Sunday, 23 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ahok Tolak Hak Bebas Bersyarat

Rabu, 11 Juli 2018 - 20:14:45 WIB - 7988
Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ahok Tolak Hak Bebas Bersyarat
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Foto: Tribun Timur - Tribunnews.com)


POLITIK - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ingin menjalani hukuman 2 tahun, secara penuh. Ahok menolak keluar lebih cepat dari sel meski mendapatkan hak bebas bersyarat bulan Agustus.

"Beliau sebenarnya bisa PB (pembebasan bersyarat) pada bulan Agustus, namun sampai saat ini sepertinya beliau ingin bebas murni," kata Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami, Rabu (11/7/2018) dikutip dari laman detik.com.

Bagaimana perjalanan kasus Ahok sejak ditetapkan sebagai tersangka hingga akhirnya menolak bebas bersyarat:

- 16 November 2016

Ahok ditetapkan sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Ahok dijerat dengan Pasal 156a KUHP juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

- 13 Desember 2016

Ahok mulai berstatus terdakwa ketika pembacaan dakwaan atas perkaranya. Ahok didakwa dengan Pasal 156 KUHP dan Pasal 156a KUHP dengan dugaan penistaan agama karena mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat bertemu dengan warga Kepulauan Seribu.

- 20 April 2017

Ahok dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Jaksa menilai Ahok terbukti melakukan perasaan kebencian di muka umum dan menyinggung golongan tertentu.

- 5 Mei 2017

Ahok divonis 2 tahun penjara. Ahok dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama. Ahok langsung masuk ke tahanan menjalani hukumannya.

- 26 Februari 2018

Ahok mengajukan peninjauan kembali (PK) atas kasusnya.

- 26 Maret 2018

PK Ahok dengan nomor perkara Nomor 11 PK/PID/2018 ditolak. Tiga hakim yakni hakim Artidjo Alkostar, Salman Lurhan, dan Margiatmo, bulat menolak PK Ahok tersebut.

- Agustus 2018

Ahok seharusnya bisa mendapatkan pembebasan bersyarat tetapi tetap ingin menjalani hukumannya secara murni 2 tahun.

(dt)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Detik.com
Tag: indonesia,metro,nasional,politik,sosial,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ketua GOW Pasaman: Kita Tidak Ingin Narkoba Merusak Generasi Bangsa

Ketua GOW Pasaman: Kita Tidak Ingin Narkoba Merusak Generasi Bangsa

PASAMAN - Kita tidak ingin narkoba merusak generasi bangsa ini. Terutama di Pasaman. Hal ini dikatakan ketua Gabungan...

Putusan MA Soal Caleg Eks Napi Kekerasan Seksual Terhadap Anak Boleh Nyaleg, Ini Pernyataan KPAI

Putusan MA Soal Caleg Eks Napi Kekerasan Seksual Terhadap Anak Boleh Nyaleg, Ini Pernyataan KPAI

JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak memiliki pilihan lain selain menghormati putusan yang telah...

Heboh, Aksi Kekerasan Oknum Polisi Solok Terekam Kamera Netizen

Heboh, Aksi Kekerasan Oknum Polisi Solok Terekam Kamera Netizen

SOLOK - Aksi penganiayaan terhadap salah satu sopir travel oleh anggota Polres Solok Kota, Sabtu (8/9), pagi, di...

Kaum Milenial Sumbar Ikuti Diskusi Pandangan Generasi Terhadap Kinerja Jokowi

Kaum Milenial Sumbar Ikuti Diskusi Pandangan Generasi Terhadap Kinerja Jokowi

PADANG - Relawan KITA Jokowi menggelar diskusi coffee with millennial Sumbar bertema Pandangan millenial Sumbar atas...

KPU Padang Pariaman Tetapkan 502 DCT Pemilu 2019

KPU Padang Pariaman Tetapkan 502 DCT Pemilu 2019

PADANG PARIAMAN - Rapat Pleno KPUD Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (21/9) di Aula Kantor Dinas Kesehatan menetapkan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media