Sunday, 24 Jun 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Masih Ditemukan Cacing Hati dan Usus pada Hewan Potong Lebaran di Pasar Pariaman

Kamis, 14 Juni 2018 - 21:49:10 WIB - 147
Masih Ditemukan Cacing Hati dan Usus pada Hewan Potong Lebaran di Pasar Pariaman
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


Pilwako Kota Padang 2018

PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman melalui tim pengawasan pemotongan hewan dan peredaran daging jelang lebaran 1439 H lakukan monitoring dan pemantauan pasar selama dua hari Rabu s/d Kamis (13-14 ) di 4 Lokasi berbeda.

PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Satpol. PP dan Damkar Kota Pariaman yang bertindak sebagai Koordinator tim II mengatakan monitoring telah dilaksanakan semenjak hewan potong akan disembeli di RPH (Rumah Potong Hewan), Rabu (13/6).

"Tim terdiri atas Satpol PP, Babinkamtibmas, Dokter hewan, dan dari Dinas Peternakan yang terbagi atas 4 kelompok dengan jumlah anggota 7 orang di setiap tim," sebut Riri di los Pasar daging Pariaman saat monitoring, Kamis (13/6) pagi.

Sedangkan tugas monitoring dan pengawasan dilaksanakan dari Rabu sore kemarin hingga kamis pagi ini.

"Ke 4 tim menyebar di 4 titik lokasi yang telah di tentukan yaitu Pasar Pariaman, Pasar Daging Desa Padang Birik-birik dan Cubadak Air Kec. Pariaman Utara dan , Pasar Kurai Taji," ulas Riri.

Pada kesempatan dan Lokasi yang sama Dokter Hewan Wisnawati di tim II mengatakan masih adanya temuan cacing hati dan usus di beberapa hewan potong yang ada di pasaran.

"Pada saat monitoring hari ini kita temukan masih adanya hewan potong yang akan dijual terinveksi cacing hati dan cacing usus," sebut Wisna.

Ia mengungkapkan, jika organ hewan ternak yang terinveksi cacing tadi dikonsumsi/diolah dan matang secara sempurna maka tidak akan menimbulkan dampak bagi manusia.

"Dengan catatan bagian yang terinveksi cacing tersebut harus dibuang, namun persoalannya selama ini yang menjadi konsumen daging tidak hanya rumah tangga saja akan tetapi pedagang sate juga sering membeli daging," terang Wisna.

Ia mengulas, kalau daging tadi dimasak dengan sempurna seperti membuat rendang dengan suhu api yang tinggi tentu akan lebih baik, akan tetapi bagaimana jika dijadikan sate yang bisa dikatakan masaknya hanya separo matang.

" Disinilah dapat menimbulkan penyakit jika bakteri cacing tadi masih hidup, maka ia akan dapat berpindah pada manusia," pungkasnya.

Wisna melaporkan menjelang lebaran tahun 2018 tercatat ada 10 ekor kerbau yang dipotong dan 21 ekor sapi dengan jumlah pedagang 18 orang.

Sedangkan persoalan kantong kresek hitam yang masih digunakan pedagang daging, ia mengatakan konsumen harus selektif dan cermat dalam membeli.

"Sudah sering kita ingatkan pada pedagang daging jangan menggunakan kantong kresek hitam lagi, mereka menjawab bahwa pada umumnya pembeli lebih menyukai kantong kresek hitam ketimbang kantong yang bening," tuturnya.

Ketika MNK. News mencoba bertanya pada salah seorang pedagang daging Bujang (50) ia juga mengatakan hal yang sama, bahwa pembeli tidak menyukai kantong kresek warna bening karena bersifat transparan yang membuat hasil belanja terlihat jelas dari luar. (Warman)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Masih Ditemukan Cacing Hati dan Usus pada Hewan Potong Lebaran di Pasar Pariaman

Masih Ditemukan Cacing Hati dan Usus pada Hewan Potong Lebaran di Pasar Pariaman

PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman melalui tim pengawasan pemotongan hewan dan peredaran daging jelang lebaran 1439 H...

Catat, Hari ini Ustadz Abdul Somad Ceramah di Kampung Baru Pariaman

Catat, Hari ini Ustadz Abdul Somad Ceramah di Kampung Baru Pariaman

PARIAMAN - Bagi masyarakat Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) yang sering mendengar ceramah Ustadz Abdul Somad...

Cina-Rusia Makin Mesra, Presiden Xi Jinping Hadiahkan Putin Medali Persahabatan

Cina-Rusia Makin Mesra, Presiden Xi Jinping Hadiahkan Putin Medali Persahabatan

INTERNASIONAL - Presiden Cina, Xi Jinping, menghadiahkan Medali Persahabatan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Ini...

Cuti Bersama Berakhir, Pjs Walikota Padang  Imbau ASN Masuk Kerja

Cuti Bersama Berakhir, Pjs Walikota Padang Imbau ASN Masuk Kerja

PADANG - Cuti Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Padang dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439...

Terungkap Ini Alasan Yudi Latif Mundur dari Kepala BPIP

Terungkap Ini Alasan Yudi Latif Mundur dari Kepala BPIP

POLITIK - Yudi Latief resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai Kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP)....


KOMENTAR ANDA



Pilwako Kota Padang 2018 kaos minang unik dan lucu Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
close
Emzalmi Desri
close
Mahyeldi Hendri
minangkabaunews social media