Sunday, 21 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Sawahlunto

Penemuan Mayat Pria di Belakang Warung, Warga Muaro Kalaban Sawahlunto Geger

Senin, 11 Juni 2018 - 19:42:08 WIB - 1310
Penemuan Mayat Pria di Belakang Warung, Warga Muaro Kalaban Sawahlunto Geger
Penemuan mayat di belakang warung sup, di depan SPBU Muaro Kalaban, Sawahlunto, Minggu (10/6).


SAWAHLUNTO - Menjelang berbuka, warga Muaro Kalaban, Kota Sawahlunto digegerkan dengan penemuan mayat di belakang warung sup, di depan SPBU Muaro Kalaban, Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) Minggu (10/6) sore.

Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Resort Silungkang IPTU Efriadi melalui Kanit Reskrim Aipda M. Yusin SH.

"Benar, sekitaran pukul 17.30 tadi sore, kita menerima laporan bahwasanya ditemukan mayat seorang pria atas nama Darlis (65), beralamat di sawah taratak Desa Muaro kalaban," ungkap kanit.

Kronologis kejadian, sore sebelum berbuka puasa saksi bernama Nuraini sedang membereskan warung. Ketika saksi mau membuka layar terpal di belakang warungnya, ditemukan pria yang diidentifikasi bernama Darlis dalam keadaan tidur terlentang. Curiga dengan kondisi korban, Nuraini memanggil suaminya dan memastikan korban dalam keadaan tidak bernyawa.

Saksi segera menghubungi Polsek Muaro Kalaban dan memberikan informasi terkait dengan meninggalnya korban. Tidak lama berselang, pihak Kepolisian Resort Silungkang Muaro Kalaban datang beserta tim medis dari Puskesmas Silungkang. Kepolisian pun langsung melakukan gelar TKP beserta tim Puskesmas. Dari pemeriksaan tersebut dinyatakan Korban Darlis meninggal diduga karena sakit.

Menindaklanjuti kejadian ini, polisi menghubungi pihak keluarga. Adik Korban yamg bernama Yusnimar datang ketempat kejadian dan membenarkan bahwa korban adalah kakaknya.

Dari informasi kepolisisan pihak keluarga membenarkan bahwa korban memang dalam keadaan sakit dan sempat datang kerumah adiknya untuk meminta menguruskan surat untuk berobat.

"Iya, betul dua hari yang lalu beliau datang kerumah karena mengeluh sakit dan meminta diuruskan surat keterangan untuk keperluan berobat," ungkap Yusnimar.

Oleh adiknya korban diberi pengobatan alternatif. Merasa sehat korban kembali melakukan aktifitas sehari-hari sebagai pemulung.

Pihak keluarga korban menolak untuk melakukan visum dan membawa anggota kelurganya pulang untuk disemayamkan di rumah duka. (Dyko/Putra/AMOI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: daerah,hukum,metro,peristiwa,pos-polisi,sawahlunto,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Kunjungi Mentawai, Ini Tujuannya

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Kunjungi Mentawai, Ini Tujuannya

MENTAWAI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, menerima kunjungan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI,...

PW Muhammadiyah DKI Jakarta Beri Sinyal Dukung Capres Prabowo-Sandi

PW Muhammadiyah DKI Jakarta Beri Sinyal Dukung Capres Prabowo-Sandi

JAKARTA -- Unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta tampak antusias berfose dua jari di ruang rapat PW...

Pengawas TPS Se Kecamatan Mandingin Koto Selayan Bukittinggi Mengikuti Bimtek Pemilu 2019

Pengawas TPS Se Kecamatan Mandingin Koto Selayan Bukittinggi Mengikuti Bimtek Pemilu 2019

BUKITTINGGI - Untuk memaksimalkan kinerja pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada penyelengaraan Pemilihan Umum 17...

KPAI Rilis 55 Kasus Pelanggaran Kampanye Libatkan Anak Pemilu 2019

KPAI Rilis 55 Kasus Pelanggaran Kampanye Libatkan Anak Pemilu 2019

JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis adanya 55 kasus pelibatan anak dalam kampanye terbuka...

Ikrarkan Sikap Saat Apel Gabungan, ASN Pasbar Siap Sukseskan Pemilu

Ikrarkan Sikap Saat Apel Gabungan, ASN Pasbar Siap Sukseskan Pemilu

PASAMAN BARAT - Dalam rangka menyambut Pemilu serentak, Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Pasaman Barat, Yudesri,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media