Tuesday, 26 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Berbagi Itu Indah, Lazismu dan Dikdasmen Antarkan Kado Lebaran kepada 800 Guru Honor

Rabu, 13 Juni 2018 - 08:28:34 WIB - 611
Berbagi Itu Indah, Lazismu dan Dikdasmen Antarkan Kado Lebaran kepada 800 Guru Honor
Ketua Majelis Dikdasmen Ilpi Zukdi serahkan kado Ramadhan, Selasa (12/6)


PADANG - Lazismu Sumbar berkerjasama dengan Majelis Dikdasmen PWM Sumbar turun ke daerah pelosok Sumbar. Kedatangan mereka kali ini untuk mengantarkan kado Ramadhan kepada guru-guru tidak tetap (guru honor) Sekolah Muhammadiyah yang diterima secara simbolis oleh Kepala Sekolah Muhammadiyah, Selasa, (12/6/2018).

Sejumlah sekolah yang dikunjungi antaralain SDM 04 Gauang Kota Padang, MTsM Bukit Kili Koto Baru Kab. Solok, SDM Simabur Kab. Tanah Datar, MTsM Padang Belimbing Kab. Solok, MTsM Panyangkalan Kab. Solok, MAM Saniang Baka Kab. Solok, MTsM Saniang Baka Kab. Solok, MTsM Paninggahan Kab. Solok, SDM Muaro Paneh Kab. Solok, MTsM Sumani Kab. Solok, MTsM Lakitan Kab. Pesisir Selatan.

Selanjutnya, MTsM Surantih Kab. Pesisir Selatan, SMPM Silungkang, SDM Silungkang, SMKM Kota Sawahlunto, MAM Tanjung Ampalu Kab. Sijunjung, MTsM Tanjung Ampalu Kab. Sijunjung, MAM Kab. Dharmasraya dan MTsM Kab. Dharmasraya

Kepala Lazismu Sumbar, Deri Rizal,SH.MH didampingi Sekretaris Lazismu Sumbar Afdal menyampaikan Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tinggi kepada seluruh para Muzakki dan para dermawan yang telah menyalurkan zakat, Infak dan Sedekahnya melalui LAZISMU Sumbar.

"Setelah ini Lazismu akan fokus pada pelatihan-pelatihan pembelajaran inovatif dan kreatif guna menunjang kompetensi guru, ujarnya.

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Sumbar, Drs Ilpi Zukdi mengatakan pemberian kado lebaran untuk guru honorer ini kegiatan rutin dilakukan PWM Sumbar.

"Semoga bantuan yang diberikan Lazismu Sumbar ini dapat membantu mensejahterakan guru honorer, sehingga dapat menambah semangat dan kualitas pendidikan ikut meningkat," ulasnya.

bercerita dirinya pernah melakukan survey, di sebuah sekolah Muhammadiyah, hanya satu orang yang ASN, yaitu kepala sekolah. Sedangkan tenaga pendidik lainnya adalah honorer.

"Guru honor itu dibayar pakai BOS, hanya 15 persen. Kita bicara mutu, kualitas, tapi kondisi kekurangan guru memprihatinkan," kata dia. (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: muhammadiyah,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kabid Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kota Pariaman: 1.500 Anak Telah Miliki KIA

Kabid Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kota Pariaman: 1.500 Anak Telah Miliki KIA

PARIAMAN - Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil...

Kades Betumonga: ADD Akan Kita Fokuskan Pada Pembangunan Jalan Fisik dan Jembatan

Kades Betumonga: ADD Akan Kita Fokuskan Pada Pembangunan Jalan Fisik dan Jembatan

MENTAWAI - Pemerintah Desa Betumonga Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, akan mengarahkan Anggaran...

Gempa 5,8 SR di Padang Sidempuan, Terasa hingga Padang

Gempa 5,8 SR di Padang Sidempuan, Terasa hingga Padang

PADANG -- Gempa 5,8 SR terjadi di Kabupaten Padang Sidempuan, Sumatera Utara. Getaran gempa terasa hingga Kabupaten...

Meminimalisir Pelanggar Perda, Satpol PP Kota Padang Tempatkan Personilnya di Tempat-tempat Ini

Meminimalisir Pelanggar Perda, Satpol PP Kota Padang Tempatkan Personilnya di Tempat-tempat Ini

...

Dicanangkan Sebagai Kota Literasi, Kini Padang Panjang Ingin Menuju Kota Sastra

Dicanangkan Sebagai Kota Literasi, Kini Padang Panjang Ingin Menuju Kota Sastra

PADANG PANJANG - Semenjak dicanangkannya Padang Panjang sebagai Kota Literasi, giat demi giat dilaksanakan agar Padang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media