Wednesday, 17 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Video

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

Minggu, 03 Juni 2018 - 20:07:58 WIB - 2154
Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke


VIDEO - Beberapa hari terakhir viral di media sosial sebuah video warga negara asing (WNA) yang marah-marah akibat suara shalawat. WNA ini mempermasalahkan adanya pengeras suara di mushala yang dirasa mengganggu aktivitasnya.

Menanggapi hal tersebut, Polsek Ciampea yang merupakan bagian dari Polres Bogor pun turun tangan. Polisi menenangkan masyarakat untuk tidak bertindak reaktif serta mempertemukan kedua belah pihak.

"Tokoh masyarakat sekitar, MUI Desa Ciampea, juga WNA dipanggil untuk dipertemukan. Permasalahan diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat," ujar Humas Polres Bogor Bripda Siti Ramawati, Minggu (3/6) dikutip dari laman Republika.co.id

Bripda Rima menyebut polsek melakukan pemeriksaan atas data kewarganegaraan dari WNA tersebut. Pertemuan ini dilakukan awalnya karena polsek mendapat laporan dari warga. Di Kampung Ciampea Hilir, Desa Tegalwaru, Kecakatan Ciampea, Kabupaten Bogor telah terjadi kesalahpahaman antara warga dan WN asal Prancis.

Warga saat itu sedang melaksanakan acara tadarus dan mengaji di Mushala Nurul Jadid. WN Prancis yang merasa terganggu ini menegur ustaz yang memimpin pengajian dan menyebabkan cekcok mulut antarkeduanya.

"Ini kejadian Sabtu (2/6) kemarin. Warga dan ustaz yang sedang mengaji dihampiri oleh WNA itu dan dia marah-marah," katanya.

Frank, nama WN asal Prancis ini menikah dengan wanita Indonesia bernama Asmini. Sang istri pun menjelaskan suaminya mengidap gangguan emosi atau mudah marah.

Dalam proses mediasi, Frank pun menyadari kesalahannya yang sudah marah dan melontarkan ucapan yang tidak sepatutnya. Ia mengaku tidak mengetahui jika di mushala tersebut ada kegiatan umat muslim.

Mediasi pun berakhir dengan Frank meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu. "Ia sadar perilakunya salah. Sudah minta maaf juga dan berjanji tidak mengulangi lagi," ujar Bripda Rima. (rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,nasional,reliji,sosial

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Liga Champions: Enam Gol Tercipta, Barcelona Taklukkan Tottenham Hotspur

Liga Champions: Enam Gol Tercipta, Barcelona Taklukkan Tottenham Hotspur

BOLA - Barcelona memenangi laga ketat di markas Tottenham Hotspur pada matchday 2 Liga Champions. Enam gol tercipta...

Pidato Game of Thrones Jokowi Disorot Media Asing

Pidato Game of Thrones Jokowi Disorot Media Asing

BALI - Pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengutip serial "Game of Thrones" ramai jadi pembahasan di...

Tingkatkan Kewaspadaan Dini, Damkar Padang Sosialisasikan Perwako tentang APAR

Tingkatkan Kewaspadaan Dini, Damkar Padang Sosialisasikan Perwako tentang APAR

PADANG -- Kabid proteksi dan Pengujian Dinas Damkar Kota Padang mengungkapkan upaya meningkatkan kewaspadaan bencana...

Pasutri Pelaku Curanmor Diringkus Polresta Padang

Pasutri Pelaku Curanmor Diringkus Polresta Padang

PADANG - Opsnal Reskrim Polresta Padang unit IV membekuk pasangan suami istri, MC (38) dan IF (35) warga Koto Tangah,...

Gempa 6,4 SR Guncang Situbondo, 3 Orang Meninggal Dunia

Gempa 6,4 SR Guncang Situbondo, 3 Orang Meninggal Dunia

SITUBONDO - Gempa dengan kekuatan 6,4 skala richter yang mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media