Wednesday, 12 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Video

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

Minggu, 03 Juni 2018 - 20:07:58 WIB - 2268
Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke


VIDEO - Beberapa hari terakhir viral di media sosial sebuah video warga negara asing (WNA) yang marah-marah akibat suara shalawat. WNA ini mempermasalahkan adanya pengeras suara di mushala yang dirasa mengganggu aktivitasnya.

Menanggapi hal tersebut, Polsek Ciampea yang merupakan bagian dari Polres Bogor pun turun tangan. Polisi menenangkan masyarakat untuk tidak bertindak reaktif serta mempertemukan kedua belah pihak.

"Tokoh masyarakat sekitar, MUI Desa Ciampea, juga WNA dipanggil untuk dipertemukan. Permasalahan diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat," ujar Humas Polres Bogor Bripda Siti Ramawati, Minggu (3/6) dikutip dari laman Republika.co.id

Bripda Rima menyebut polsek melakukan pemeriksaan atas data kewarganegaraan dari WNA tersebut. Pertemuan ini dilakukan awalnya karena polsek mendapat laporan dari warga. Di Kampung Ciampea Hilir, Desa Tegalwaru, Kecakatan Ciampea, Kabupaten Bogor telah terjadi kesalahpahaman antara warga dan WN asal Prancis.

Warga saat itu sedang melaksanakan acara tadarus dan mengaji di Mushala Nurul Jadid. WN Prancis yang merasa terganggu ini menegur ustaz yang memimpin pengajian dan menyebabkan cekcok mulut antarkeduanya.

"Ini kejadian Sabtu (2/6) kemarin. Warga dan ustaz yang sedang mengaji dihampiri oleh WNA itu dan dia marah-marah," katanya.

Frank, nama WN asal Prancis ini menikah dengan wanita Indonesia bernama Asmini. Sang istri pun menjelaskan suaminya mengidap gangguan emosi atau mudah marah.

Dalam proses mediasi, Frank pun menyadari kesalahannya yang sudah marah dan melontarkan ucapan yang tidak sepatutnya. Ia mengaku tidak mengetahui jika di mushala tersebut ada kegiatan umat muslim.

Mediasi pun berakhir dengan Frank meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu. "Ia sadar perilakunya salah. Sudah minta maaf juga dan berjanji tidak mengulangi lagi," ujar Bripda Rima. (rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,nasional,reliji,sosial

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

RSUD Lubuk Sikaping Raih Hasil Terbaik, Ini Kata Bupati

RSUD Lubuk Sikaping Raih Hasil Terbaik, Ini Kata Bupati

PASAMAN - Pemerintah daerah (Pemda) sebagai pemilik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tidak akan tinggal diam dalam...

Tim Gabungan Amankan Kayu Ilegal Loging Di Tonang Talu

Tim Gabungan Amankan Kayu Ilegal Loging Di Tonang Talu

PASAMAN - Sekitar 6 kubik kayu olah berhasil diamankan tim gabungan yang terdiri dari Polisi Kehutanan UPTD KPHL...

Etalase Pahala Di Lubuk Sikaping, Sediakan Makanan Dan Minuman Gratis

Etalase Pahala Di Lubuk Sikaping, Sediakan Makanan Dan Minuman Gratis

PASAMAN - Sebuah etalase sederhana, berada di tepi jalan pusat Kota Lubuk Sikaping yang bersahaja. Etalase itu seolah...

Gerombolan Teroris Bantai 31 Pekerja Jembatan Habema-Mugi Papua

Gerombolan Teroris Bantai 31 Pekerja Jembatan Habema-Mugi Papua

NASIONAL -- Gerombolan teroris melakukan pembantaian massal terhadap 31 pekerja dari PT Istaka Karya (BUMN)Jembatan...

Opini : Pentingnya Peran Humas Dalam Suatu Instansi

Opini : Pentingnya Peran Humas Dalam Suatu Instansi

Oleh : Reskia Hutari Zulfi Nyawa sebuah Instansi Berada Dalam Genggaman Humas Humas atau Public Relation (PR),...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media