Monday, 20 Aug 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Din Syamsuddin: Saya Diutus Presiden ke Sumbar Terkait Islam Nusantara itu Fitnah yang Keji

Rabu, 01 Agustus 2018 - 09:09:13 WIB - 9951
Din Syamsuddin: Saya Diutus Presiden ke Sumbar Terkait Islam Nusantara itu Fitnah yang Keji
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat Din Syamsuddin. (Foto :Dok. Istimewa)


JAKARTA - Menyikapi tulisan viral di medsos beberapa waktu lalu, yang menyebutkan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Prof. Dr. Din Syamsuddin akan berkunjung ke Sumatra Barat sebagai utusan pemerintah untuk memberikan penjelasan terkait pernyataan sebelumnya tentang Islam Nusantara, akhirnya Din Syamsuddin angkat bicara.

Bahkan di tulisan yang viral tersebut, salah seorang ulama dari Sumatera Barat memberikan nasihat yang harus diketahui oleh Din Syamsuddin sebelum berangkat ke Sumatera Barat.

Dalam pesan Whatapps, Rabu (1/8), Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Din Syamsuddin mengatakan, "Bahwa saya diutus ke Sumbar adalah fitnah yang keji dan lebih kejam dari pembunuhan. Saya tidak pernah diutus dan tidak akan diutus oleh siapapun ke sana, dan saya tidak punya agenda ke Sumbar dalam waktu dekat ini," kata Din.

"Hal itu sengaja dipolitisasi oleh kelompok yang punya kepentingan politik tertentu. Sikap dan pandangan saya tentang bagaimana menyikapi Islam Nusantara oleh NU adalah dalam konteks ukhuwah sesuai dengan Etika Ukhuwah Islamiyah yang sudah disepakati oleh Dewan Pertimbangan MUI. Silakan umat mau menerima atau tidak menerimanya, tetapi jangan dipolitisasi. Syukran. Salam takzim, Din Syamsuddin/Ketua Dewan Pertimbangan MUI," tegasnya.

Sebelumnya beredar viral di medsos tulisan yang bunyinya sebagai berikut:

Din Syamsudin, Tuan Kami Tunggu!:

Pernyataan Paga Nagari Sumbar Tentang Kedatangan Tuan Din Syamsudin ke Sumbar

Dari berbagai Berita Media Tuan yth akan datang ke Sumbar untuk berupaya meyakinkan masyarakat Minangkabau supaya menerima Islam Nusantara (Inus). Kedatangan Tuan oleh media dinyatakan sebagai utusan Presiden Joko Widodo sesuai dengan jabatan Tuan saat ini.

Tuan Din Syamsudin, sebelum Tuan datang, maka ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada Tuan.

Pertama, bahwa penolakan terhadap Islam Nusantara sebagaimana halnya telah dinyatakan oleh Ketua MUI Buya Gusrizal Gazahar kami dukung sepenuhnya dengan jiwa raga kami, karena telah sangat sesuai dengan hati nurani masyarakat kami, sesuai dengan keyakinan kami dan filosofi adat istiadat kami di Minangkabau.

Kedua, oleh karena pernyataan MUI Sumbar menolak Islam Nusantara adalah hasil musyawarah yang telah melibatkan seluruh MUI kabupaten/kota di Sumbar maka kami menganggap itu adalah keputusan masyarakat Minangkabau secara keseluruhan, karena urusan agama ini kami percayakan pada ulama-ulama kami, Pitaruah indak baunian, pasan indak baturuik, picayo laia jo batin, sumpah Satiah rang Minangkabau.

Ketiga, setiap tamu yang datang akan kami sambut dan tunggu dengan penuh penghormatan. Tapi kalau tujuan mau merusak kesepakatan dan hasil.musyawarah serta merendahkan ulama-ulama kami atau berusaha memecah belah ulama dan ummat kami, maka tamu tersebut kami usir dan persilakan keluar dari Minangkabau.

Keempat, pernyataan Tuan di media yang menyebutkan bahwa tuan percaya masih ada ulama Sumbar yang menerima Islam Nusantara ini, maka kami melihat pernyataan Tuan inilah sesungguhnya yang berpotensi memecah belah ummat dan ulama di Minangkabau, maka sebelum Tuan datang pernyataan itu seharusnya dicabut terlebih dahulu.

Kelima, Tuan mungkin belum paham dengan Filosofi Adat Basandi Syarak dan Syarak Basandi Kitabullah, Syarak Mangato Adat Mamakai, dan juga belum paham dengan sejarah nama Minangkabau yang berasal dengan kata Almukminan Kan Nabawi. Karena itu, jangan gegabah datang ke Minangkabau sesuai pepatah Minangkabau bajalan.paliharo kaki, bakato paliharo lidah, tatumbuak biduak dikelokkan, tatumbuak kato dipikiakan.

Padang, 31 Juli 2018
Ketua Paga Nagari Sumbar
Ibnu Aqil D. Ghani

(RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: bukittinggi,indonesia,metro,nasional,padang,sumatra-barat,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Mundur Sebagai Caleg Partai Golkar, Yusra Maiza Kembali Layangkan Surat ke DPD

Mundur Sebagai Caleg Partai Golkar, Yusra Maiza Kembali Layangkan Surat ke DPD

PAYAKUMBUH - Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD Partai Golongan Karya, Kota Payakumbuh, Yusra Maiza, secara resmi kembali...

Heboh Arahan Jokowi ke Relawan Agar Berani Jika Diajak Berantem, Begini Reaksi Fahri Hamzah

Heboh Arahan Jokowi ke Relawan Agar Berani Jika Diajak Berantem, Begini Reaksi Fahri Hamzah

POLITIK - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus mulai belajar berpidato yang...

Serba serbi HUT RI ke-73 di Pariaman, Dosen Universitas Leiden Belanda Ini Terharu

Serba serbi HUT RI ke-73 di Pariaman, Dosen Universitas Leiden Belanda Ini Terharu

PARIAMAN - 20 tahun tak merasakan upacara bendera, Suryadi Dosen Universiteit Leiden The Netherlands (Belanda), setelah...

Dai Muhammadiyah Antusias Ikut Kajian bersama ketum MUI Buya Gusrizal, Ini Bahasannya

Dai Muhammadiyah Antusias Ikut Kajian bersama ketum MUI Buya Gusrizal, Ini Bahasannya

PADANG -- Heboh Islam Nusantara dan problematika keumatan Aliran sesat, Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah (PW)...

HUT RI ke-73, Rekor MURI untuk Operasi Bibir Sumbing Serentak dan Perdana di RS Aisyiyah Padang

HUT RI ke-73, Rekor MURI untuk Operasi Bibir Sumbing Serentak dan Perdana di RS Aisyiyah Padang

PADANG -- Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-73, Rumah Sakit Umum Aisyiyah Padang berkerjasama dengan Persatuan Ahli...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media