Sunday, 23 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Sumbar Nomor 1 Tertinggi Peredaran Rokok Ilegal

Kamis, 12 Juli 2018 - 15:43:18 WIB - 431
Sumbar Nomor 1 Tertinggi Peredaran Rokok Ilegal
Kepala Dirjen Bea dan Cukai Teluk Bayur, Hilman Satria.


PARIAMAN - Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemerintah Kota Pariaman melakukan kerjasama dengan Dirjen Bea dan Cukai Teluk Bayur lakukan sosialisasi cukai rokok di gedung pertemuan Pondok Indah, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) Kamis (12/7).

Sosialisasi menghadirkan seratus orang peserta mulai dari pedagang, pengusaha rokok, unsur kepemudaan dan tokoh masyarakat yang bersangkutan.

Acara yang dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemko Pariaman Yanrileza juga dihadiri oleh Kepala Dirjen Bea dan Cukai Teluk Bayur Hilman Satria serta narasumber dari pihak terkait.

Pada kesempatan ini Hilman Satria mengatakan Kegiatan sosialisasi cukai rokok merupakan sinergisitas antara Badan Keuangan Daerah Kota Pariaman dengan Dirjen Pengawasan Bea dan Cukai Teluk Bayur.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa berdasarkan hasil survei terakhir dari UGM di tahun 2018 Sumbar merupakan salah satu tempat pemasaran rokok ilegal nomor 1 secara nasional," ungkapnya.

Jadi pungkasnya, 17% dari rokok yang beredar di Sumetera Barat seperlimanya merupakan produk ilegal.

"Oleh karena itulah karena merasa mempunyai tanggung jawab, maka kawan-kawan dari BKD dengan menggunakan dana bagi hasil cukai rokok diselenggarakanlah kegiatan sosialisasi cukai rokok ini kepada warga Kota Pariaman," ujar Hilman.

Dengan harapan lanjutnya, setelah sosialisasi ini masyarakat dapat paham dengan pita cukai dan pengetahuan masyarakat semakin tinggi tentang peredaran rokok ilegal.

"Selain merugikan keuangan negara rokok ilegal juga merugikan kesehatan masyarakat itu sendiri, karena disinyalir rokok ilegal ini bahan dasarnya menggunakan rokok sudah kadaluarsa dan bekas rokok yang di daur ulang," ungkap Hilman.

Ia juga menyebutkan, tingginya peredaran rokok ilegal di Sumbar karena tingkat konsumsi rokok masyarakat meningkat, kemudian harga rokok ilegal yang juga sangat murah. (Warman)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: bukittinggi,ekonomi,hukum,metro,padang,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Usai Pesta Miras Bersama Rekannya, Pria di Agam Tewas

Usai Pesta Miras Bersama Rekannya, Pria di Agam Tewas

AGAM - Nyawa RS (38) tak bisa diselamatkan setelah mendapat pertolongan di RSUD Lubuk Basung selama dua hari. Nyawanya...

Kunjungan Syekh International Disambut Hangat Ratusan Santri PPM Alkautsar

Kunjungan Syekh International Disambut Hangat Ratusan Santri PPM Alkautsar

LIMAPULUH KOTA-- Pondok Pesantren Modern (PPM) Al-Kautsar Muhammadiyah Limapuluh Kota menerima kunjungan Syekh Muhammad...

Begini Alasan Prabowo Sebut Indonesia Terancam Miskin Selamanya, Utang Naik Rp1 T Tiap Hari

Begini Alasan Prabowo Sebut Indonesia Terancam Miskin Selamanya, Utang Naik Rp1 T Tiap Hari

JAKARTA - Bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto mengkiritk perekonomian Indonesia. Kritik tersebut...

Heboh TKW Indonesia Dijual di Toko Online Singapura, Ini Kata DPR

Heboh TKW Indonesia Dijual di Toko Online Singapura, Ini Kata DPR

JAKARTA - Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) Rofi Munawar meminta Pemerintah Singapura transparan dan...

KPU Padang Pariaman Tetapkan 502 DCT Pemilu 2019

KPU Padang Pariaman Tetapkan 502 DCT Pemilu 2019

PADANG PARIAMAN - Rapat Pleno KPUD Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (21/9) di Aula Kantor Dinas Kesehatan menetapkan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media