Friday, 22 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Ekonomi

Rupiah Pagi ini Dibuka, di Rp14.175 per Dolar AS, Diramal Kian Terperosok

Senin, 21 Mei 2018 - 10:46:11 WIB - 344
Rupiah Pagi ini Dibuka, di Rp14.175 per Dolar AS, Diramal Kian Terperosok
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


EKONOMI - Nilai tukar rupiah kembali melemah di posisi Rp14.175 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (21/5). Posisi rupiah ini melemah 0,13 persen atau 19 poin dari penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (18/5) di angka Rp14.156 per dolar AS.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memproyeksi rupiah akan kembali melanjutkan pelemahan pada hari ini karena besarnya sentimen global terhadap rupiah.

Dari global, pengaruh perkiraan imbal hasil obligasi AS (US Treasury) yang cenderung meningkat dipastikan akan membuat dolar AS kian perkasa dan rupiah tertahan di zona lemah. "Faktor ini yang menahan dana asing masuk ke pasar berkembang, termasuk Indonesia," ujarnya Dikutip dari laman CNNIndonesia.com,

Hal ini membuat sentimen domestik dari Bank Indonesia (BI) yang telah mengerek suku bunga acuannya (7 Days Reverse Repo Rate/7DRRR) sebanyak 25 basis poin menjadi 4,5 persen menjadi tak ampuh dalam menguatkan rupiah.

Begitu pula dengan sentimen domestik yang dibangun oleh pemerintah, melalui kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 dengan defisit yang masih di bawah target. Namun, sentimen tersebut lagi-lagi diperkirakan belum bisa menguatkan rupiah.

"Masih dominannya penguatan dolar membuat laju rupiah kembali kehilangan momen untuk terapresiasi," katanya.

Sejalan dengan rupiah, mayoritas mata uang negara di kawasan Asia juga melemah pada pembukaan perdagangan hari ini. Won Korea Selatan melemah 0,34 persen, yen Jepang minus 0,21 persen, peso Filipina minus 0,11 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,07 persen.

Hanya renmimbi China dan baht Thailand yang berhasil dibuka menguat masing-masing 0,02 persen dan 0,07 persen dari dolar AS.

Sementara mata uang negara maju bergerak variasi. Euro Eropa melemah 0,13 persen dan pound sterling Inggris minus 0,05 persen. Namun, dolar Kanada menguat 0,1 persen, dolar Australia 0,24 persen dan rubel Rusia 0,07 persen. (cn)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag: bisnis,ekonomi,indonesia,internasional,metro

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Prabowo Sebut Kekayaan Indonesia tak Tinggal di Dalam Negeri, Ternyata Begini Faktanya

Prabowo Sebut Kekayaan Indonesia tak Tinggal di Dalam Negeri, Ternyata Begini Faktanya

POLITIK - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mendukung pesatnya perusahaan rintisan atau startup untuk bisa...

Di HPN 2019, Bupati Pasaman Apresiasi Karya Jurnalistik Awak Media Daerahnya

Di HPN 2019, Bupati Pasaman Apresiasi Karya Jurnalistik Awak Media Daerahnya

SURABAYA - Saat memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2019, Bupati Pasaman, H. Yusuf Lubis menyampaikan apresiasi...

8 Kasus Penyakit Menular Ditemukan di Pariaman, Untuk Pencegahan Dinas Kesehatan Lakukan Ini

8 Kasus Penyakit Menular Ditemukan di Pariaman, Untuk Pencegahan Dinas Kesehatan Lakukan Ini

PARIAMAN - Kabid P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Menular Dinkes Kota Pariaman Rio Arisandi menyebutkan ada 8...

Ada Ledakan di Dekat Lokasi Debat Kedua Pilpres, Polisi Pastikan Bukan Ledakan Bom

Ada Ledakan di Dekat Lokasi Debat Kedua Pilpres, Polisi Pastikan Bukan Ledakan Bom

NASIONAL - Ada ledakan di Parkir Timur Senayan, dekat lokasi debat kedua Pilpres, Minggu (17/2/2019) malam. Ledakan itu...

Dishub Mentawai Akan Anggarkan Pembuatan Kapal Baru Sejenis Mentawai Fast

Dishub Mentawai Akan Anggarkan Pembuatan Kapal Baru Sejenis Mentawai Fast

MENTAWAI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Mentawai akan merencanakan penganggaran untuk pembuatan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media