Tuesday, 25 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Berbagi Itu Indah, Lazismu dan Dikdasmen Antarkan Kado Lebaran kepada 800 Guru Honor

Rabu, 13 Juni 2018 - 08:28:34 WIB - 439
Berbagi Itu Indah, Lazismu dan Dikdasmen Antarkan Kado Lebaran kepada 800 Guru Honor
Ketua Majelis Dikdasmen Ilpi Zukdi serahkan kado Ramadhan, Selasa (12/6)


PADANG - Lazismu Sumbar berkerjasama dengan Majelis Dikdasmen PWM Sumbar turun ke daerah pelosok Sumbar. Kedatangan mereka kali ini untuk mengantarkan kado Ramadhan kepada guru-guru tidak tetap (guru honor) Sekolah Muhammadiyah yang diterima secara simbolis oleh Kepala Sekolah Muhammadiyah, Selasa, (12/6/2018).

Sejumlah sekolah yang dikunjungi antaralain SDM 04 Gauang Kota Padang, MTsM Bukit Kili Koto Baru Kab. Solok, SDM Simabur Kab. Tanah Datar, MTsM Padang Belimbing Kab. Solok, MTsM Panyangkalan Kab. Solok, MAM Saniang Baka Kab. Solok, MTsM Saniang Baka Kab. Solok, MTsM Paninggahan Kab. Solok, SDM Muaro Paneh Kab. Solok, MTsM Sumani Kab. Solok, MTsM Lakitan Kab. Pesisir Selatan.

Selanjutnya, MTsM Surantih Kab. Pesisir Selatan, SMPM Silungkang, SDM Silungkang, SMKM Kota Sawahlunto, MAM Tanjung Ampalu Kab. Sijunjung, MTsM Tanjung Ampalu Kab. Sijunjung, MAM Kab. Dharmasraya dan MTsM Kab. Dharmasraya

Kepala Lazismu Sumbar, Deri Rizal,SH.MH didampingi Sekretaris Lazismu Sumbar Afdal menyampaikan Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tinggi kepada seluruh para Muzakki dan para dermawan yang telah menyalurkan zakat, Infak dan Sedekahnya melalui LAZISMU Sumbar.

"Setelah ini Lazismu akan fokus pada pelatihan-pelatihan pembelajaran inovatif dan kreatif guna menunjang kompetensi guru, ujarnya.

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Sumbar, Drs Ilpi Zukdi mengatakan pemberian kado lebaran untuk guru honorer ini kegiatan rutin dilakukan PWM Sumbar.

"Semoga bantuan yang diberikan Lazismu Sumbar ini dapat membantu mensejahterakan guru honorer, sehingga dapat menambah semangat dan kualitas pendidikan ikut meningkat," ulasnya.

bercerita dirinya pernah melakukan survey, di sebuah sekolah Muhammadiyah, hanya satu orang yang ASN, yaitu kepala sekolah. Sedangkan tenaga pendidik lainnya adalah honorer.

"Guru honor itu dibayar pakai BOS, hanya 15 persen. Kita bicara mutu, kualitas, tapi kondisi kekurangan guru memprihatinkan," kata dia. (RI)


Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: muhammadiyah,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sebanyak 17 UKM di Padang Panjang Terima Gerobak dan Etalase

Sebanyak 17 UKM di Padang Panjang Terima Gerobak dan Etalase

PADANG PANJANG - Sebanyak 17 orang UKM Kota Padang Panjang mendapatkan bantuan berupa Gerobak Sate, Gerobak Gorengan,...

Malu Sendiri, Pengemudi Tak Taat Aturan Ditegur Pocil Polres Tanah Datar

Malu Sendiri, Pengemudi Tak Taat Aturan Ditegur Pocil Polres Tanah Datar

TANAH DATAR - Ikut ambil bagian dalam tertib berlalu lintas Satlantas Polres Tanah Datar, Sekira pukul 06.30 Wib...

Jubir Prabowo: Kepala Daerah di Sumbar yang Dukung Jokowi Akan Malu

Jubir Prabowo: Kepala Daerah di Sumbar yang Dukung Jokowi Akan Malu

POLITIK - Juru bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengatakan ada kekhawatiran, Joko Widodo mencoba...

Ali Mukhni Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum DPP Iluni UNP Periode 2018-2022

Ali Mukhni Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum DPP Iluni UNP Periode 2018-2022

PADANG - Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof Ganefri melantik sekaligus mengukuhkan secara resmi Dewan...

Jadi Pembina Upacara di SMA 16 Padang, Apris Ajak Para Siswa Contoh Kepribadian Rasulullah

Jadi Pembina Upacara di SMA 16 Padang, Apris Ajak Para Siswa Contoh Kepribadian Rasulullah

PADANG -- Anggota DPRD Prov.Sumbar Fraksi Partai NasDem daerah Pemilihan Sumbar I Kota Padang H. Apris menjadi pembina...


KOMENTAR ANDA



Polling Capres cawapres 2019-2024 kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media