Tuesday, 25 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Muhammadiyah

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada Jumat 15 Juni, Inilah 7 Pesan PP Muhammadiyah

Kamis, 14 Juni 2018 - 08:11:16 WIB - 287
Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada Jumat 15 Juni, Inilah 7 Pesan PP Muhammadiyah
Ilustrasi


JAKARTA - Muhammadiyah merilis 7 poin pernyataan untuk Lebaran Idul Fitri 1439 H. Ormas yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu menyampaikan pesan soal khotbah hingga media sosial.

Muhammadiyah memang sudah jauh hari mengumumkan bahwa Lebaran 1439 H bertepatan pada 15 Juni 2018. Sedangkan Kemenag baru akan menggelar sidang Isbat penentuan 1 Syawal pada 14 Juni besok.

Ada 7 poin pernyataan Lebaran dari Muhammadiyah yang berisi pesan-pesan, dari soal khotbah salat id hingga media sosial. Berikut ini pernyataan lengkap PP Muhammadiyah selengkapnya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai berikut

Pertama, Idul Fitri 1439 H jatuh pada hari Jumat Legi 15 Juni 2018 M. Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, Ijtimak jelang Syawal 1439 H terjadi pada hari Kamis Kliwon 14 Juni 2018 pukul 02:45:53 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (= -07 48 LS dan = 110 21 BT) = +07 3520" (Hilal sudah wujud).

Kedua, Umat Islam hendaknya melaksanakan ibadah sesuai sunnah Nabi Muhammad antara lain membayar zakat fitrah, memperbanyak membaca takbir, dan menunaikan shalat Idul Fitri. Diutamakan mengumandangkan takbir di masjid atau mushalla dengan pengeras suara yang bagus sebagai syiar Islam dengan tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan dan menghormati masyarakat yang berbeda-beda keyakinan. Apabila melaksanakan takbir keliling hendaknya senantiasa dilakukan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban umum, dan berkoordinasi dengan kepolisian dan aparatur pemerintah yang terkait.

Ketiga, segenap umat Muslim hendaknya menjadikan puasa dan ibadah Ramadhan serta Idul Fitri sebagai wahana untuk semakin meningkatkan kualitas iman dan taqwa, memperbanyak amal shaleh, memperluas ilmu pengetahuan, serta mengembangkan sikap dan tindakan yang berakhlak mulia. Baik elite maupun warga diajak untuk menampilkan keteladanan yang baik atau uswah hasanah sehingga kaum muslim di negeri ini menjadi rahmatan lil-alamin.

Keempat, para khatib dan muballigh hendaknya menyampaikan khutbah dan ceramah yang berisi ajakan agar umat Islam senantiasa berusaha melanjutkan amal shalih selama bulan Ramadhan secara lebih baik, meningkatkan ketaqwaan dengan berbuat ihsan, meningkatkan soliditas dan solidaritas sosial, serta memelihara kerukunan dan persatuan umat dan bangsa. Sampaikan pesan-pesan keislaman yang menyebarkan kedamaian, persaudaraan, kemajuan, dan mencerahkan. Para khatib dan muballigh hendaknya tidak menjadikan khutbah dan ceramah sebagai ajang kampanye dan propaganda politik praktis serta tidak menyampaikan materi yang berpotensi menimbulkan kontroversi dan disharmoni sosial, politik, dan agama baik intern maupun antar umat beragama.

Kelima, Masyarakat hendaknya saling menghormati dan bekerjasama untuk terciptanya suasana ibadah yang tenang, aman, dan tertib. Masyarakat hendaknya bersilaturrahim dengan saling mengunjungi dan kerelaan memaafkan untuk meningkatkan harmoni, kerukunan, persatuan, dan persaudaraan umat dan bangsa. Khusus dalam menggunakan media sosial hendaknya warga masyarakat semakin cerdas, dewasa, dan berkeadaban. Gunakan media sosial sebagai ajang silaturahim, peduli dan berbagi, dan mengembangkan pengetahuan,seraya jauhi hal-hal yang menyebabkan kebencian, dusta, dan permusuhan agar kehidupan di masyarakat tetap terjaga dengan damai dan rukun.

Keenam, Pemerintah dan aparatur keamanan hendaknya membantu, menjaga, dan memfasilitasi umat Islam agar dapat melaksanakan ibadah Idul Fitri sesuai dengan keyakinan masing-masing dan merayakan berbagai tradisi masyarakat yang berkeadaban. Semua pihak diajak untuk menjadikan Ramadhan dan Idul Fitri sebagai momentum mengembangkan spirit keadaban dan kemajuan di segala bidang kehidupan menuju Baldatun Thayyibatun
Wa Rabbun Ghafur.

Ketujuh, Segenap jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H. Taqabbal Allahu Minna Waminkum. Minal Aidin Wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin. (RI)


Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,muhammadiyah,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Inilah 17 Poin Pakta Integritas yang Ditandatangani Prabowo di Ijtima Ulama II

Inilah 17 Poin Pakta Integritas yang Ditandatangani Prabowo di Ijtima Ulama II

POLITIK - Bakal calon presiden Prabowo Subianto menghadiri Ijtima Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Minggu (16/9). Di...

MTsM Pangkalan Ludes Terbakar, Ketua PWM Sumbar Kunjungi Lokasi Kebakaran

MTsM Pangkalan Ludes Terbakar, Ketua PWM Sumbar Kunjungi Lokasi Kebakaran

LIMAPULUH KOTA -- PW Muhammadiyah Sumbar bergerak cepat setelah mendapat kabar adanya kebakaran yang melalap sekolah...

KBRI Oslo Manfaatkan Resepsi Diplomatik Ajak Tingkatkan Kerja Sama RI-Norwegia

KBRI Oslo Manfaatkan Resepsi Diplomatik Ajak Tingkatkan Kerja Sama RI-Norwegia

OLSO, NORWEGIA - KBRI Oslo menggelar Resepsi Diplomatik peringatan HUT RI ke-73, 6 September 2018. Kegiatan yang...

Dapat Nomor Urut 1, Begini Kata Jokowi

Dapat Nomor Urut 1, Begini Kata Jokowi

POLITIK - Calon presiden Joko Widodo bersyukur mendapatkan nomor urut satu di pilpres 2019. Jokowi mengatakan nomot...

Bocah Tenggelam di Sungai Lubuk Jarak Padang Sarai Ditemukan Tak Bernyawa

Bocah Tenggelam di Sungai Lubuk Jarak Padang Sarai Ditemukan Tak Bernyawa

PADANG - Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, Tim SAR gabungan berhasil menemukan bocah Sekolah Dasar (SD)...


KOMENTAR ANDA



Polling Capres cawapres 2019-2024 kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media