Monday, 18 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Kesehatan

Kasihan, Bayi Fadhilah Positif Rubella Sejak dalam Kandungan

Sabtu, 04 Agustus 2018 - 20:00:25 WIB - 12113
Kasihan, Bayi Fadhilah Positif Rubella Sejak dalam Kandungan
Ilustrasi virus Rubella (Foto: Dok. Istimewa)


PARIAMAN - Tidak ada yang menyangka, Fadhilla, bayi mungil yang berusia 7 bulan pada tanggal 20 Juli 2018 lalu ini, mengalami penyakit yang begitu serius. Sekilas ia terlihat sehat, tampak ceria meski harus merasakan berbagai cobaan berat di usianya yang sangat belia.

Rubella atau campak Jerman adalah infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. CMV adalah virus umum yang dapat menyebar luas dan menginfeksi siapa saja. Rubella CMF umumnya menyerang anak-anak dan remaja namun tidak tidak kemungkinan ibu hamil.

"Bayi Fadhila positif Rubella sejak dalam kandungan. Namun selama dalam kadungan tidak ada kelainan dan masalah. Sama seperti ibu hamil lainnya, hamil hingga 9 bulan dan melahirkan Fadhila. Hanya saja berat Fadhila dibawah standar 2,2 Kg saja," kata Musfitri Yuliani ibu kandung Fadhila ketika ditemui pada acara Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella (MR) di MTsN 1 Kota Pariaman, Rabu.

Ia menjelaskan, berawal dari Fadhila berusia dua bulan, saat menyusui tidak seperti bayi lainnya. "Penglihatan Fadhila menerawang dan diperiksa ke bidan desa lalu kemudian dirujuk ke RSUD Pariaman. Ternyata disana anak saya didiagnosa katarak bawaan lahir. Kemudian pihak RSUD pun membuat rujukan lebih lanjut ke RSU M.Djamil Padang," Ia mengisahkan.

Bayi Fadhila menjalani cek labor mata untuk mengetahui lebih lanjut penyakit yang diderita. Satu minggu kemudian hasil keluar dan fadhila positif Rubella CMV dan harus dikonsultasi lebih serius ke dokter spesialis anak. Proses pengobatan masih berlanjut karena Fadhila mengalami jantung bocor dan pendengaran yang terganggu.

Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Pariaman Rio Arisandi mengatakan, "Memang saat ini ada dua pasien yang masuk laporannya terkait Rubella, namun hanya keluarga Fadhila yang membuka diri untuk dibantu pengobatannya oleh Dinkes sendiri dan satu lagi memilih berobat sendiri. Dinas akan selalu membatu pasien dalam hal pengobatan lebih lanjut agar pasien bisa disembuhkan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Desi Irawati mengatakan Saat ini kondisi Fadhila dilihat kasat mata sehat seperti bayi lainnya namun yang dideritanya akibat Rubella CMV ini pendengaran menjadi terganggu, jantung bocor dan penglihatan yang tidak berfungsi.

Untuk itu diimbau kepada ibu-ibu lainnya, lakukan imunisasi anak yang rutin khusus MR dilakukan pada bayi berusia 9 bulan sampai 15 tahun, jangan sampai ada bayi lainnya di Kota Pariaman yang terinfeksi rubella dan yang paling penting biasakan hidup bersih dan sehat.

Bayi Fadhilla Gusrianto merupakan anak pertama dari pasangan Agus Arianto (38) swasta dan Musfitri Yuliani (32) ibu rumah tangga yang beralamat di sampan, meskipun sedih karna mendapatkan anak pertama dalam kondisi yang sakit namun tetap selalu bersemangat dalam pengobatan Fadhila.

Ibu Fadhila sendiri berharap agar fadhila bisa disembuhkan dan berkembang seperti anak-anak lainnya meskipun memakan waktu lama. Ia juga mengimbau agar ibu hamil selalu dijauhkan dari asap rokok, dan kemana-mana jangan lupa selalu menggunakan masker, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan,tutupnya. (Warman)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: daerah,indonesia,kesehatan,metro,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Anak Nagari Suku Patopang Lubuk Tarok Baralek Gadang, Darul Siska Sandang Gelar Sutan Rajo Ameh

Anak Nagari Suku Patopang Lubuk Tarok Baralek Gadang, Darul Siska Sandang Gelar Sutan Rajo Ameh

SIJUNJUNG -- Anak nagari Lubuk Tarok, Kecamatan Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung Kaum Suku Patopang Mudik baralek...

Haedar Nasir : Ditengah Pembelahan Politik Kader Harus Menjadi Pencerah, Pencerdas dan Peredam

Haedar Nasir : Ditengah Pembelahan Politik Kader Harus Menjadi Pencerah, Pencerdas dan Peredam

JAKARTA -- PP Muhammadiyah menggelar diskusi publik dan pelepasan Duta besar bertema Agama dalam diplomasi Indonesia di...

Dandim 0319 dan Polres Mentawai Siap Mengamankan Kunjungan BNPB dan BMKG Sumbar

Dandim 0319 dan Polres Mentawai Siap Mengamankan Kunjungan BNPB dan BMKG Sumbar

MENTAWAI - Komandan Kodim (Dandim) 0319 bersama Polres Kepulauan Mentawai lakukan persiapan keamanan, atas kunjungan...

17 Pejabat Eselon III Dilantik, Wakil Bupati Pasaman: Bagi yang Melanggar Akan Diberikan Sanksi

17 Pejabat Eselon III Dilantik, Wakil Bupati Pasaman: Bagi yang Melanggar Akan Diberikan Sanksi

PASAMAN - Wakil Bupati Pasaman, H. ATOS Pratama melantik sebanyak 17 orang pejabat eselon III di Aula Lantai 3 kantor...

Untuk Mengajak Masyarakat Berdemokrasi, Relasi KPU Mentawai Lakukan Hal Ini

Untuk Mengajak Masyarakat Berdemokrasi, Relasi KPU Mentawai Lakukan Hal Ini

MENTAWAI - Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Mentawai Kecamatan Sipora Utara, menggelar...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media