Wednesday, 20 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Opini

Hotel Halal Alternatif Tempat Bermalam Pemudik

Minggu, 10 Juni 2018 - 21:16:52 WIB - 701
Hotel Halal Alternatif Tempat Bermalam Pemudik
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


Oleh: Abdullah Amrin, SE.,M.M.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun 2018 , pada umumnya okupansi hotel atau tingkat hunian kamar hotel mengalami penurunan terutama di Jakarta kecuali hotel yang berada di daearah wisata Bali yang penurunannya tidak terlalu besar, hal itu disebabkan banyaknya masyarakat yang melakukan kegiatan silaturahmi dengan cara berkumpul di rumah dengan keluarga.

Peningkatan okupansi akan terjadi mulai mulai H-7 hingga H+7 Idul Fitri 1438 Hijriah, dimana hotel memasuki very peak season, dalam kondisi tersebut manajemen hotel baik hotel Konvensional maupun Hotel Halal biasanya akan melakukan surcharge (tarif tambahan).

Apa itu hotel halal

Hotel Syariah atau Hotel Halal adalah hotel sebagaimana lazimnya hotel konvensional, yang operasional dan layanannya telah menyesuaikan dengan prinsip-prinsip Islam atau pedoman ajaran Islam, guna memberikan suasana tenteram, nyaman, sehat, dan bersahabat yang dibutuhkan tamu, baik muslim maupun non-muslim.
Operasional Hotel Syariah atau Hotel Halal secara umum tidak berbeda dengan hotel-hotel lainnya, tetap tunduk kepada peraturan Pemerintah, tetap buka 24 jam, tanpa interupsi. Pemasaranya pun terbuka bagi semua kalangan, baik muslim maupun non-muslim.

Penyajian makanan dan minuman menggunakan bahan-bahan halal yang telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta yang berguna bagi kesehatan. Sajian minuman dihindarkan dari kandungan alkohol. Standard pelayanan Hotel Syariah atau Hotel Halal adalah keramah tamahan, lembut, kesediaan untuk membantu, sopan dan bermoral.

Manajamen Hotel Syariah

Apakah ada perbedaan antara manajemn Hotel Syariah atau Hotel Halal dengan hotel konvensional. Secara umum baik hotel berbintang konvensional maupun hotel berbintang Islam , biasanya memiliki 9 Departemen. Yaitu:

A. Front Office Departemen
B. Food and Beverage Department
C. Housekeeping Department
D. Accounting departement
F. Personalia/HRD Department
G. Engineering Department
H. Marketing department
I. Purchasing department
J. Security Department

a. Front Office Departemen adalah salah satu departemen di hotel yang bertugas berhubungan langsung dengan para tamu hotel yaitu menerima pemesanan kamar tamu, menerima pendaftaran tamu, maupun memberikan informasi yang diinginkan tamu.

Departemen ini merupakan gerbang utama atau pintu pertama yang memberikan kesan pertama bagi tamu ketika tamu hendak check in.

Menghormati tamu itu dilakukan dengan cara segera menyambutnya dengan wajah senang, perkataan yang baik, dan menghidangkan makanan seperti come to drink. Hendaklah ia segera memberi pelayanan yang mudah dilakukannya tanpa memaksakan diri.

Devisi atau atau bagian yang terdapat dalam departemen Front Office, terdiri dari :
1. Reservation
2. Reception
3. Telephone Operator
4. Front office Cashier
5. Uniform Service / Concierge
6. Information section
7. Guest relation officer

b. Food and Beverage department adalah bagian atau departemen hotel yang bertanggung jawab dalam hal yang berkaitan dengan mengolah dan menyediakan makanan, minuman serta bertugas memberikan pelayanan kepada tamu pada saat makan di restaurant. Dalam Hotel Syariah atau Hotel Halal departemen Food and Beverage harus memperhatikan rambu-rambu yang diberikan oleh Allah SWT. Yaitu :

1. Bahan makanan dan minuman haruslah yang halal dari segi agama dan baik dari segi gizi dan kesehatan, sebagaimana Firman Allah SWT. Dalam surat-surat berikut :

"Hai sekalian manusia! Makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu"
(QS. al-Baqarah [2]: 168).

"Hai orang yang beriman! Makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah" (QS. al-Baqarah [2]: 172).

"Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari yang Allah telah rezkikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya" (QS. al- Maidah [5]: 88).

"Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya menyembah" (QS. an-Nahl [16]: 114).

2. Menghindari bahan makanan dan minimuan yang diharamkan dalam Islam, seperti : daging hewan yang diharamkan oleh Allah SWT, makanan dan minuman yang memabukan dan mengandung al-kohol. Sebagaimana Firman Allah SWT. Dalam surat-surat sebagai berikut :

"Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Akan tetapi, barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang" (QS. al-Baqarah [2]: 173).

"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai,darah, daging babi, (da-ging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul,yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu memakan hewan) yang disembelih untuk berhala." (QS. al-Maidah [5]: 3).

"Katakanlah: Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, darah yang mengalir, atau daging babi karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas,maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang" (QS. al-Anam [6]: 145).

3. Kebersihan dan wadah memasak, dimana dalam sistem Islam kebersihan bahan makanan dan wadah harus terjaga (hygine), Wadah harus bersih dan terhindar dari najis. Sebagaimana Firman Allah SWT. Dalam surat-surat berikut :

"... dan ia (Nabi) mengharamkan bagi mereka segala yang buruk..." (QS. al-Araf [7]: 157).

Maksud buruk (khabaits) di sini menurut ulama adalah najis.

"...Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan..." (QS. al-Baqarah [2]:195)

4. Menghindari bahan makan dan minuman yang diragukan ke-halalan dan kebaikkannya. Sebagaimana hadist tersebut dibawah ini.

"Yang halal itu sudah jelas dan yang haram pun sudah jelas; dan di antara keduanya ada hal-hal yang (syubhat) samar-samar, tidak jelas halal haramnya), kebanyakan manusia tidak mengetahui hukumnya. Barang siapa hati-hati dari perkara syubhat, sungguh ia telah menye-lamatkan agama dan harga dirinya..." (HR. Muslim).

Menurut kaidah Fiqih mengenai makanan dan minuman berdasarkan hal-hal berikut ini :

"Hukum asal sesuatu yang bermanfaat adalah boleh dan hukum asal sesuatu yang berbahaya adalah haram".

"Hukum asal mengenai sesuatu adalah boleh selama tidak ada dalil muktabar yang mengharamkanya"

Dalam departemen Food & Beverage terdiri dari beberapa bagian diantara lain :

a. Food & Beverage Production

Food & Beverage Production adalah bagian yang bertugas mengolah bahan makanan menjadi bahan matang untuk disediakan kepada para tamu hotel.

b. Food & Beverage Service

Food & Beverage Service adalah suatu bentuk pelayanan yang diberikan hotel berupa pengantaran order tamu. Food & Beverage Service dibagi menjadi dua bagian lagi yaitu :
- Food Service
- Beverage Service

c. Housekeeping Department adalah departemen hotel yang bertanggung jawab atas seluruh kebersihan hotel baik dalam ruangan maupun public area serta membersihkan berbagai fasilitas hotel. Dalam Islam departemen ini sangat penting sebagaimana Firman Allah SWT. Dan Hadist Nabi Muhammad SAW. Islam sangat memperhatikan kebersihan lingkungan, bagi kaum muslim wajib membersihkan lingkungan dimana mereka hidup dari hal-hal yang membahayakan, dari semua najis dan bau-bau yang tidak sedap dan dari segala sesuatu yang menjijikkan.

Rasulullah SAW bersabda "Ath-Thuhur syathrul Iman" (kesucian itu adalah sebagian dari iman). Bahkan dalam kitab-kitab fiqih pun, para ulama selalu menempatkan "Bab Thaharah" (Bab tentang kesucian) pada bab pertama dalam kitab-kitab mereka.

Housekeeping terbagi atas beberapa seksi antara lain :

a. Floor Section
b. Public Area Section
c. Linen/Uniform Section
d. Laundry Section yakni: Valet, Washer, Presser, Marker, Checker
e. Gardener Section
f. Florist Section
g. Recreation / Swimming pool section

d. Accounting departement adalah suatu departemen hotel yang bertanggung jawab atas masalah pencatatan keuangan hotel baik pengeluaran maupun pendapatan keuangan di hotel. Para pelaksana di bidang akuntansi harus memperhatikan Firman Allah SWT dalam surat sebagai berikut :

(Al-Baqarah : 282).

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah (berjual beli, hutang piutang, atau sewa menyewa dan sebagainya) tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskanny. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar.

Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya.

Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur.

Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya.

Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu.
(Tulislah muamalahmu itu), kecuali jika muamalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, Maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan.

Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu. "

e. Departemen Personalia adalah suatu departemen hotel yang bertugas menyeleksi, menerima dan menempatkan karyawan/trainee sesuai dengan bidang keahliannya (the right man and the right place), serta menangani masalah yang dihadapi karyawan.Sebuah hadist menegaskan bahwa kesalahan penempatan seseorang dapat menimbulkan suatu kehancuran organisasi.

Manusia diberi akal dan kemampuan oleh Allah SWT untuk berfikir agar mampu mempersiapkan diri untuk mendidik diri sendiri dan lingkungannya. Kualitas diri seseorang meliputi kualitas jasmaniah dan kualitas rohaniah. Kualitas jasmaniah ditentukan oleh kualitas kebutuhan jasmani yang dapat dipenuhi berupa kebutuhan pangan, sandang maupun papan.

Sedangkan kebutuhan rohaniah adalah kecerdasan berfikir, kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan dan kesadaran sebagai hamba Allah SWT yang siap mengabdi setiap saat.

Allah SWT memberikan kekuatan berupa sumber daya yang tangguh kepada setiap diri manusia. Tinggal bagaimana kita dapat memanfaatkan sumber daya tersebut dengan sebaik-baiknya, mendayagunakan secara maksimal untuk mencapai kesejahteraan, kebahagiaan dan kemakmuran umat manusia.

Kita kutip perkataan dari Saydina Umar R.A. yaitu, "Janganlah seseorang diantara kalian berpangku tangan dari mencari rezeki seraya berdoa, Ya Allah berilah aku rezeki". "Ketahuilah langit itu tidak akan hujan emas".

Pelajaran yang dapat kita ambil dari perkataan Saydina Umar R.A tersebut, yaitu beliau melarang setiap manusia menyiakan potensi yang telah diberikan Allah dan melarang siapapun berpangku tangan hanya dengan mengandalkan doa semata.

Orang yang tidak menggunakan potensi pada dirinya berarti dia telah melakukan suatu perbuatan yang tidak terpuji dan mendatangkan suatu kerugian bagi dirinya, yang mengebabkan dirinya sengsara, karena kebahagian tidak akan datang dengan sendirinya.

Allah hanya akan memberikan kekuasaan dan kebahagian kepada orang-orang yang mau dan dapat memanfaatkan potensinya, yang mau bekerja keras, yang mau berfikir keras, yang mau berbuat atau melakukan sesuatu dan beriman kepada Allah.

f. Engineering Department adalah suatu departemen hotel yang bertanggung jawab untuk menangani perawatan maupun perbaikan atas semua alat-alat serta mesin yang ada di hotel apabila mengalami kerusakan.

g. Marketing department adalah suatu bagian yang bertugas mempromosikan dan memasarkan hotel kepada masyarakat maupun calon pelanggan potensial agar setiap tahunnya mengalami peningkatan atas tamu-tamu yang menginap dan menggunakan fasilitas-fasilitas hotel. Departemen pemasaran ini, harus bisa mengembangkan kegiatan promosinya tidak hanya secara langsung akan tetapi juga dengan media online. Saat ini, perusahaan mempergunakan sarana komunikasi internet untuk melakukan penjualan produk jasa melalui jaringan internet sosial seperti halnya Facebook. Ini akan membedakan dalam hal biaya pemasaran dan komisi penjualan yang akan dikenakan, sehingga akan menghemat biaya.

Di dalam teknologi internet diperkenalkan konsep biaya transaksi. Yang di dalamnya mengandung biaya pencarian untuk para pembeli dan penjual. Selain itu, teknologi internet juga memberikan infrastruktur untuk keseluruhan bisnis karena teknologi dan standar teknologinya bisa juga digunakan untuk melancarkan informasi dari satu bagian ke bagian lainnya.

Pemasaran dalam fiqih Islam disebut Wakalah yaitu segala aktivitas kegiatan bisnis dalam bentuk kegiatan penciptaan nilai ( Value-Creating activities) yang dilandasi atas:

1. kejujuran
2. Keadilan
3. keterbukaan dan
4. keikhlasan
5. sesuai prinsip akad bermuamalah Islami.

Firman Allah dalam Surat Shaad : 24.

"Sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang bersyarikat (berbisnis) itu sebagian dari mereka berbuat zalim kepada sebagian yang lain, kecuali orang beriman dan mengerjakan amal saleh,
dan amat sedikit mereka itu.
"

h. Purchasing department adalah suatu bagian yang bertanggung jawab atas keseluruhan pembelian pengadaan serta semua kebutuhan hotel.

i. Security Department adalah suatu bagian yang bertugas menjaga keamanan hotel maupun tamu selama menginap (24 jam).


Kriteria Hotel Syariah atau Hotel Halal

Kriteria-kriteria yang harus digunakan dan dilakukan oleh Hotel Syariah atau Hotel Halal adalah sebagai berikut :

1. Syiar dan Tampilan

a. Pakaian para pekerja dan karyawan adalah pakaian islami dan menutup aurat, bukan hanya mereka yang dipajang di bagian depan sebagai customer service atau petugas reception misalnya. Namun juga semua karyawan termasuk cleaning service dan juru masuk yang jauh di sudut hotel. Ini menunjukkan semangat manajemen hotel dalam menjalankan Islam bagi para karyawannya.

Q.S. Al-Ahzab ayat 59

"Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka" yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

b. Interior hotel dan ruangan kamar berdesain islami, yang tidak harus selalu dikaitkan dengan budaya timur tengah. Namun bisa jadi ada gambar atau tulisan yang mengingatkan tentang sejarah islam, kebudayaan islam atau bahkan tokoh-tokoh Islam. Lebih bagus juga ditulis kalimat-kalimat inspiratif dan motivatif.

c. Membudayakan salam dimana-mana secara khusus kepada para tamu. Berusaha ramah dalam setiap kesempatan, dengan niatan memasukan kebahagiaan di hati saudaranya. Senyum tulus penuh makna sedekah, bukan rutinitas yang menjemukan.

d. Di lobby dan lorong-lorong hotel, jika diperlukan bisa dilantunkan tilawah pada saat-saat tertentu, atau dzikul al matsurat, ceramah kegamaan ringan, atau setidaknya adalah nasyid dan lagu islami yang menggugah dan menenangkan hati.

2. Fasilitas

a. Kamar yang difasilitasi peralatan ibadah seperti mukena, sarung, sajadah dan juga mushaf. Tidak lupa arah kiblat ditentukan dengan jelas.

b. Stasiun TV dan fasilitas hot spot diberikan filter pengaman yang baik, sehingga yang bisa diakses hanyalah stasiun yang tidak memunculkan gambar dan tayangan yang negatif.

c. Hotel dilengkapi dengan masjid yang nyaman dan representatif. Apalagi jika sejak awal memang akan diperuntukkan kegiatan-kegiatan besar seperti seminar, diklat dan penataran yang mempunyai jadwal ibadah khusus, maka masjid besar merupakan hal yang tak terelakkan. Bukan sekedar mushola kecil di pojok hotel, dan akan lebih baik jika masjid tidak terlampau masuk ke dalam sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar.

d. Ada fasilitas kolam renang tertutup khusus buat muslimah. Jika tidak memungkinkan dibuat penjadwalan khusus waktu berenang khusus muslimah. Namun tentu saja harus diupayakan tidak pada tempat yang benar-benar terbuka dan leluasa diakses sebagaimana layaknya kolam renang hotel secara umum.

e. Tidak ada fasilitas, seperti music room, night club, pijat SPA yang plus-plus, dan tentu saja tidak tersedianya lagi makanan dan minuman favorit di hotel kebanyakan seperti wine dan wiskhy.

3. Usaha Binis Haram

beberapa usaha bisnis yang haram untuk dilakoni menurut ajaran Islam misalnya perdagangan alcohol, judi, lokalisasi dan sebagainya . Jenis-jenis usaha seperti itu dilarang atau diharamkan. Upaya larangan semacam itu dengan mengkategorikannya sebagai usaha bisnis yang haram disebabkan memang pada dasarnya usaha bisnis itu lebih banyak mudharatnya dibanding manfaatnya.

Q.S Al-Baqarah ayat 219

219. me reka bertanya kepadamu tentang khamar[136] dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir.

Q.S Al-Maidah ayat 90

90. Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

4. Ibadah dan Dakwah

a. Sudah disebutkan sebelumnya adanya masjid yang nyaman. Namun tentu saja masjid ini harus dilengkapi dengan sarana lain untuk menunjang kekhusyukan dan kelengkapan ibadah, mulai karpet yang nyaman, pendingin ruang, mukena yang bersih dan dirawat secara teratur, dan tentu saja penyediaan mushaf dan buku-buku Islami.

b. Perlu ada bagian khusus di Hotel yang mengurusi masalah kecerdasan spiritual para karyawannya. Maka perlu diadakan pengajian rutin karyawan, dan juga pelatihan-pelatihan islami untuk menambah penghayatan akan keindahan Islam.

c. Ada bagian khusus, mungkin Takmir Masjid yang mengadakan kegiatan dakwah secara eksternal. Bukan hanya sekedar pembinaan internal bagi karyawan, namun juga kegiatan yang berskala eksternal dan bisa dinikmati masyarakat banyak. Misalnya pengajian tiap ahad pagi, kegiatan ramadhan, idul adha, bahkan seminar-seminar keislaman bagi masyarakat.

5. Kebijakan dan Peraturan

a. Dimulai dari peraturan khusus kepada para tamu untuk senantiasa menjaga adab dan akhlak Islami. Dimulai dari aturan check in yang harus dipastikan bahwa pasangan lain jenis haruslah suami istri sah, yang bisa dideteksi dengan KTP atau bukti nikah lainnya. Begitu pula larangan untuk membawa hal-hal yang mengandung unsur kemaksiatan dan pelanggaran.

b. Peraturan untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan harus diperjelas, sehingga tidak banyak yang berlalu-lalang tanpa tujuan di sebuah hotel, terlebih lagi jika sudah sampai mengganggu kenyamanan penghuni hotel.

6. Manajerial dan Keuangan

a. Jajaran manajemen hotel harus dilengkapi dengan semacam Konsultan Islam atau Pengawas Islam yang bertugas memberikan masukan baik diminta ataupun tidak tentang pengelolaan Hotel Syariah atau Hotel Halal

b. Seluruh modal yang didapatkan harus berasal dari pinjaman atau pembiayaan bank yang memenuhi unsur dan syarat Islam, baik dengan skema investasi mudhorobah ataupun murobahah. Hal ini dilakukan untuk menghindari dana-dana yang sudah tercampur dengan riba.

c. Gaji Karyawan harus senantiasa dibayar tepat pada waktunya, dengan benar-benar memberikan gaji yang layak bahkan di atas standar lainnya jika diperlukan. Tidak lupa perlu juga ada pemotongan zakat bagi yang telah memenuhi syarat.

Dari Abdullah bin Umar, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

أَعْطُوا الأَجِيرَ أَجْرَهُ قَبْلَ أَنْ يَجِفَّ عَرَقُهُ

"Berikan kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering." (HR. Ibnu Majah, shahih)

d. Manajemen Hotel harus mengalokasikan khusus dana zakat dan sedekah dari penghasilan yang di dapatkan, baik untuk kepentingan dakwah maupun sosial ( corporate social responsibility).

Q.S. Al-Baqarah ayat : 267

267. Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, Padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Q.S Al-Taubah ayat 103

103. ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.

Zakat hal yang penting dalam perkembangan dikarenakan memiliki banyak hikmah , diantaranya yaitu :

1. Menghindari kesenjangan sosial membersihkan dan mengikis akhlak yang buruk

2. Untuk pengembangan potensi umat

3. Menambah pendapatan Negara untuk proyek yang berguna bagi umat

4. Menjadi unsur penting dalam mewujudkan keseimbangan distribusi harta dan keseimbangan tanggung jawab individu dalam masyarakat.

5. Secara khusus, perlu ada kebijakan keringanan bagi organisasi dan lembaga Islam yang menyelenggarakan kegiatan Islam dan dakwah di Hotelnya.


Beberapa kendala perkembangan Hotel Halal

Walaupun saat ini perkembangan berbasis Islam sedang mengalami peningkatan yang cukup signifikan, namun perkembangan khususnya di bidang perhotelan masih kurang diminati. Hal ini dikarenakan, sebagai berikut:

a. Belum adanya hukum agama yang jelas terhadap Hotel Syariah atau Hotel Halal

b. Masyarakat banyak yang beranggapan bahwasanya hotel konvensional dan Hotel Syariah atau Hotel Halal adalah sama.

c. Masih kurangnya promosi yang dilakukan oleh Hotel Syariah atau Hotel Halal

d. Belum ada dukungan dari Ormas ( Organisasi Masyarakat ) islam

e. Kurangnya fasilitas yang dapat menarik perhatian masyarakat.

f. Adanya anggapan bahwasanya Hotel Syariah atau Hotel Halal hanya khusus untuk agama islam

g. Perlu biaya yang relative cukup besar untuk membuat fasilitas di Hotel Syariah atau Hotel Halal , contoh :

- Kolam renang terpisah
- Fitness atau gym center terpisah
- Pembangunan mushola / masjid

h. Belum ada nya Dewan pengawas Islam yang memahami sistem operasional hotel secara utuh

Hotel halal memberikan tempat istirahat yang aman dan tentram di hati para pemudik yang akan bersilaturahmi ke kampung halaman. (*)


*/ Penulis adalah Kepala Program Study Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Risiko dan Asuransi. Penulis buku "Asuransi Pariwisata dan Peluang Pariwisata Syariah". Email: amrin@stimra.ac.id

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Reza s.
Tag: bukittinggi,daerah,metro,opini,padang,pos-polisi,reliji,riau,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tim Asesor BAN-PT Akan Visitasi Jurusan Perbankan Syraiah IAIN Batusangkar, 10 - 12 Maret 2019

Tim Asesor BAN-PT Akan Visitasi Jurusan Perbankan Syraiah IAIN Batusangkar, 10 - 12 Maret 2019

TANAH DATAR - Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN)...

Tinjau Persiapan Tabligh Akbar Bersama UAS, Bupati Pasaman: Agar Berjalan Dengan Baik dan Tertib

Tinjau Persiapan Tabligh Akbar Bersama UAS, Bupati Pasaman: Agar Berjalan Dengan Baik dan Tertib

...

Rekonstruksi Penganiaayaan Santri Nurul Ikhlas, Awak Media Dilarang Meliput

Rekonstruksi Penganiaayaan Santri Nurul Ikhlas, Awak Media Dilarang Meliput

PADANG PANJANG -- Rekonstruksi penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya Robi Alhalim dilansungkan di pondok pesantren...

Jalan Simpang Empat Pasbar Menuju Teluk Tapang Masih Berlumpur

Jalan Simpang Empat Pasbar Menuju Teluk Tapang Masih Berlumpur

PASAMAN BARAT - Wakil Gubernur Sumatera Barat lakukan peninjauan jalan dari Simpang Empat menuju Teluk Tapang memakan...

Saat Menghadiri Acara HUT Pol PP ke 69, Wakil Walikota Pariaman Sampaikan Hal Ini

Saat Menghadiri Acara HUT Pol PP ke 69, Wakil Walikota Pariaman Sampaikan Hal Ini

PARIAMAN - Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin, bersama Walikota dan Bupati seluruh Indonesia, hadiri Hari...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media