Saturday, 16 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ahok Tolak Hak Bebas Bersyarat

Rabu, 11 Juli 2018 - 20:14:45 WIB - 8189
Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ahok Tolak Hak Bebas Bersyarat
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Foto: Tribun Timur - Tribunnews.com)


POLITIK - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ingin menjalani hukuman 2 tahun, secara penuh. Ahok menolak keluar lebih cepat dari sel meski mendapatkan hak bebas bersyarat bulan Agustus.

"Beliau sebenarnya bisa PB (pembebasan bersyarat) pada bulan Agustus, namun sampai saat ini sepertinya beliau ingin bebas murni," kata Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami, Rabu (11/7/2018) dikutip dari laman detik.com.

Bagaimana perjalanan kasus Ahok sejak ditetapkan sebagai tersangka hingga akhirnya menolak bebas bersyarat:

- 16 November 2016

Ahok ditetapkan sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Ahok dijerat dengan Pasal 156a KUHP juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

- 13 Desember 2016

Ahok mulai berstatus terdakwa ketika pembacaan dakwaan atas perkaranya. Ahok didakwa dengan Pasal 156 KUHP dan Pasal 156a KUHP dengan dugaan penistaan agama karena mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat bertemu dengan warga Kepulauan Seribu.

- 20 April 2017

Ahok dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Jaksa menilai Ahok terbukti melakukan perasaan kebencian di muka umum dan menyinggung golongan tertentu.

- 5 Mei 2017

Ahok divonis 2 tahun penjara. Ahok dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama. Ahok langsung masuk ke tahanan menjalani hukumannya.

- 26 Februari 2018

Ahok mengajukan peninjauan kembali (PK) atas kasusnya.

- 26 Maret 2018

PK Ahok dengan nomor perkara Nomor 11 PK/PID/2018 ditolak. Tiga hakim yakni hakim Artidjo Alkostar, Salman Lurhan, dan Margiatmo, bulat menolak PK Ahok tersebut.

- Agustus 2018

Ahok seharusnya bisa mendapatkan pembebasan bersyarat tetapi tetap ingin menjalani hukumannya secara murni 2 tahun.

(dt)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Detik.com
Tag: indonesia,metro,nasional,politik,sosial,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pemasangan Kabel Telkom Fiber Optik Dari Padang ke Mentawai Akan Segera Rampung

Pemasangan Kabel Telkom Fiber Optik Dari Padang ke Mentawai Akan Segera Rampung

MENTAWAI - Kapal mengangkut pembuatan penanaman kabel Telkom fiber optik tiba di Mentawai pagi tadi, kedatangan kapal...

Sapi Banyak Berkeliaran di Objek Wisata Pantai Batu Kalang Pessel, Pengunjung Merasa Resah

Sapi Banyak Berkeliaran di Objek Wisata Pantai Batu Kalang Pessel, Pengunjung Merasa Resah

PESISIR SELATAN -- kawasan Objek wisata terkesan belum peduli terhadap keasrian dan kenyamanan lingkungan disekitarnya,...

Diduga Korupsi Iuran Pendidikan, Kepala SMKN 2 Kota Solok Ditahan Polisi

Diduga Korupsi Iuran Pendidikan, Kepala SMKN 2 Kota Solok Ditahan Polisi

SOLOK - Masih ingat kasus OTT oleh Unit Tipikor Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Kota, terhadap...

Dishub Mentawai Akan Anggarkan Pembuatan Kapal Baru Sejenis Mentawai Fast

Dishub Mentawai Akan Anggarkan Pembuatan Kapal Baru Sejenis Mentawai Fast

MENTAWAI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Mentawai akan merencanakan penganggaran untuk pembuatan...

Meriahkan HUT Ke-29, SMAN 2 Sijunjung Gelar Beragam Lomba yang Diikuti Sekolah se-Sumbar

Meriahkan HUT Ke-29, SMAN 2 Sijunjung Gelar Beragam Lomba yang Diikuti Sekolah se-Sumbar

SIJUNJUNG - Staf Ahli Bupati Sijunjung, Syarial membuka secara resmi rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMA...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media