Saturday, 17 Nov 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Video Petani Sulawesi Dikeluarkan dari Perut Ular Piton Jadi Perhatian Media Asing

Minggu, 17 Juni 2018 - 19:49:17 WIB - 4831
Video Petani Sulawesi Dikeluarkan dari Perut Ular Piton Jadi Perhatian Media Asing
Warga membelah ular piton yang memangsa petani di Muna, Sulawesi Tenggara.


VIDEO - Insiden ditelannya seorang wanita asal Muna, Sulawesi Tenggara, Wa Tiba, 54 tahun, oleh seekor ular piton pada Jumat, 15 Juni 2018 lalu, juga menjadi perhatian media asing. Dilansir dari dailymail.co.uk, Minggu, (17/6/2018), sebuah rekaman mengerikan menunjukkan tubuh korban dikeluarkan dari perut ular yang menelan tubuhnya secara utuh tersebut.

Penduduk setempat histeris saat melihat tubuh Wa Tiba ditarik keluar setelah warga membelah ular besar itu dengan menggunakan pisau. Korban masih berpakaian lengkap ketika dikeluarkan dari perut ular.

Masyarakat setempat mulai mencari Wa Tiba pada Jumat, pukul 6 pagi dan kemudian menemukan sendal, parang, dan obornya sekitar 30 meter dari semak-semak yang tampak acak-acakan. Kemudian, warga menemukan ular dengan ukuran yang sangat besar dengan kondisi perutnya yang menggelembung.

Salah satu warga, Ayu Kartika, mengatakan bahwa semua orang menangis dan terkejut atas peristiwa tersebut.

"Ini seperti film horor. Orang-orang ketakutan. Kami takut pergi keluar. Kami hanya bisa berdoa," kata dia.

Warga desa Mabolu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, lantas memanggil polisi dan sekitar pukul 9, mereka membunuh ular piton lalu membelah perutnya untuk mengeluarkan tubuh Wa Tiba. Posisi kepala almarhum yang menghadap ke ekor ular dan kakinya ke mulut ular menunjukkan kepala yang bersangkutan ditelan terlebih dahulu.

Anggota Polres Muna, Inspektur Polisi Agung Ramos, menuturkan Wa Tiba pergi keluar untuk memeriksa kebunnya malam sebelumnya, Kamis, 14 Juni 2018. Namun, dia kemudian tidak pernah kembali lagi.

"Masyarakat mencari Wa Tiba setelah dia tidak pulang ke rumah," kata Agung.

Beberapa barang milik korban seperti sandal, parang, dan senter, ditemukan tetapi korban tidak ada di sana. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan pencarian menemukan hasil pada Jumat, 15 Juni 2018, sekitar pukul 9 pagi.

"Penduduk menemukan ular piton yang terlihat seperti tidak bisa bergerak. Warga kemudian menduga ular itu menelan Wa Tiba. Orang-orang membawa ular ke desa dan mulai membelahnya. Kecurigaan itu benar dan ada tubuh korban di perut ular. Sayangnya korban sudah meninggal," tutur dia. (vv)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/viva.co.id
Tag: indonesia,internasional,nasional,peristiwa,video

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Lewat Lazismu, Buddhi Tzu Chi Serahkan Bantuan 20 Laptop Untuk TryOut dan UNBK ke MTsM Pangkalan

Lewat Lazismu, Buddhi Tzu Chi Serahkan Bantuan 20 Laptop Untuk TryOut dan UNBK ke MTsM Pangkalan

LIMAPULUH KOTA -- Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar berkerjasama dengan Yayasan Buddhi Tzu Chi menyerahkan...

Curah Hujan Tinggi, Satu Rumah Ibadah di Goisoionan, Tuapejat, Mentawai Nyaris Tertimbun Longsor

Curah Hujan Tinggi, Satu Rumah Ibadah di Goisoionan, Tuapejat, Mentawai Nyaris Tertimbun Longsor

MENTAWAI -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama tim gabungan melakukan...

Nasehat Ustaz Abdul Somad untuk Pemuda, Contohlah Syekh Ini

Nasehat Ustaz Abdul Somad untuk Pemuda, Contohlah Syekh Ini

TANGGERANG - Ustaz Abdul Somad mendapat kesempatan berceramah di depan ribuan jamaah yang hadir di Universitas Islam...

Manchester United Permalukan Juventus di Allianz Stadium

Manchester United Permalukan Juventus di Allianz Stadium

BOLA - Manchester United sukses membalas kekalahan dari Juventus. Pada matchday 4 babak penyisihan grup Liga Champions,...

Istana Pagaruyuang Jadi Lokasi Finis Etape 3 TdS 2018

Istana Pagaruyuang Jadi Lokasi Finis Etape 3 TdS 2018

TANAH DATAR - Istana Basa Pagaruyuang, Tanah Datar menjadi lokasi finis etape ke-3 Tour de Singkarak (TDS) yang ke-10...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media