Sunday, 29 Mar 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Kesehatan

Inilah Potensi Penyebab Kanker Melanoma yang Merenggut Nyawa Menantu Hatta Rajasa

Selasa, 22 Mei 2018 - 12:17:10 WIB - 13576
Inilah Potensi Penyebab Kanker Melanoma yang Merenggut Nyawa Menantu Hatta Rajasa
Tahi lalat (Foto: Dok. Istimewa).


KESEHATAN - Salah satu penyebab penyakit kanker kulit yang membuat menantu politikus Hatta Rajasa, Adara Taista meninggal dunia adalah tahi lalat.

Beberapa jenis tahi lalat diketahui bisa menjadi pertanda dari kanker melanoma. Sehingga, penting bagi Anda untuk mengetahui setiap tahi lalat yang ada di kulit serta perkembangannya.

Mengutip dari laman Skin Cancer Foundation pada Selasa (22/5/2018) dokter telah mengembangkan strategi untuk mengenal secara dini penyakit ini. Salah satunya adalah dengan cara ABCDE.

1. Asimetri

Tahi lalat yang tidak berbahaya tidaklah asimetri. Jika Anda menggambar garis di tengahnya, kedua sisinya akan sama dan simetris.

Namun, jika asimetris, bisa jadi itu pertanda pertama untuk risiko terkena kanker melanoma.

2. Border - batasan

Tahi lalat yang jinak memiliki garis batas yang jelas. Sementara, tahi lalat yang berbahaya memiliki garis batas berantakan dan tidak rata.

3. Color - warna

Kebanyakan tahi lalat berwarna cokelat gelap. Warna lain bisa menjadi pertanda melanoma. Seperti merah, putih, atau biru.

4. Diameter

Tahi lalat yang tidak berbahaya memiliki diameter yang lebih kecil daripada yang tidak.

Tahi lalat dengan melanoma berdiameter lebih besar dari seperempat inci atau 6 milimeter. Namun, bisa saja lebih kecil ketika pertama kali terdeteksi.

5. Evolving - berkembang

Tahi lalat yang tidak berbahaya akan terlihat sama dari waktu ke waktu. Mulailah waspada ketika hal itu mulai berkembang dengan bentuk seperti apapum.

Temui dokter apabila ini terjadi. Perubaha seperti ukuran, bentuk, warna, elevasi, ataupu ciri lain seperti pendarahan atau gatal bisa menunjukkan bahaya.

(lp6)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Liputan6.com
Tag: kesehatan,makan

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hari Ini 514 Orang Positif Covid-19 di Indonesia, Tagar #LockDownIndonesia Menggema di Twitter

Hari Ini 514 Orang Positif Covid-19 di Indonesia, Tagar #LockDownIndonesia Menggema di Twitter

NASIONAL - Penutupan akses atau lockdown di suatu wilayah atau negara menjadi salah satu opsi untuk mencegah penularan...

Dianiaya Ayah Kandung dan Ibu Tiri, Bocah 10 Tahun di Limapuluh Kota Alami Luka Bakar

Dianiaya Ayah Kandung dan Ibu Tiri, Bocah 10 Tahun di Limapuluh Kota Alami Luka Bakar

LIMAPULUH KOTA - Pasangan suami istri palaku penganiayaan terhadap anak di bawah umur diamankan polisi. Pelaku bernama...

Bertemu Menteri Agama RI, Bupati Padang Pariaman Pastikan Pembangunan Kampus UIN di Tarok City

Bertemu Menteri Agama RI, Bupati Padang Pariaman Pastikan Pembangunan Kampus UIN di Tarok City

PADANG PARIAMAN - Bertempat di ruangan pertemuan Kementerian Agama RI, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni diterima oleh...

Lepasnya Predator Pedofilia Di LPKS Kasih Ibu Padang, Dapat Mengancam Anak Anak Lainnya

Lepasnya Predator Pedofilia Di LPKS Kasih Ibu Padang, Dapat Mengancam Anak Anak Lainnya

JAKARTA -- KPAI menyesalkan lambatnya penanganan kasus pedofil HS (29) dengn korban dua anak LPKS Kasih Ibu Padang....

Cegah Covid-19, Pemkab Solok Himbau Masyarakat Untuk Waspada

Cegah Covid-19, Pemkab Solok Himbau Masyarakat Untuk Waspada

KABUPATEN SOLOK -- Kemunculan Covid-19, membuat kepanikan dan keresahan ditengah masyarakat. Apalagi vaksin untuk...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu