Saturday, 16 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Video

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

Minggu, 03 Juni 2018 - 20:07:58 WIB - 2366
Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke


VIDEO - Beberapa hari terakhir viral di media sosial sebuah video warga negara asing (WNA) yang marah-marah akibat suara shalawat. WNA ini mempermasalahkan adanya pengeras suara di mushala yang dirasa mengganggu aktivitasnya.

Menanggapi hal tersebut, Polsek Ciampea yang merupakan bagian dari Polres Bogor pun turun tangan. Polisi menenangkan masyarakat untuk tidak bertindak reaktif serta mempertemukan kedua belah pihak.

"Tokoh masyarakat sekitar, MUI Desa Ciampea, juga WNA dipanggil untuk dipertemukan. Permasalahan diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat," ujar Humas Polres Bogor Bripda Siti Ramawati, Minggu (3/6) dikutip dari laman Republika.co.id

Bripda Rima menyebut polsek melakukan pemeriksaan atas data kewarganegaraan dari WNA tersebut. Pertemuan ini dilakukan awalnya karena polsek mendapat laporan dari warga. Di Kampung Ciampea Hilir, Desa Tegalwaru, Kecakatan Ciampea, Kabupaten Bogor telah terjadi kesalahpahaman antara warga dan WN asal Prancis.

Warga saat itu sedang melaksanakan acara tadarus dan mengaji di Mushala Nurul Jadid. WN Prancis yang merasa terganggu ini menegur ustaz yang memimpin pengajian dan menyebabkan cekcok mulut antarkeduanya.

"Ini kejadian Sabtu (2/6) kemarin. Warga dan ustaz yang sedang mengaji dihampiri oleh WNA itu dan dia marah-marah," katanya.

Frank, nama WN asal Prancis ini menikah dengan wanita Indonesia bernama Asmini. Sang istri pun menjelaskan suaminya mengidap gangguan emosi atau mudah marah.

Dalam proses mediasi, Frank pun menyadari kesalahannya yang sudah marah dan melontarkan ucapan yang tidak sepatutnya. Ia mengaku tidak mengetahui jika di mushala tersebut ada kegiatan umat muslim.

Mediasi pun berakhir dengan Frank meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu. "Ia sadar perilakunya salah. Sudah minta maaf juga dan berjanji tidak mengulangi lagi," ujar Bripda Rima. (rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,nasional,reliji,sosial

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sijago Merah Mengamuk di Agam, Seorang Nenek Tewas Terbakar

Sijago Merah Mengamuk di Agam, Seorang Nenek Tewas Terbakar

AGAM -- Telah terjadi kebakaran sebuah rumah milik warga Kampuang Pauh, Jorong Pauh Taruko Nagari Koto Malintang,...

Walikota Bukittinggi Minta Satpol PP Meningkatkan Kinerja

Walikota Bukittinggi Minta Satpol PP Meningkatkan Kinerja

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menegaskan, Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar...

Dapat Dana Rp 1,9 Milyar Dari Kemenpar RI, Pemkab Pasaman Segera Rehab Taman Equator Bonjol

Dapat Dana Rp 1,9 Milyar Dari Kemenpar RI, Pemkab Pasaman Segera Rehab Taman Equator Bonjol

PASAMAN -- Pemerintah Kabupaten Pasaman pada Tahun 2019 ini akan melakukan rehabilitasi terhadap salah satu ikon...

Kabar Buat Pencari Kerja, Info Lengkap Calon Pegawai Jalur PPPK

Kabar Buat Pencari Kerja, Info Lengkap Calon Pegawai Jalur PPPK

NASIONAL - Sesuai Pasal 12 Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pekerja Pemerintah dengan...

Kepala Kejari Kepulauan Mentawai: Tahun Ini Ada Beberapa SKPD yang Akan Masuk Dalam Pengawalan

Kepala Kejari Kepulauan Mentawai: Tahun Ini Ada Beberapa SKPD yang Akan Masuk Dalam Pengawalan

MENTAWAI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Mentawai, menggelar Sosialisasi Tim Pengawalan dan Pengaman...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media