Friday, 19 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Sawahlunto

Panjat Tembok Pakai Kain Sarung, Dua Napi Berhasil Kabur dari LP Kelas III Sawahlunto

Selasa, 26 Juni 2018 - 16:16:29 WIB - 1001
Panjat Tembok Pakai Kain Sarung, Dua Napi Berhasil Kabur dari LP Kelas III Sawahlunto
Kalapas Narkotika Kelas III Sawahlunto, Nasir di lokasi kaburnya napi.


SAWAHLUNTO - Tahanan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) kabur dari tahanannya. Kejadian ini diketahui, Minggu (24/6) sekira pukul 17.30 oleh Penjaga Lapas yang bertugas.

Dua Narapida yang kabur ini bernama Aswadi Lubis (39) dan Efrizal Lubis (27) warga Pasaman. Keduanya diketahui terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

Saat dikonfirmasi awak media, Kalapas Narkotika, Nasir membenarkan kejadian tersebut. Dua napi ini diketahui kabur setelah keduanya tidak hadir saat melaksanakan apel dilingkungan Lapas Narkotika.

"Kedua napi ini meminta izin untuk sholat ashar di musholla di lingkungan Lapas. Sampai saat apel keduanya tidak kunjung kembali. Petugas yang curiga melakukan penyisiran dan menemukan kain sarung yang disambung pada tembok pagar lapas," ungkap Nasir.

Keduanya diketahui menembus dua pagar lapas, pagar kawat transparan dan pagar tembok setinggi lima meter serta menggunakan kain sarung yang disambung untuk mempermudah memanjat dan turun dari pagar.

Saat melakukan penyisiran di lokasi kejadian, petugas menemukan kain sarung yang terkena bercak darah.

"Kemungkinan bercak darah ini dari napi yang terluka saat mencoba menembus kawat berduri sewaktu kabur," tambah Nasir.

Pada saat kejadian kaburnya Napi, diketahui ada tiga orang petugas lapas satu orang komandan dan dua orang anggota. "Ada tiga orang anggota dan sudah dilakukan pemerikasaan intensif secara internal. Atas perintah dari Kanwil Kemenkumham ketiga petugas ini diberi sanksi," tegas Nasir.

Dari keterangan Nasir, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi langsung dengan pihak Polres Sawahlunto untuk melakukan pengejaran terhadap kedua Narapidana yang kabur.

"Kita sudah berkoordinasi langsung dengan Polres dari semalam untuk melakukan pengejaran terhadap dua pelaku," tutup Nasir.

Narapida yang terjerat kasus narkoba ini sudah menjalani satu tahun masa tahanan dari 9 tahun 6 bulan putusan pidana yang menjerat keduanya. (Dyko/Putra/AMOI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: hukum,kriminal,metro,sawahlunto,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dengan Tema Pemimpin Era 4.0, Walikota Padang Panjang Jadi Narasumber di Pascasarjana UMSB

Dengan Tema Pemimpin Era 4.0, Walikota Padang Panjang Jadi Narasumber di Pascasarjana UMSB

PADANG PANJANG - "Bukan masalah pintar atau tidaknya, tetapi siapa yang cepat mengeksekusi permasalahan...

Panwascam Sipora Utara Mentawai Gelar Pelatihan Saksi Parpol, Sesi Pertama Tidak Dihadiri Peserta

Panwascam Sipora Utara Mentawai Gelar Pelatihan Saksi Parpol, Sesi Pertama Tidak Dihadiri Peserta

MENTAWAI -- Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Sipora Utara, gelar Pelatihan Saksi Partai Politik, kegiatan itu...

Politeknik Negeri Lampung Prodi Diploma ll Budidaya Perikanan Lepas 25 Mahasiswa Untuk PLT

Politeknik Negeri Lampung Prodi Diploma ll Budidaya Perikanan Lepas 25 Mahasiswa Untuk PLT

MENTAWAI - Sebanyak 25 Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Mentawai yang merupakan Binaan Politeknik Negeri Lampung...

Ternyata ini Tujuan RSUD dr.Sadikin Mengunjungi RSUD Lubuk Sikaping

Ternyata ini Tujuan RSUD dr.Sadikin Mengunjungi RSUD Lubuk Sikaping

PASAMAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pasaman terima kunjungan manajemen dr.Sadikin Kota Pariaman, Kamis...

Atlit Paralimpyc Kota Bukittinggi Bawa Pulang 11 Medali

Atlit Paralimpyc Kota Bukittinggi Bawa Pulang 11 Medali

BUKITTINGGI - Pekan Olahraga Paralimpyc Daerah (Peparda) Tingkat Propinsi Sumatera Barat yang setara dengan Porprov,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media