Monday, 16 Jul 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Polisi Ciduk Pembuat dan Pengedar Uang Palsu di Solok, 2 dari 4 Tersangka Masih di Bawah Umur

Selasa, 03 Juli 2018 - 21:58:30 WIB - 837
Polisi Ciduk Pembuat dan Pengedar Uang Palsu di Solok, 2 dari 4 Tersangka Masih di Bawah Umur
Jumpa pers Polres Solok Kota bersama 4 tersangka, Senin (2/7).


SOLOK - Jaringan pembuat dan pengedar uang palsu berhasil dibekuk jajaran Polres Solok Kota, Minggu (1/7) sekitar pukul 16.00. 4 orang pria yang diduga tersangka pelaku tindak pidana pemalsuan uang rupiah tersebut 2 diantaranya merupakan anak di bawah umur.

4 pelaku memiliki peran masing-masing dalam pembuat dan pengedar uang palsu seperti, AF (17) dan JF (15) yang tangkap di Tanjung Ampalu, Kelurahan Limo Koto, Kecamatan Koto Tujuh, Kabupaten Sijunjung memiliki peran sebagai pemalsu uang dan memotong uang palsu, menyimpan serta mengedarkan.

Sementara FA (18) dan TA (20) yang ditangkap di Ampang Kualo, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok memiliki peran mengedarkan hasil cetakan uang palsu dari AF dan memotong uang palsu, menyimpan serta mengedarkan.

Kapolres Solok Kota AKBP. Dony Setiawan SIK MH, saat press rilis di ruangan mako polres, Senin (2/7) mengatakan, penangkapan dilakukan berdasarkan laporan polisi LP/149/B/VII/2018/Polres Solok Kota tanggal 01 Juli 2018, tentang pengedaran uang palsu.

Dony mengatakan, tersangka mencetak uang palsu dengan cara mencari lewat internet gambar uang pecahan Rp. 100,000,- menggunakan handphone. Kemudian gambar tersebut dipindahkan ke PC lalu diolah dengan software microsoft word dengan cara disesuaikan ukurannya.

"Ukuran uang diperoleh juga dari internet. Setelah itu dicetak di kertas HVS menggunakan printer dan dipotong sesuai dengan ukuran cetakan. Kemudian uang palsu tersebut digunakan dengan cara berbelanja di warung-warung secara berpindah-pindah," papar Dony.

Dony mengatakan, motif tersangka (alan) termotivasi karena cerita temannya yang telah lebih dahulu mencetak uang palsu dan mengedarkannya sehingga tersangka tertarik untuk mencoba mencetak uang palsu dan mengedarkannya.

"Saat penangkapan, diamankan barang bukti berupa 1 unit PC, Printer Canon iP2770, BB uang palsu Rp. 500.000,- (dari TKP warung tempat tersangka belanja rokok), BB uang hasil kembalian dari belanja di warung Rp. 362.000,-, BB uang Palsu Rp. 16.900.000,- (dari tersangka Alan). BB uang palsu Rp. 1.000.000,- dari rumah tersangka A (DPO)," jelas Dony.

Lebih lanjut Dony mengatakan, tersangka terjerat Pasal 36 ayat 1 dan ayat 3 UURI No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman 10 hingga 15 Tahun Penjara, dengan denda 10 sampai 50 Milyar. (Del/Nal/Putra/AMOI)

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: daerah,hukum,kriminal,metro,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

TMMD ke-102 di Pasaman Barat Kabulkan Impian Masyarakat Situak

TMMD ke-102 di Pasaman Barat Kabulkan Impian Masyarakat Situak

PASAMAN BARAT - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-102 di Jorong Situak Barat, Nagari Ujung...

Jual Sabu, Nelayan Pariaman ini Diciduk Polisi

Jual Sabu, Nelayan Pariaman ini Diciduk Polisi

PARIAMAN - Jajaran Satresnarkoba Polres Pariaman kembali meringkus pelaku penjual Narkoba jenis sabu pada Senin malam...

Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu, 65 Bangli di Tepi Sungai Batang Arau Dibongkar

Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu, 65 Bangli di Tepi Sungai Batang Arau Dibongkar

PADANG - Sebanyak 65 bangunan liar (bangli) yang dibangun di tepi Sungai Batang Arau Kelurahan Batang Arau, Padang...

Sebutan Cebong-Kampret Diminta Dihentikan, Ini Tanggapan Fadli Zon

Sebutan Cebong-Kampret Diminta Dihentikan, Ini Tanggapan Fadli Zon

POLITIK - Waketum Gerindra Fadli Zon sepakat istilah kecebong dan kampret yang berkaitan dengan dukungan politik...

TGB Merapat ke Kubu Jokowi, Ini Tanggapan Prabowo

TGB Merapat ke Kubu Jokowi, Ini Tanggapan Prabowo

POLITIK - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menganggap dukungan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media