Sunday, 21 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Ekonomi

Rupiah Pagi ini Dibuka, di Rp14.175 per Dolar AS, Diramal Kian Terperosok

Senin, 21 Mei 2018 - 10:46:11 WIB - 391
Rupiah Pagi ini Dibuka, di Rp14.175 per Dolar AS, Diramal Kian Terperosok
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


EKONOMI - Nilai tukar rupiah kembali melemah di posisi Rp14.175 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (21/5). Posisi rupiah ini melemah 0,13 persen atau 19 poin dari penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (18/5) di angka Rp14.156 per dolar AS.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memproyeksi rupiah akan kembali melanjutkan pelemahan pada hari ini karena besarnya sentimen global terhadap rupiah.

Dari global, pengaruh perkiraan imbal hasil obligasi AS (US Treasury) yang cenderung meningkat dipastikan akan membuat dolar AS kian perkasa dan rupiah tertahan di zona lemah. "Faktor ini yang menahan dana asing masuk ke pasar berkembang, termasuk Indonesia," ujarnya Dikutip dari laman CNNIndonesia.com,

Hal ini membuat sentimen domestik dari Bank Indonesia (BI) yang telah mengerek suku bunga acuannya (7 Days Reverse Repo Rate/7DRRR) sebanyak 25 basis poin menjadi 4,5 persen menjadi tak ampuh dalam menguatkan rupiah.

Begitu pula dengan sentimen domestik yang dibangun oleh pemerintah, melalui kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 dengan defisit yang masih di bawah target. Namun, sentimen tersebut lagi-lagi diperkirakan belum bisa menguatkan rupiah.

"Masih dominannya penguatan dolar membuat laju rupiah kembali kehilangan momen untuk terapresiasi," katanya.

Sejalan dengan rupiah, mayoritas mata uang negara di kawasan Asia juga melemah pada pembukaan perdagangan hari ini. Won Korea Selatan melemah 0,34 persen, yen Jepang minus 0,21 persen, peso Filipina minus 0,11 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,07 persen.

Hanya renmimbi China dan baht Thailand yang berhasil dibuka menguat masing-masing 0,02 persen dan 0,07 persen dari dolar AS.

Sementara mata uang negara maju bergerak variasi. Euro Eropa melemah 0,13 persen dan pound sterling Inggris minus 0,05 persen. Namun, dolar Kanada menguat 0,1 persen, dolar Australia 0,24 persen dan rubel Rusia 0,07 persen. (cn)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag: bisnis,ekonomi,indonesia,internasional,metro

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Resmikan SMKN 1 Koto Balingka, Gubernur Sumbar Sampaikan Rasa Prihatinan Terhadap Dunia Pendidikan

Resmikan SMKN 1 Koto Balingka, Gubernur Sumbar Sampaikan Rasa Prihatinan Terhadap Dunia Pendidikan

PASAMAN BARAT - Kegiatan peresmian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Koto Balingka, Kenagarian Parit Kecamatan...

194 Napi di Lapas Kelas II Karan Aur Pariaman Gunakan Hak Pilih

194 Napi di Lapas Kelas II Karan Aur Pariaman Gunakan Hak Pilih

PARIAMAN - 194 Napi (Narapidana) di Lapas Kelas II Karan Aur Pariaman gunakan hak pilihnya (DPTB 191+3 DPK) pada Rabu...

Budidaya Udang Air Tawar, Warga Agam Meraup Untung Puluhan Juta Per Bulannya

Budidaya Udang Air Tawar, Warga Agam Meraup Untung Puluhan Juta Per Bulannya

AGAM - Budidaya Udang air tawar seorang warga Alai, Jorong Muko-Muko, kenagarian Koto Malintang, Kecamatan Tanjung...

Walikota Padang Panjang: Anak-anak Merupakan Generasi Penerang Bagi Umat Muslim

Walikota Padang Panjang: Anak-anak Merupakan Generasi Penerang Bagi Umat Muslim

PADANG PANJANG - Bertemakan "Dengan Kompre Hafalan dan Wisuda Tahfizh, Kita Tumbuhkan Minat Menghafal Al Quran...

Rapat Internal PPID, Kominfo Harapkan OPD dan UPTD Dapat Membantu dan Menunjang PPID Utama

Rapat Internal PPID, Kominfo Harapkan OPD dan UPTD Dapat Membantu dan Menunjang PPID Utama

PADANG PANJANG - Wujudkan keterbukaan Informasi Publik, sebagaimana diamanahkan dalam UU No.14 Tahun 2018, Dinas...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media