Tuesday, 25 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Sawahlunto

Panjat Tembok Pakai Kain Sarung, Dua Napi Berhasil Kabur dari LP Kelas III Sawahlunto

Selasa, 26 Juni 2018 - 16:16:29 WIB - 1118
Panjat Tembok Pakai Kain Sarung, Dua Napi Berhasil Kabur dari LP Kelas III Sawahlunto
Kalapas Narkotika Kelas III Sawahlunto, Nasir di lokasi kaburnya napi.


SAWAHLUNTO - Tahanan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) kabur dari tahanannya. Kejadian ini diketahui, Minggu (24/6) sekira pukul 17.30 oleh Penjaga Lapas yang bertugas.

Dua Narapida yang kabur ini bernama Aswadi Lubis (39) dan Efrizal Lubis (27) warga Pasaman. Keduanya diketahui terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

Saat dikonfirmasi awak media, Kalapas Narkotika, Nasir membenarkan kejadian tersebut. Dua napi ini diketahui kabur setelah keduanya tidak hadir saat melaksanakan apel dilingkungan Lapas Narkotika.

"Kedua napi ini meminta izin untuk sholat ashar di musholla di lingkungan Lapas. Sampai saat apel keduanya tidak kunjung kembali. Petugas yang curiga melakukan penyisiran dan menemukan kain sarung yang disambung pada tembok pagar lapas," ungkap Nasir.

Keduanya diketahui menembus dua pagar lapas, pagar kawat transparan dan pagar tembok setinggi lima meter serta menggunakan kain sarung yang disambung untuk mempermudah memanjat dan turun dari pagar.

Saat melakukan penyisiran di lokasi kejadian, petugas menemukan kain sarung yang terkena bercak darah.

"Kemungkinan bercak darah ini dari napi yang terluka saat mencoba menembus kawat berduri sewaktu kabur," tambah Nasir.

Pada saat kejadian kaburnya Napi, diketahui ada tiga orang petugas lapas satu orang komandan dan dua orang anggota. "Ada tiga orang anggota dan sudah dilakukan pemerikasaan intensif secara internal. Atas perintah dari Kanwil Kemenkumham ketiga petugas ini diberi sanksi," tegas Nasir.

Dari keterangan Nasir, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi langsung dengan pihak Polres Sawahlunto untuk melakukan pengejaran terhadap kedua Narapidana yang kabur.

"Kita sudah berkoordinasi langsung dengan Polres dari semalam untuk melakukan pengejaran terhadap dua pelaku," tutup Nasir.

Narapida yang terjerat kasus narkoba ini sudah menjalani satu tahun masa tahanan dari 9 tahun 6 bulan putusan pidana yang menjerat keduanya. (Dyko/Putra/AMOI)

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: hukum,kriminal,metro,sawahlunto,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Gelar Musda Luar Biasa, Koni Kota Sawahlunto Sepakati Hal Ini

Gelar Musda Luar Biasa, Koni Kota Sawahlunto Sepakati Hal Ini

SAWAHLUNTO - Rabu 12 juni 2019 Koni Sawahlunto melaksanakan Musyawarah Luar Biasa di ruang Cemara Hotel Ombilin kota...

UMSB akan Jalin Kerjasama dengan Pemko Padang Panjang dalam Pengembangan FKIP

UMSB akan Jalin Kerjasama dengan Pemko Padang Panjang dalam Pengembangan FKIP

PADANG -- Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran siap berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dalam...

Peduli Kasih, Kapolres Serahkan Bantuan Dana Kepada Warga yang Membutuhkan

Peduli Kasih, Kapolres Serahkan Bantuan Dana Kepada Warga yang Membutuhkan

MENTAWAI - Kapolres Kepulauan Mentawai bersama jajaran serta Pramuka Saka Bhayangkara, lakukan penyerahan sumbangan...

Menguak, Proyek RSUD M.Zein Painan Senilai Rp 99 Miliyar Dua Tahun Mangkrak

Menguak, Proyek RSUD M.Zein Painan Senilai Rp 99 Miliyar Dua Tahun Mangkrak

...

Dana APBN Sebesar Rp 520 Miliar Akan Dikucurkan Untuk Pembangunan Bandara Rokot di Mentawai

Dana APBN Sebesar Rp 520 Miliar Akan Dikucurkan Untuk Pembangunan Bandara Rokot di Mentawai

MENTAWAI - Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kepulauan Mentawai akan menerima anggaran sebanyak Rp 520 Miliar dari...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media