Monday, 10 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Kereta Api Sibinuang Hantam Avanza di Lubuk Alung, Pengemudi Terancam Pidana

Rabu, 08 Agustus 2018 - 21:43:23 WIB - 1091
Kereta Api Sibinuang Hantam Avanza di Lubuk Alung, Pengemudi Terancam Pidana
Minibus Avanza ditabrak kereta api di perlintasan kereta api Simpang Jambak Lubuk Alung, Rabu (8/8).


PADANG PARIAMAN - Kereta api Sibinuang kembali menelan korban, kali ini satu unit Avanza warna hitam dengan nopol BA 1541 BT harus menerima nasib naas dari lokomotif tersebut, Rabu (8/8) di perlintasan kereta api Simpang Jambak Lubuk Alung.

Kronologi kejadian berawal sekitar pukul 09:50 WIB, disaat Kereta Api dari arah Padang menuju Pariaman melintasi Perlintasan Simpang Jambak di saat bersamaan satu unit avanza yang dikemudikan Supra Yogi berpenumpang 2 orang hendak melintasi perlintasan tersebut.

"Pada saat itu pengemudi minibus avanza telah diteriaki oleh salah seorang warga yang berada di pinggiran rel, namun sopir tidak mengindahkannya. Sedangkan posisi ban depan sudah berada ditengah rel, dan secara tiba-tiba mesin mobil langsung mati," tutur Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho.

Di saat bersamaan kereta api dari arah Padang menuju Pariaman langsung menghantam bagian depan sebelah kiri mobil hingga minibus Avanza ini terseret sejauh 5 meter.

"Meskipun tidak ada korban jiwa namun penumpang mengalami shock, dan segera dilarikan ke Puskesmas Lubuk Alung, di antaranya Fadila (25), Nurdaleli (49)," ulas Rizki Nugroho.

Adapun kerugian materil karena mobil mengalami kerusakan berat pada bahagian kaca depan, mesin dan dinding sebelah kiri. Diperkirakan kerugian sekitar Rp.50.000.000.

Kapolres menjelaskan, meskipun mobil yang ditabrak oleh kereta api jadi korban, namun karena dianggap lalai dalam berkendara, maka pengemudi terancam dikenakan Pasal 310 UU No.22 th 2009.

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalin dengan : 1. Kerusakan kendaraan dan/atau barang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam ) bulan dan/atau denda paling banyak Rp.1.000.000,00- (satu juta rupiah). 2. Korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan/atau barang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.2.000.000,00- (dua juta rupiah)," tegas Kapolres. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,padang-pariaman,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Diduga Pemotongan Dana Proyek DAK Nagari Baringin Tanah Datar Membuat Bingung TPK

Diduga Pemotongan Dana Proyek DAK Nagari Baringin Tanah Datar Membuat Bingung TPK

TANAH DATAR - Pengerjaan proyek pembentukan badan jalan Polak Bodi di Jorong Bukik Gombak, Nagari Baringin, Kecamatan...

Begini Cara SAT Kota Sawahlunto Untuk Tumbuhkan Semangat Gotong Royong

Begini Cara SAT Kota Sawahlunto Untuk Tumbuhkan Semangat Gotong Royong

SAWAHLUNTO - Silo Adventur, tim yang awalnya bergerak di bidang Pecinta Alam, berhubung karena musim hujan yang...

Ini Sikap KPAI Terhadap Pelibatan Anak pada Reuni Akbar 212

Ini Sikap KPAI Terhadap Pelibatan Anak pada Reuni Akbar 212

JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti reuni akbar 212 di Jakarta, Ahad (2/12/2018) besok pagi....

Sahabat Lansia Indonesia Akan Adakan Seminar Kesehatan Klibsa Tahun 2018

Sahabat Lansia Indonesia Akan Adakan Seminar Kesehatan Klibsa Tahun 2018

JAKARTA - Komunitas Lansia Indonesia Bahagia Sejahtera dan Aktif (KLIBSA) dan Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia...

Longsor Meruntuhkan Dua Rumah Di Garegeh, Ini Sebabnya

Longsor Meruntuhkan Dua Rumah Di Garegeh, Ini Sebabnya

BUKITTINGGI - Curah hujan tinggi yang mengguyur daerah Bukittinggi pada akhir-akhir ini, mengakibatkan timbul erosi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media