Tuesday, 11 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Muhammadiyah

Muhammadiyah Siapkan Bantuan Hukum pada Andi Mahfuri Kader IMM yang Dituduh Melanggar UU ITE

Selasa, 12 Juni 2018 - 16:27:14 WIB - 852
Muhammadiyah Siapkan Bantuan Hukum pada Andi Mahfuri Kader IMM yang Dituduh Melanggar UU ITE
Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Maneger Nasution


PADANG - PP Muhammadiyah melalui Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah akan memberikan bantuan hukum untuk Kader IMM Jawa Tengah, Andi Maghfuri.

Diketahui Kader IMM asal Purworejo Jawa Tenga Andi Maghfuri malam dibawa dari Polres Purworejo ke Polda Metro Jaya Jakarta, Senin lalu, (11/6/2018). Koordinator Korsa Amirul Hidayat menyerukan mahasiswa turun ke jalan.

Kepada wartawan Andi mengaku difitnah menjadi pengelola website piyungancyber.com yang memuat berita perselingkuhan Mentan dan Bupati Pandeglang.

Dalam press rilis PP Muhammadiyah melalui Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Maneger Nasution Jakarta, (12/6) mengatakan Pertama, Muhammadiyah menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas penangkapan kader IMM, Andi Mahfuri dengan tuduhan serius: melanggar UU ITE dan terkait dengan HTI. Muhammadiyah masih berusaha menghadirkan keyakinan dan berharap kasus penangkapan kader IMM, Andi Mahfuri, murni hukum. Tidak ada kaitan dengan politik.

Kedua, Sekira benar ini murni kasus hukum, sebagai warga negara yang taat asas, Muhammadiyah menghargai proses hukum terhadap warga negara, termasuk terhadap kader Muhammadiyah sendiri.

Ketiga, Polisi harus memprosesnya secara profesional dan independen. Polisi harus bisa menjelaskan apakah proses penangkapan yang bersangkutan sesuai prosedur?
Polisi pun harus bisa membuktikan tuduhan serius terhadap yang bersangkutan: melanggar UU ITE pasal berapa? Terkait tuduhan terkait HTI, suatu tuduhan yang berlebihan, bukankah HTI sudah dibubarkan? Polisi dalam penanganan kasus tersebut tidak boleh tunduk pada intervensi dari pihak mana pun.

Selanjutnya, keempat, Muhammadiyah melalui Majelis Hukum dan HAM akan memberikan bantuan hukum dan non-hukum kepada kader IMM tersebut.

Kelima, Muhammadiyah memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut dengan memberikan bantuan hukum dan non-hukum. Untuk itu Polisi sejatinya lebih hati-hati dan harus menyampaikan penanganan kasus ini secara terbuka. Keluarga yang bersangkutan dan publik berhak untuk tahu (rights to know). (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: hukum,indonesia,metro,muhammadiyah,nasional,padang,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Istri Rektor Universitas Ekasakti Padang Bertarung di Subang Jawa Barat, Ini Sepak Terjang Teh Neng

Istri Rektor Universitas Ekasakti Padang Bertarung di Subang Jawa Barat, Ini Sepak Terjang Teh Neng

TOKOH -- Sunengsih,ST panggilan akrabnya Teh Neng Lahir di Pilang Sari Desa Pamanukan Udik, kini Desa Pamanukan...

Sertijab Waka Polres Dan Kapolsek Banuhampu Bukittinggi, Ini Harapan Kapolres

Sertijab Waka Polres Dan Kapolsek Banuhampu Bukittinggi, Ini Harapan Kapolres

BUKITTINGGI - Proses mutasi di lingkungan Polda Sumatera Barat kembali bergulir dan termasuk juga para perwira yang ada...

Dapat Apresiasi Kadis Kehutanan Sumbar, Inilah Catatan Akhir Tahun 2018 Warsi

Dapat Apresiasi Kadis Kehutanan Sumbar, Inilah Catatan Akhir Tahun 2018 Warsi

PADANG -- Di penghujung tahun 2018, Komunitas Konversi Indonesia (KKI) WARSI menggelar Media Gathering bersama belasan...

Untuk Tertib Beralu Lintas, Dishub Padang Panjang Lakukan Hal Ini

Untuk Tertib Beralu Lintas, Dishub Padang Panjang Lakukan Hal Ini

PADANG PANJANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang Panjang menggelar Sosialisasi Ketertiban Lalu Lintas dan...

Pasbar Juara Turnamen Tenis Wisata Beregu Nasional HJK Bukittinggi ke-234

Pasbar Juara Turnamen Tenis Wisata Beregu Nasional HJK Bukittinggi ke-234

BUKITTINGGI - Turnamen Tenis Wisata Beregu Nasional 2018 yang diadakan dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media