Monday, 20 Aug 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Heboh Pengibaran Bendera Israel di Papua, Ini Kata Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai

Jumat, 18 Mei 2018 - 20:24:47 WIB - 657
Heboh Pengibaran Bendera Israel di Papua, Ini Kata Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai
Video pawai bendera Israel di Papua (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Tokoh Papua yang juga mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menyebut pengibaran bendera berlambang Bintang Daud tidak merujuk pada negara Israel atau konflik Palestina.

Simbol Bintang Daud selalu diasosiasikan dengan lambang negara Israel. Namun menurut Pigai pengibaran bendera Bintang Daud di Papua harus dilihat dalam dua cara pandang. Pertama, lambang Bintang Daud sebagai bendera negara Israel, dan kedua sebagai lambang bangsa Bani Israel.

"Bagi orang Papua pengikut Yesus Kristus memahami Lambang Bintang Daud dalam perspektif yang kedua yaitu lambang Bintang Daud sebagai simbol Bani Israel," ujar Pigai dalam keterangan tertulis, Jumat (18/5) dikutip dari laman CNNIndonesia.com.

Bagi umat kristen, kata Pigai, Bintang Daud adalah lambang yang sangat penting, yakni pengingat akan garis turunan Yesus Kristus sebagai keturunan Raja Daud. Hal itu karena dalam Alkitab, ketika Yesus Lahir di Yerusalem ia disebut sebagai Putra Daud sang juru selamat.

"Inilah puncak deklarasi atau penyataan tauhid tentang Yesus dan Daud dimana lambang Daud tidak bisa dipisah-pisahkan. Kenyataan Alkitab, kata-kata kitab suci yang dihayati umat nasrani dan dihargai oleh agama-agama lainnya,"kata Pigai.

Selanjutnya Pigai menegaskan, lambang Daud amat penting sebagai panji-panji kebesaran bangsa Israel, bukan negara Israel. Panji-Panji itu, terang Pigai, melambangkan kebesaran bangsa (Bani) Israel meloloskan diri dari penindasan bangsa Mesir.

Kisah tersebut kata Pigai, erat dengan yang dirasakan oleh masyarakat Papua yang hidup dalam penderitaan karena penangkapan, penganiayaan, pembunuhan, kematian, kemiskinan, dan kebodohan.

"Mereka menghayati bahwa bangsa Papua akan melepaskan diri dari belenggu kejahatan dengan jalan keselamatan yang ditempuh Musa dan Bani Israel. Yesus Kristus sebagai keturunan Daud adalah satu-satunya penyelamat Kristen. Oleh karena itulah, lambang Bintang Daud simbol Bani Israel selalu berkibar terus menerus," tutur dia.

Selain itu Pigai juga menilai negara cenderung kurang peduli terhadap nasib rakyat Papua, dan malah mempedulikan nasib negara lain. Padahal, banyak bukti yang menunjukkan ancaman genosida di tanah Papua.

Namun, menurut Pigai, mayoritas masyarakat Indonesia tidak pernah bersuara atas penderitaan rakyat Papua. Ia menilai seakan-akan rakyat Indonesia turut membiarkan penderitaan di sana.

"Itulah salah satu tamparan keras terhadap ketidakpedulian dan kurangnya rasa empati kemanusiaan terhadap orang Papua yang menderita dibanding memberi perhatian terhadap bangsa lain," ujarnya.

Konflik Palestina

Ia menegaskan pengibaran bendera Israel di Papua tidak boleh hanya dilihat dari sudut pandang politik terkait konflik Israel dan Palestina. Hal itu harus dilihat dari perspektif agama kristen yaitu bendera Israel dalam konteks bintang Daud.

Pemerintah dan Kepolisian, menurutnya, tidak bisa melarang lambang umat Kristen yang tertulis dalam kitab sucinya. Hal itu, terang Pigai, sama saja dengan melarang ajaran agama yang diyakininya.

Apalagi kata dia, bendera dengan lambang Bintang Daud tak melulu merujuk pada negara Israel, tapi juga bangsa Bani Israel.

"Kepolisian juga berlaku adil, lambang bendera Palestina bagi umat muslim boleh berkibar tetapi lambang bani Israel bagi umat kristen dilarang. Lambang Bintang Daud bukan bendera Israel saja tapi bendera tauhid bangsa Israel yang tertulis dalam aqidah agama Kristen," ujar Pigai. (cn)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag:

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Gatot-Cak Imin, Peluang Poros Ketiga di Pilpres 2019 Semakin Terbuka?

Gatot-Cak Imin, Peluang Poros Ketiga di Pilpres 2019 Semakin Terbuka?

POLITIK - Ketua Umum Keluarga Besar Perhimpunan Pelajar Indonesia (KB PII) Nasrullah Larada mengatakan, terbentuknya...

14 Atlet Sumbar Perkuat Indonesia di Ajang Asian Games 2018, Kadispora Sumbar Beri Support

14 Atlet Sumbar Perkuat Indonesia di Ajang Asian Games 2018, Kadispora Sumbar Beri Support

JAKARTA - Sebanyak 14 atlet Sumatera Barat dipanggil mengikuti Pelatnas untuk memperkuat tim Indonesia diajang Asian...

Tiba-tiba Sidak ke Ruangan Bagian Humas, Bupati Pasbar Syahiran Lakukan Hal Ini

Tiba-tiba Sidak ke Ruangan Bagian Humas, Bupati Pasbar Syahiran Lakukan Hal Ini

PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat (Pasbar). Syahiran, Kamis (9/8/2018) sekira pukul 14.30 Wib tiba-tiba menyambangi...

Bocah 8 Tahun Warga Kinali Pasaman Barat Dilaporkan Hilang

Bocah 8 Tahun Warga Kinali Pasaman Barat Dilaporkan Hilang

PASAMAN BARAT - Seorang anak usia 8 tahun siswa SD 03 Kinali, warga Jorong Bandua Balai, Kecamatan Kinali, Kabupaten...

DPRD Kota Pariaman Tetapkan Genius-Mardison Sebagai Wako dan Wawako 2018-2023

DPRD Kota Pariaman Tetapkan Genius-Mardison Sebagai Wako dan Wawako 2018-2023

PARIAMAN --Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman gelar rapat paripurna pengumuman Penetapan Walikota dan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media