Saturday, 16 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Video Petani Sulawesi Dikeluarkan dari Perut Ular Piton Jadi Perhatian Media Asing

Minggu, 17 Juni 2018 - 19:49:17 WIB - 5035
Video Petani Sulawesi Dikeluarkan dari Perut Ular Piton Jadi Perhatian Media Asing
Warga membelah ular piton yang memangsa petani di Muna, Sulawesi Tenggara.


VIDEO - Insiden ditelannya seorang wanita asal Muna, Sulawesi Tenggara, Wa Tiba, 54 tahun, oleh seekor ular piton pada Jumat, 15 Juni 2018 lalu, juga menjadi perhatian media asing. Dilansir dari dailymail.co.uk, Minggu, (17/6/2018), sebuah rekaman mengerikan menunjukkan tubuh korban dikeluarkan dari perut ular yang menelan tubuhnya secara utuh tersebut.

Penduduk setempat histeris saat melihat tubuh Wa Tiba ditarik keluar setelah warga membelah ular besar itu dengan menggunakan pisau. Korban masih berpakaian lengkap ketika dikeluarkan dari perut ular.

Masyarakat setempat mulai mencari Wa Tiba pada Jumat, pukul 6 pagi dan kemudian menemukan sendal, parang, dan obornya sekitar 30 meter dari semak-semak yang tampak acak-acakan. Kemudian, warga menemukan ular dengan ukuran yang sangat besar dengan kondisi perutnya yang menggelembung.

Salah satu warga, Ayu Kartika, mengatakan bahwa semua orang menangis dan terkejut atas peristiwa tersebut.

"Ini seperti film horor. Orang-orang ketakutan. Kami takut pergi keluar. Kami hanya bisa berdoa," kata dia.

Warga desa Mabolu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, lantas memanggil polisi dan sekitar pukul 9, mereka membunuh ular piton lalu membelah perutnya untuk mengeluarkan tubuh Wa Tiba. Posisi kepala almarhum yang menghadap ke ekor ular dan kakinya ke mulut ular menunjukkan kepala yang bersangkutan ditelan terlebih dahulu.

Anggota Polres Muna, Inspektur Polisi Agung Ramos, menuturkan Wa Tiba pergi keluar untuk memeriksa kebunnya malam sebelumnya, Kamis, 14 Juni 2018. Namun, dia kemudian tidak pernah kembali lagi.

"Masyarakat mencari Wa Tiba setelah dia tidak pulang ke rumah," kata Agung.

Beberapa barang milik korban seperti sandal, parang, dan senter, ditemukan tetapi korban tidak ada di sana. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan pencarian menemukan hasil pada Jumat, 15 Juni 2018, sekitar pukul 9 pagi.

"Penduduk menemukan ular piton yang terlihat seperti tidak bisa bergerak. Warga kemudian menduga ular itu menelan Wa Tiba. Orang-orang membawa ular ke desa dan mulai membelahnya. Kecurigaan itu benar dan ada tubuh korban di perut ular. Sayangnya korban sudah meninggal," tutur dia. (vv)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/viva.co.id
Tag: indonesia,internasional,nasional,peristiwa,video

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Seorang Pria Tua di Bukittinggi Ditemukan Tidak Bernyawa Dalam Posisi Tertelungkup

Seorang Pria Tua di Bukittinggi Ditemukan Tidak Bernyawa Dalam Posisi Tertelungkup

BUKITTINGGI - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi, H.Chairunnas, menyebutkan bahwa Ia mendapat telpon...

Walikota Bukittinggi Serahkan SK Pengangkatan 74 CPNS

Walikota Bukittinggi Serahkan SK Pengangkatan 74 CPNS

BUKITTINGGI - Sebanyak 74 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah lulus seleksi, Rabu (13/2) diserahkan SK...

Tower Telkomsel Rusak, Masyarakat Mentawai Tidak Bisa Menggunakan Jaringan Internet

Tower Telkomsel Rusak, Masyarakat Mentawai Tidak Bisa Menggunakan Jaringan Internet

MENTAWAI - Tower Telkomsel yang berdiri kokoh di tengah Kecamatan Sikabaluan, sekarang ini tak bersinyal, akibatnya...

Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Kambang Pessel Hangus Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Kambang Pessel Hangus Terbakar

PESISIR SELATAN - Diduga korsleting listrik, satu unit rumah semi permanen di Kampung pasar gompong Kambang, Nagari...

Helmy Panuh Hadiri Milad Muhammadiyah 106 di Dharmasraya

Helmy Panuh Hadiri Milad Muhammadiyah 106 di Dharmasraya

DHARMARAYA -- Anggota Majelis Waqaf dan Kehartabendaan PP Muhammadiyah, Helmy Panuh, menghadiri acara Milad ke-106...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media