Tuesday, 25 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Feature

Kisah Haru Kapal Ramadhan ACT Sumbar Lintasi Laut Mentawai Antarkan Bantuan

Senin, 11 Juni 2018 - 11:03:28 WIB - 489
Kisah Haru Kapal Ramadhan ACT Sumbar Lintasi Laut Mentawai Antarkan Bantuan
Kapal Ramadhan ACT Sumbar berlayar menuju Siberia, Jumat (8/6)


FEATURE - Di Jumat (8/6/2018) pagi yang cerah, tim ACT Sumbar setelah Subuh meluncur ke Kantor dengan penuh semangat yang berkobar untuk membantu saudara-saudara yang berada di Pedalaman Siberut, Mentawai.

Tim ACT Sumbar pun bergegas memasukkan barang-barang bantuan berupa beras, gula, minyak, pakaian layak pakai dan perlengkapan shalat.

Setelah selesai semua dimasukkan dan semua amunisi selama di Mentawai telah disiapkan, tepat pukul 09.00 WIB tim ACT Sumbar berangkat menuju Pelabuhan Bungus, Padang.

Sampai di Pelabuhan Bungus, Padang tepat pukul 10.15 WIB, dan sesuai dengan perjanjian dengan pegawai Pelabuhan mobil bisa masuk kapal pukul 10.00 WIB.

Namun sesampai tim dilapangan ada banyak kendala yang dihadang oleh tim agar mobil bisa masuk kapal secepat mungkin.

Kapal yang dijadikan Kapal Ramadhan ACT Sumbar akan dikunjungi oleh anggota DPR RI. Setelah tim ACT Sumbar bernegosiasi yang sangat panjang dengan pegawai Pelabuhan Bungus, alhasil mobil ACT Sumbar pun ditunda setelah Jumat untuk masuk ke kapal.

Setelah Jumat pun berlalu, mobil ACT Sumbar masuk ke kapal tepat pukul 15.00 WIB. Dan Tim ACT Sumbar yang terdiri dari 7 orang memasuki kapal pukul 18.00 WIB. Dan Kapal pun berangkat pukul 19.30 WIB dan tiba di Mentawai keesokan harinya yakninya hari Sabtu, (9/6/2018) di waktu Subuh.

Setelah setibanya di Mentawai, tim pun disambut oleh pengurus Islamic Center yang ada di Siberut, Kepulauan Mentawai.

Setelah menurunkan bantuan dari mobil ke kapal boat yang akan dipakai tim untuk menembu pedalaman Siberut, Kepulauan Mentawai.

Boat pun berangkat pukul 08.00 WIB menuju ke Pedalaman Siberut, Kepulauan Mentawai pertama yang bernama Gotab.

Hadangan ombak yang besar yang ditempuh dan diombang-ambingnya kapal diterjang oleh ombak yang cukup kuat membuat Tim cukup khawatir dan merasa was-was karena takuk terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan dan amanah dari donatur pun tidak sampai ke tempat yang dituju.

Tim pun memasuki hutan bakau dan rawa-rawa di daerah Gotab. Dan akhirnya setelah sampai di daerah ini ucapan rasa syukur tak henti-hentinya kepada Allah SWT setelah sampai ke daerah ini.

Di daerah Gotab ini dari 100 KK yang menghuni pulau ini hanya 17 KK yang beragama Islam. Perjuangan yang penuh haru agar Islam tetap terus berkembang didaerah ini, bimbingan khusus pun dilakukan agar masyarakat di daerah ini tidak kembali berpindah agama. Butuh perjuangan agar Islam diterima di daerah ini. Dan bantuan pun diserahkan kepada penduduk Gotab.

Ucapan rasa syukur ketika Tim ACT Sumbar hadir di pulau ini. Penuh haru dari penduduk muslim yang hanya berjumlah 17 KK. Dengan linangan Air mata para penduduk menerima bantuan yang dititipkan oleh para donatur ke tim ACT Sumbar agar bisa memberikan Mentawai Ramadhan Terbaik nya juga.

Setelah semua selesai kami pun melanjutkan perjalanan ke Pedalaman Siberut, Kepulauan Mentawai lainnya yakni Gulu-Guluk.

Di daerah ini pun masyarakat cukup menerima Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin. Dari 200 KK yang berada di pulau ini terdapat 60 KK yang beragama Islam.

Senyum yang semerbak serta tawa kehangatan menyambut bantuan dari Tim ACT Sumbar. Masyarakat di daerah ini sangat bersyukur adanya bantuan yang diberikan dan sekali lagi ucapan terimakasih dan rasa syukur bahagia Tim ACT Sumbar bisa sampai ke daerah ini.

Setelah itu kami melanjutkan kePedalaman Siberut, Kepulauan Mentawai lainnya yakninya ke daerah Saliguma. Kami pun sampai dibarengi dengan masuknya waktu Zuhur.

Terik panas yang dihadang tak menyurutkan semangat tim untuk terus menelusuri Pedalaman Siberut Kepulauan Mentawai ini. Sesampai kami daderah ini tim pun shalat berjamaah terlebih dahulu.

Masyarakat disini sebanyak 500 KK yang ada terdapat 200 KK yang beragama Islam. Dan Alhamdulillah masjid yang berada di daerah Saliguma ini cukup banyak jemaahnya.

Bahkan uniknya ada seorang nenek-nenek yang dahulunya kepala suku di daerah tersebut telah menjadi Muallaf atas bimbingan yang diberikan oleh Yayasan Muslim Peduli Mentawai.

Badan yang penuh tato dengan ciri khas budaya dan adat terdahulu tidak membuat nenek ini malu. Senyuman hangat pun dilemparkan kepada tim ACT Sumbar karena adanya saudara-saudara muslim yang sangat jauh pun peduli dengan mereka di Pedalaman Siberut, Kepulauan Metawai.

Setelah semuanya berakhir Tim ACT Sumbar pun kembali ke Islamic Center Kepulauan Mentawai untuk kembali menuju Padang.

Ada rasa bangga yang hadir hingga lelah yang dihadang pun lenyap begitu saja. Hal ini dikarenakan bisa bertemu dengan saudara-saudara yang jauh di Pedalaman Siberut, Kepulauan Mentawai memberikan sedikit bantuan untuk mereka yang jauh disana.

Dan tidak lupa pula ucapan ribuan terima kasih terutama kepada Hijabers Mom Community dan juga SAPA 94 sebagai donatur terbesar atas berangkatnya Kapal Ramadhan ACT Sumbar untuk memberikan Mentawai Ramadhan Terbaiknya.

Semoga hal ini dapat meyadarkan diri bahwasanya Nikmat Allah pun sangat besar, dan tiadalah henti-hentinya rasa syukur itu terus dihadirkan selalu dalam hati kita bahwasanya masih banyak saudara-saudara yang jauh disana kehidupan yang jauh dari serba kekurangan, namun mereka tetap selalu beristiqomah dalam menegakkan panji-panji Islam itu sendiri. (Rel)


Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: feature,mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Beri Perhatian pada Generasi Milenial, Amora Lubis Serahkan Bantuan Komputer ke SMKN 1 Pasaman

Beri Perhatian pada Generasi Milenial, Amora Lubis Serahkan Bantuan Komputer ke SMKN 1 Pasaman

PASAMAN BARAT - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat daerah pemilihan IV Amora Lubis, Kunjungi Sekolah Menengah...

Bocah Tenggelam di Sungai Lubuk Jarak Padang Sarai Ditemukan Tak Bernyawa

Bocah Tenggelam di Sungai Lubuk Jarak Padang Sarai Ditemukan Tak Bernyawa

PADANG - Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, Tim SAR gabungan berhasil menemukan bocah Sekolah Dasar (SD)...

Abrasi Sungai Rusak 5 Hektar Sawah di Bonjol Pasaman

Abrasi Sungai Rusak 5 Hektar Sawah di Bonjol Pasaman

PASAMAN - Tokoh masyarakat Zulkifli Rahman dan Anggota DPRD Pasaman Rahmat Setia angkat bicara masalah abrasi di...

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Solok, Satu Orang Meninggal Dunia

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Solok, Satu Orang Meninggal Dunia

SOLOK -- Banjir bandang melanda sejumlah Nagari, di Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Kamis (6/9/2018) malam. Satu...

Fadli Zon: Jokowi Tak Boleh Pakai Pesawat Kepresidenan Saat Kampanye

Fadli Zon: Jokowi Tak Boleh Pakai Pesawat Kepresidenan Saat Kampanye

POLITIK - Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, mengingatkan bahwa Joko Widodo tak boleh menggunakan pesawat...


KOMENTAR ANDA



Polling Capres cawapres 2019-2024 kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media