau seperti yang dilakukan masyarakat di Minang. Bahkan ia menilai, hal ini hanya sebatas euforia yang cenderung menyesatkan untuk menyambut bulan puasa.

Dalam tradisi tersebut digambarkan, para pengunjung layaknya mandi biasa, namun di penghujung mandi diakhiri dengan siraman air dari rendaman bunga tujuh rupa bercampur limau (jeruk nipis).

Selain juga, bercampurnya laki-laki dan perempuan dewasa menjadikan ulama di Sumbar menyatakan haram terhadap tradisi tersebut. Cara tersebut yang dinilai ulama Sumbar bertentangan dengan makna kehadiran bulan Ramadhan yang mesti disambut dengan keimanan, keilmuan dan ketaatan.

Buya juga menghimbau agar pemerintah daerah tidak lagi melihat ini dari sudut pariwisata semata karena kemerosotan akhlaq di Sumbar, sudah sangat memprihatinkan.

Walaupun sudah dilarang, tradisi itu hingga kini, tetap bertahan di masyarakat Minang. Banyak tempat-tempat wisata pemandian yang dijadikan sebagai lokasi balimau.

Di Padang, warga menyerbu lokasi pemandian Lubuk Paraku, Lubuk Minturun, dan Batang Kuranji. Lokasi tersebut dijejali ratusan hingga ribuan orang yang hanya ingin mandi-mandi bersama keluarga untuk menyambut bulan puasa.

Tradisi balimau dimulai sore hari hingga menjelang Magrib. Sekitar pukul 17.00 WIB, warga akan berdatangan ke tempat-tempat pemandian umum menggunakan berbagai alat transportasi, sehingga ditempat pemandian umum tersebut terjadi kemacetan panjang. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: daerah,padang,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kenangan Ustaz Abdul Somad Kepada Ipda Auzar Korban Serangan Teroris di Polda Riau

Kenangan Ustaz Abdul Somad Kepada Ipda Auzar Korban Serangan Teroris di Polda Riau

NASIONAL - Ustaz Abdul Somad mengenang almarhum Ipda Auzar, seorang polisi yang menjadi korban tewas serangan bom...

Jalur Jembatan Layang Kelok Sembilan Sumbar Makin Sempit

Jalur Jembatan Layang Kelok Sembilan Sumbar Makin Sempit

Limapuluh Kota - Setelah beberapa kali dilakukan penertiban terhadap pedagang di sepanjang jembatan kelok sembilan,...

Sikap MUI Sumbar Terhadap Serangan Bom Di Gereja Surabaya

Sikap MUI Sumbar Terhadap Serangan Bom Di Gereja Surabaya

PADANG - Teror bom yang terjadi di tiga gereja di Surabaya, Ahad (13/5), turut menjadi perhatian Majelis Ulama...

Inspektorat Pariaman Gelar Sosialisasi TP4D

Inspektorat Pariaman Gelar Sosialisasi TP4D

PARIAMAN - Untuk mendukung pelaksanaan pembangunan Kota Pariaman, Inspektorat Kota Pariaman menggelar acara sosialisasi...

Kemenag Rilis 200 Nama Penceramah Rekomendasi, Ustaz Abdul Somad tak Masuk Daftar?

Kemenag Rilis 200 Nama Penceramah Rekomendasi, Ustaz Abdul Somad tak Masuk Daftar?

NASIONAL - Kementerian Agama (Kemenag) RI telah merilis daftar 200 nama mubalig atau penceramah sebagai upaya...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
minangkabaunews social media