Saturday, 17 Nov 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ahok Tolak Hak Bebas Bersyarat

Rabu, 11 Juli 2018 - 20:14:45 WIB - 8089
Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ahok Tolak Hak Bebas Bersyarat
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Foto: Tribun Timur - Tribunnews.com)


POLITIK - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ingin menjalani hukuman 2 tahun, secara penuh. Ahok menolak keluar lebih cepat dari sel meski mendapatkan hak bebas bersyarat bulan Agustus.

"Beliau sebenarnya bisa PB (pembebasan bersyarat) pada bulan Agustus, namun sampai saat ini sepertinya beliau ingin bebas murni," kata Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami, Rabu (11/7/2018) dikutip dari laman detik.com.

Bagaimana perjalanan kasus Ahok sejak ditetapkan sebagai tersangka hingga akhirnya menolak bebas bersyarat:

- 16 November 2016

Ahok ditetapkan sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Ahok dijerat dengan Pasal 156a KUHP juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

- 13 Desember 2016

Ahok mulai berstatus terdakwa ketika pembacaan dakwaan atas perkaranya. Ahok didakwa dengan Pasal 156 KUHP dan Pasal 156a KUHP dengan dugaan penistaan agama karena mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat bertemu dengan warga Kepulauan Seribu.

- 20 April 2017

Ahok dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Jaksa menilai Ahok terbukti melakukan perasaan kebencian di muka umum dan menyinggung golongan tertentu.

- 5 Mei 2017

Ahok divonis 2 tahun penjara. Ahok dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama. Ahok langsung masuk ke tahanan menjalani hukumannya.

- 26 Februari 2018

Ahok mengajukan peninjauan kembali (PK) atas kasusnya.

- 26 Maret 2018

PK Ahok dengan nomor perkara Nomor 11 PK/PID/2018 ditolak. Tiga hakim yakni hakim Artidjo Alkostar, Salman Lurhan, dan Margiatmo, bulat menolak PK Ahok tersebut.

- Agustus 2018

Ahok seharusnya bisa mendapatkan pembebasan bersyarat tetapi tetap ingin menjalani hukumannya secara murni 2 tahun.

(dt)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Detik.com
Tag: indonesia,metro,nasional,politik,sosial,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Waduh! Diduga Pasangan Lesbian, 10 Wanita Diamankan Satpol PP Padang

Waduh! Diduga Pasangan Lesbian, 10 Wanita Diamankan Satpol PP Padang

PADANG - Maraknya isu perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan transgender/transeksual (LGBT) yang telah meresahkan...

Jokowi Mengaku Heran, Yang Dikriminalisasi itu Ulama Mana?

Jokowi Mengaku Heran, Yang Dikriminalisasi itu Ulama Mana?

POLITIK - Presiden Joko Widodo mengaku heran saat isu kriminalisasi ulama kembali ramai dan menyudutkan dirinya. Isu...

Ribuan Siswa SD di Pasbar Ikuti Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut

Ribuan Siswa SD di Pasbar Ikuti Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut

PASAMAN BARAT - Sebanyak 1.500 orang siswa Sekolah Dasar (SD) di Pasaman Barat (Pasbar) mengikuti kegiatan penyuluhan...

Kejadian Aneh di Limapuluh Kota, Pohon Pisang Tumbuh di Jalan

Kejadian Aneh di Limapuluh Kota, Pohon Pisang Tumbuh di Jalan

LIMAPULUH KOTA - Aksi protes warga Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera...

Polsek Lintau Buo Utara Tangkap Pencuri Rumah Kosong

Polsek Lintau Buo Utara Tangkap Pencuri Rumah Kosong

TANAH DATAR - Kepolisian Sektor Lintau Buo Utara Polres Tanah Datar, dibawah kepemimpinan Kapolsek Iptu Surya Wahyudi,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media