Tuesday, 25 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Sawahlunto

Penemuan Mayat Pria di Belakang Warung, Warga Muaro Kalaban Sawahlunto Geger

Senin, 11 Juni 2018 - 19:42:08 WIB - 745
Penemuan Mayat Pria di Belakang Warung, Warga Muaro Kalaban Sawahlunto Geger
Penemuan mayat di belakang warung sup, di depan SPBU Muaro Kalaban, Sawahlunto, Minggu (10/6).


SAWAHLUNTO - Menjelang berbuka, warga Muaro Kalaban, Kota Sawahlunto digegerkan dengan penemuan mayat di belakang warung sup, di depan SPBU Muaro Kalaban, Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) Minggu (10/6) sore.

Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Resort Silungkang IPTU Efriadi melalui Kanit Reskrim Aipda M. Yusin SH.

"Benar, sekitaran pukul 17.30 tadi sore, kita menerima laporan bahwasanya ditemukan mayat seorang pria atas nama Darlis (65), beralamat di sawah taratak Desa Muaro kalaban," ungkap kanit.

Kronologis kejadian, sore sebelum berbuka puasa saksi bernama Nuraini sedang membereskan warung. Ketika saksi mau membuka layar terpal di belakang warungnya, ditemukan pria yang diidentifikasi bernama Darlis dalam keadaan tidur terlentang. Curiga dengan kondisi korban, Nuraini memanggil suaminya dan memastikan korban dalam keadaan tidak bernyawa.

Saksi segera menghubungi Polsek Muaro Kalaban dan memberikan informasi terkait dengan meninggalnya korban. Tidak lama berselang, pihak Kepolisian Resort Silungkang Muaro Kalaban datang beserta tim medis dari Puskesmas Silungkang. Kepolisian pun langsung melakukan gelar TKP beserta tim Puskesmas. Dari pemeriksaan tersebut dinyatakan Korban Darlis meninggal diduga karena sakit.

Menindaklanjuti kejadian ini, polisi menghubungi pihak keluarga. Adik Korban yamg bernama Yusnimar datang ketempat kejadian dan membenarkan bahwa korban adalah kakaknya.

Dari informasi kepolisisan pihak keluarga membenarkan bahwa korban memang dalam keadaan sakit dan sempat datang kerumah adiknya untuk meminta menguruskan surat untuk berobat.

"Iya, betul dua hari yang lalu beliau datang kerumah karena mengeluh sakit dan meminta diuruskan surat keterangan untuk keperluan berobat," ungkap Yusnimar.

Oleh adiknya korban diberi pengobatan alternatif. Merasa sehat korban kembali melakukan aktifitas sehari-hari sebagai pemulung.

Pihak keluarga korban menolak untuk melakukan visum dan membawa anggota kelurganya pulang untuk disemayamkan di rumah duka. (Dyko/Putra/AMOI)


Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: daerah,hukum,metro,peristiwa,pos-polisi,sawahlunto,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

 DAFTAR CALON TETAP (DCT) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Payakumbuh untuk Pemilu tahun 2019

DAFTAR CALON TETAP (DCT) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Payakumbuh untuk Pemilu tahun 2019

PENGUMUMAN DAFTAR CALON TETAP (DCT) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Payakumbuh untuk Pemilu tahun...

Miliki 15 Paket Ganja, Seorang Mahasiswa Ditangkap Polisi di Padang Panjang

Miliki 15 Paket Ganja, Seorang Mahasiswa Ditangkap Polisi di Padang Panjang

PADANG PANJANG - 15 paket kecil daun ganja kering berhasil diamankan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Padang...

Heboh, Aksi Kekerasan Oknum Polisi Solok Terekam Kamera Netizen

Heboh, Aksi Kekerasan Oknum Polisi Solok Terekam Kamera Netizen

SOLOK - Aksi penganiayaan terhadap salah satu sopir travel oleh anggota Polres Solok Kota, Sabtu (8/9), pagi, di...

FIFA Matchday: Kekuatan Mauritius Bikin Stefano Lilipaly Penasaran

FIFA Matchday: Kekuatan Mauritius Bikin Stefano Lilipaly Penasaran

BOLA - Gelandang timnas Indonesia Stefano Lilipaly sangat antusias menyambut laga uji coba menghadapi Mauritius....

Wacana Bukittinggi Kota Donor Darah Dimunculkan, Legislator ini Beri Tanggapan

Wacana Bukittinggi Kota Donor Darah Dimunculkan, Legislator ini Beri Tanggapan

BUKITTINGGI - Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Bukittinggi SL, dr.Fitri Wahyuni menyampaikan gagasan untuk...


KOMENTAR ANDA



Polling Capres cawapres 2019-2024 kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media