Monday, 18 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Catut Nama Ketua MUI Sumbar, Relawan Pemenangan Jokowi Minta Maaf

Minggu, 05 Agustus 2018 - 07:36:34 WIB - 6951
Catut Nama Ketua MUI Sumbar, Relawan Pemenangan Jokowi Minta Maaf
Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar (Foto: Dok Istimewa)


PADANG - Forum Komunikasi Relawan Pemenangan Jokowi (FKRPJ) meminta maaf kepada Buya Gusrizal Gazahar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Barat, yang namanya secara sepihak dimasukkan ke dalam daftar pengurus FKPRJ. Forum yang dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pembina Relawan Jokowi (Rejo), Sidarto Danusubroto, pada Kamis (2/8) lalu tersebut memang memasukkan sejumlah nama penting di Sumbar sebagai pengurus.

Melalui surat resmi nomor 03/FKRPJ-SB/VIII/2018 dan pernyataan media yang diterbitkan Jumat (3/8) kemarin, FKRPJ meminta maaf atas kelalaian pihaknya dalam memasukkan nama Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar sebagai salah satu Dewan Penasehat pada forum tersebut. Pernyataan maaf disampaikan oleh Sekretaris FKRPJ Mirwan Pulungan mewakili Ketua Umum FKRPJ Mayjen TNI (Purn) Hartind Asrin yang saat ini sudah terbang kembali ke Jakarta.

Mirwan menjelaskan, dimasukkannya nama Buya Gusrizal merupakan hasil kesepakatan dari Tim Formatur yang sepakat memasukkan nama Ketua MUI Sumbar itu sebagai salah satu Anggota Dewan Penasihat.

"Para formatur hanya melihat dari sisi positifnya saja. Namun mungkin yang jadi kekurangan dari kami adalah bahwa dimasukkan nama Buya Gusrizal Gazahar sebagai anggota Dewan Penasihat belum sempat kami bicarakan kepada beliau," jelas Mirwan.

Mirwan menegaskan bahwa hal tersebut terjadi karena keterbatasan waktu, sejak pertama kali pertemuan untuk membentuk pengurus hingga acara pengukuhan yang mendatangkan ketua Tim Penggalangan Relawan Jokowi, Sidharta Danusubroto.

"Kami juga sudah merencanakan akan menemui langsung Buya Gusrizal sekaligus menyampaikan permohonan maaf kami baik secara lisan maupun tertulis," katanya.

Bahkan, lanjut Mirwan, Ketua FKRPJ Mayjend Hartind juga sudah menyampaikan maaf kepada Buya Gusrizal melalui sambungan telpon. Buya Gusrizal juga dikabarkan sudah memberikan tanggapan langsung kepada pihak FKRPJ.

Menanggapi protes dari Buya Gusrizal Gazahar dan beberapa tokoh Sumbar lainnya, Formatur FKRPJ kemudian meninjau kembali bentuk kepengurusan organisasi. Hasilnya, FKRPJ memutuskan untuk tidak mencantumkan lagi nama-nama Dewan Penasihat yang dimaksud berikut dengan jabatannya.

Sebagai penggantinya, jabatan Dewan Penasihat disebut terdiri dari tokoh ulama, tokoh adat dan ninik mamak, tokoh cendekiawan, cerdik pandai, dan tokoh pemuda.

"Formatur dan Pengurus Forum menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nama-nama tokoh masyarakat, alim ulama, ninik mamak, tokoh adat, cendekiawan, cerdik pandai dan tokoh pemuda. Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya atas kekhilafan dan kesalahan ini," tulis surat resmi FKRPJ.

Pihak FKRPJ juga meminta agar berita mengenai miskomunikasi dengan MUI Sumbar tidak lagi diperpanjang. "Ya, saya rasa semua sudah selesai. Jadi setelah dimuatnya berita permohonan maaf kami, kami merasa tidak ada lagi miskomunikasi," ujar Mirwan.

Sementara, Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gajahar, dalam sebuah pernyataannya di akun media sosial pribadinya mengatakan, tidak pernah terlibat dalam politik praktis meskipun politik bagian dari ajaran Islam. Buya Gusrizal menyatakan hanya menjalankan politik keumatan.

"Karena saya memilih majelis ulama, maka semenjak dulu saya tidak berpolitik praktis dan hanya menjalankan politik keumatan," kata Buya Gusrizal.

Karena itu, lanjut Buya Gusrizal, pencatutan namanya sebagai Relawan Jokowi adalah sikap tidak berakhlak. "Ini bisa merusak wibawa MUI Sumbar," kata Gusrizal.

Bertikut surat permintaan maaf dari Forum Komunikasi Relawan Pemenangan Jokowi (FKRPJ) Sumbar:

(rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/Republika.co.id
Tag: daerah,metro,padang,sumatra-barat,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sejumlah Orang Diserang Anjing Liar, Warga Agam Resah

Sejumlah Orang Diserang Anjing Liar, Warga Agam Resah

AGAM - Sejumlah orang di Kecamatan Tanjung Mutiara, kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, (Sumbar) diserang anjing...

Kepulauan Mentawai Akan Jadi Tuan Rumah Jambore BPBD se Sumbar Tahun 2019

Kepulauan Mentawai Akan Jadi Tuan Rumah Jambore BPBD se Sumbar Tahun 2019

MENTAWAI - Pemerintah Desa Goisooinan tahun ini sedang melakukan persiapan sebagai tuan rumah perhelatan Jambore Badan...

Bupati Pasaman Apresiasi Upaya Penegakan Hukum oleh Aparat

Bupati Pasaman Apresiasi Upaya Penegakan Hukum oleh Aparat

PASAMAN - Sebanyak 8 kilogram barang bukti ganja, 6,87 gram sabu-sabu dan 27 unit mesin jakpot hasil tindak pidana...

Walikota Bukittinggi Minta Satpol PP Meningkatkan Kinerja

Walikota Bukittinggi Minta Satpol PP Meningkatkan Kinerja

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menegaskan, Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar...

Sukseskan MRSF 2019, Polres Padang Panjang Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

Sukseskan MRSF 2019, Polres Padang Panjang Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

PADANG PANJANG - Lima Pilar Keselamatan Lalu lintas menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka kegiatan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media