Tuesday, 26 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Muhammadiyah

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada Jumat 15 Juni, Inilah 7 Pesan PP Muhammadiyah

Kamis, 14 Juni 2018 - 08:11:16 WIB - 410
Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada Jumat 15 Juni, Inilah 7 Pesan PP Muhammadiyah
Ilustrasi


JAKARTA - Muhammadiyah merilis 7 poin pernyataan untuk Lebaran Idul Fitri 1439 H. Ormas yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu menyampaikan pesan soal khotbah hingga media sosial.

Muhammadiyah memang sudah jauh hari mengumumkan bahwa Lebaran 1439 H bertepatan pada 15 Juni 2018. Sedangkan Kemenag baru akan menggelar sidang Isbat penentuan 1 Syawal pada 14 Juni besok.

Ada 7 poin pernyataan Lebaran dari Muhammadiyah yang berisi pesan-pesan, dari soal khotbah salat id hingga media sosial. Berikut ini pernyataan lengkap PP Muhammadiyah selengkapnya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai berikut

Pertama, Idul Fitri 1439 H jatuh pada hari Jumat Legi 15 Juni 2018 M. Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, Ijtimak jelang Syawal 1439 H terjadi pada hari Kamis Kliwon 14 Juni 2018 pukul 02:45:53 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (= -07 48 LS dan = 110 21 BT) = +07 3520" (Hilal sudah wujud).

Kedua, Umat Islam hendaknya melaksanakan ibadah sesuai sunnah Nabi Muhammad antara lain membayar zakat fitrah, memperbanyak membaca takbir, dan menunaikan shalat Idul Fitri. Diutamakan mengumandangkan takbir di masjid atau mushalla dengan pengeras suara yang bagus sebagai syiar Islam dengan tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan dan menghormati masyarakat yang berbeda-beda keyakinan. Apabila melaksanakan takbir keliling hendaknya senantiasa dilakukan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban umum, dan berkoordinasi dengan kepolisian dan aparatur pemerintah yang terkait.

Ketiga, segenap umat Muslim hendaknya menjadikan puasa dan ibadah Ramadhan serta Idul Fitri sebagai wahana untuk semakin meningkatkan kualitas iman dan taqwa, memperbanyak amal shaleh, memperluas ilmu pengetahuan, serta mengembangkan sikap dan tindakan yang berakhlak mulia. Baik elite maupun warga diajak untuk menampilkan keteladanan yang baik atau uswah hasanah sehingga kaum muslim di negeri ini menjadi rahmatan lil-alamin.

Keempat, para khatib dan muballigh hendaknya menyampaikan khutbah dan ceramah yang berisi ajakan agar umat Islam senantiasa berusaha melanjutkan amal shalih selama bulan Ramadhan secara lebih baik, meningkatkan ketaqwaan dengan berbuat ihsan, meningkatkan soliditas dan solidaritas sosial, serta memelihara kerukunan dan persatuan umat dan bangsa. Sampaikan pesan-pesan keislaman yang menyebarkan kedamaian, persaudaraan, kemajuan, dan mencerahkan. Para khatib dan muballigh hendaknya tidak menjadikan khutbah dan ceramah sebagai ajang kampanye dan propaganda politik praktis serta tidak menyampaikan materi yang berpotensi menimbulkan kontroversi dan disharmoni sosial, politik, dan agama baik intern maupun antar umat beragama.

Kelima, Masyarakat hendaknya saling menghormati dan bekerjasama untuk terciptanya suasana ibadah yang tenang, aman, dan tertib. Masyarakat hendaknya bersilaturrahim dengan saling mengunjungi dan kerelaan memaafkan untuk meningkatkan harmoni, kerukunan, persatuan, dan persaudaraan umat dan bangsa. Khusus dalam menggunakan media sosial hendaknya warga masyarakat semakin cerdas, dewasa, dan berkeadaban. Gunakan media sosial sebagai ajang silaturahim, peduli dan berbagi, dan mengembangkan pengetahuan,seraya jauhi hal-hal yang menyebabkan kebencian, dusta, dan permusuhan agar kehidupan di masyarakat tetap terjaga dengan damai dan rukun.

Keenam, Pemerintah dan aparatur keamanan hendaknya membantu, menjaga, dan memfasilitasi umat Islam agar dapat melaksanakan ibadah Idul Fitri sesuai dengan keyakinan masing-masing dan merayakan berbagai tradisi masyarakat yang berkeadaban. Semua pihak diajak untuk menjadikan Ramadhan dan Idul Fitri sebagai momentum mengembangkan spirit keadaban dan kemajuan di segala bidang kehidupan menuju Baldatun Thayyibatun
Wa Rabbun Ghafur.

Ketujuh, Segenap jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H. Taqabbal Allahu Minna Waminkum. Minal Aidin Wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin. (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,muhammadiyah,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ratusan PD dan PC Aisyiyah se-Sumbar Hadiri Konsolidasi dan Expos Peta Permasalahan Organisasi

Ratusan PD dan PC Aisyiyah se-Sumbar Hadiri Konsolidasi dan Expos Peta Permasalahan Organisasi

PADANG -- Ratusan PD Aiyiyah dan PC Aiyiyah mengikuti konsolidasi expos peta persoalan dan dinamika organisasi di Aula...

Kurang Dari 24 Jam, Polsek Salimpauang Ungkap Pelaku Pencurian di Gedung SD Tanah Datar

Kurang Dari 24 Jam, Polsek Salimpauang Ungkap Pelaku Pencurian di Gedung SD Tanah Datar

TANAH DATAR - Kapolsek Salimpaung, Iptu Edi Azhar, SH berhasil mengungkap kasus pembobolan sekolah yang merugikan...

Ditinggal Ortu Kerja, Satu rumah dan Tiga Bocah Hangus Dilahap Sijago Merah

Ditinggal Ortu Kerja, Satu rumah dan Tiga Bocah Hangus Dilahap Sijago Merah

SOLOK -- Satu unit rumah semi permanen milik pasutri Riski dan Tari hangus terbakar di Tembok, kelurahan Nan Balimo,...

100 Warga di sekitar Obyek Wisata di Padang Ikuti Bimtek Gerakan Sadar Wisata

100 Warga di sekitar Obyek Wisata di Padang Ikuti Bimtek Gerakan Sadar Wisata

PADANG -- Sebanyak 100 peserta mengikuti pelatihan teknis (Bimtek) gerakan sadar wisata di Hotel HW Padang, Senin...

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Pasaman Bunuh Ayah Kandungnya

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Pasaman Bunuh Ayah Kandungnya

PASAMAN - Salah seorang warga Jorong II Pasar Rao, Nagari Taruang-taruang, kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Oyong...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media