Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Video

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

Minggu, 03 Juni 2018 - 20:07:58 WIB - 2538
Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke


VIDEO - Beberapa hari terakhir viral di media sosial sebuah video warga negara asing (WNA) yang marah-marah akibat suara shalawat. WNA ini mempermasalahkan adanya pengeras suara di mushala yang dirasa mengganggu aktivitasnya.

Menanggapi hal tersebut, Polsek Ciampea yang merupakan bagian dari Polres Bogor pun turun tangan. Polisi menenangkan masyarakat untuk tidak bertindak reaktif serta mempertemukan kedua belah pihak.

"Tokoh masyarakat sekitar, MUI Desa Ciampea, juga WNA dipanggil untuk dipertemukan. Permasalahan diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat," ujar Humas Polres Bogor Bripda Siti Ramawati, Minggu (3/6) dikutip dari laman Republika.co.id

Bripda Rima menyebut polsek melakukan pemeriksaan atas data kewarganegaraan dari WNA tersebut. Pertemuan ini dilakukan awalnya karena polsek mendapat laporan dari warga. Di Kampung Ciampea Hilir, Desa Tegalwaru, Kecakatan Ciampea, Kabupaten Bogor telah terjadi kesalahpahaman antara warga dan WN asal Prancis.

Warga saat itu sedang melaksanakan acara tadarus dan mengaji di Mushala Nurul Jadid. WN Prancis yang merasa terganggu ini menegur ustaz yang memimpin pengajian dan menyebabkan cekcok mulut antarkeduanya.

"Ini kejadian Sabtu (2/6) kemarin. Warga dan ustaz yang sedang mengaji dihampiri oleh WNA itu dan dia marah-marah," katanya.

Frank, nama WN asal Prancis ini menikah dengan wanita Indonesia bernama Asmini. Sang istri pun menjelaskan suaminya mengidap gangguan emosi atau mudah marah.

Dalam proses mediasi, Frank pun menyadari kesalahannya yang sudah marah dan melontarkan ucapan yang tidak sepatutnya. Ia mengaku tidak mengetahui jika di mushala tersebut ada kegiatan umat muslim.

Mediasi pun berakhir dengan Frank meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu. "Ia sadar perilakunya salah. Sudah minta maaf juga dan berjanji tidak mengulangi lagi," ujar Bripda Rima. (rep)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,nasional,reliji,sosial

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Shalat Ied di Pessel Akan Dipusatkan di Stadion H. Ilyas Yakoub Painan

Shalat Ied di Pessel Akan Dipusatkan di Stadion H. Ilyas Yakoub Painan

PESISIR SELATAN - Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1440 H bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan bakal dipusatkan...

Longsor Terjadi di Jorong Bantiang Agam, Akibat Curah Hujan Yang Tinggi

Longsor Terjadi di Jorong Bantiang Agam, Akibat Curah Hujan Yang Tinggi

AGAM - Curah hujan yang cukup tinggi di sebagian wilayah Kabupaten Agam, Sumatra Barat, (Sumbar), mengakibatkan terjadi...

Rumah Warga Jundul Rawang Padang Terendam Banjir Hingga Selutut

Rumah Warga Jundul Rawang Padang Terendam Banjir Hingga Selutut

PADANG - Hujan yang mengguyur Kota Padang, Sumbar sekitar pukul 14.30 WIB, dengan intensitas lebat hingga pukul 17.00...

Usai Sidang Perdana, Mantan Kepala SMAN 1 Sungai Limau Langsung Ditahan Majelis Hakim

Usai Sidang Perdana, Mantan Kepala SMAN 1 Sungai Limau Langsung Ditahan Majelis Hakim

PADANG - Diduga melakukan tindak pidana berupa pungutan liar (pungli), terhadap para siswa kelas 12. Mantan Kepala...

Kasat Narkoba Polres Bukittinggi: Waspada !!! Pelajar Jadi Target Pengedaran Narkoba

Kasat Narkoba Polres Bukittinggi: Waspada !!! Pelajar Jadi Target Pengedaran Narkoba

BUKITTINGGI - Satnarkoba Polres Bukittinggi yang langsung dipimpin Kasat Narkoba Polres Bukittinggi AKP. Pradipta Putra...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media