Wednesday, 17 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Kereta Api Sibinuang Hantam Avanza di Lubuk Alung, Pengemudi Terancam Pidana

Rabu, 08 Agustus 2018 - 21:43:23 WIB - 1048
Kereta Api Sibinuang Hantam Avanza di Lubuk Alung, Pengemudi Terancam Pidana
Minibus Avanza ditabrak kereta api di perlintasan kereta api Simpang Jambak Lubuk Alung, Rabu (8/8).


PADANG PARIAMAN - Kereta api Sibinuang kembali menelan korban, kali ini satu unit Avanza warna hitam dengan nopol BA 1541 BT harus menerima nasib naas dari lokomotif tersebut, Rabu (8/8) di perlintasan kereta api Simpang Jambak Lubuk Alung.

Kronologi kejadian berawal sekitar pukul 09:50 WIB, disaat Kereta Api dari arah Padang menuju Pariaman melintasi Perlintasan Simpang Jambak di saat bersamaan satu unit avanza yang dikemudikan Supra Yogi berpenumpang 2 orang hendak melintasi perlintasan tersebut.

"Pada saat itu pengemudi minibus avanza telah diteriaki oleh salah seorang warga yang berada di pinggiran rel, namun sopir tidak mengindahkannya. Sedangkan posisi ban depan sudah berada ditengah rel, dan secara tiba-tiba mesin mobil langsung mati," tutur Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho.

Di saat bersamaan kereta api dari arah Padang menuju Pariaman langsung menghantam bagian depan sebelah kiri mobil hingga minibus Avanza ini terseret sejauh 5 meter.

"Meskipun tidak ada korban jiwa namun penumpang mengalami shock, dan segera dilarikan ke Puskesmas Lubuk Alung, di antaranya Fadila (25), Nurdaleli (49)," ulas Rizki Nugroho.

Adapun kerugian materil karena mobil mengalami kerusakan berat pada bahagian kaca depan, mesin dan dinding sebelah kiri. Diperkirakan kerugian sekitar Rp.50.000.000.

Kapolres menjelaskan, meskipun mobil yang ditabrak oleh kereta api jadi korban, namun karena dianggap lalai dalam berkendara, maka pengemudi terancam dikenakan Pasal 310 UU No.22 th 2009.

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalin dengan : 1. Kerusakan kendaraan dan/atau barang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam ) bulan dan/atau denda paling banyak Rp.1.000.000,00- (satu juta rupiah). 2. Korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan/atau barang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.2.000.000,00- (dua juta rupiah)," tegas Kapolres. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,padang-pariaman,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kapolda Sumbar Beri Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang Tanjung Bonai Tanah Datar

Kapolda Sumbar Beri Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang Tanjung Bonai Tanah Datar

TANAH DATAR - Kapolda Sumbar Irjen Pol Fahrizal M. Hum kunjungi lokasi banjir bandang dan tanah longsor di Nagari...

Sah, Laporkan Kasus Korupsi Kini Bisa Dapat Rp 200 Juta

Sah, Laporkan Kasus Korupsi Kini Bisa Dapat Rp 200 Juta

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah No 43 Tahun 2018. Kini pelapor kasus korupsi...

Bikin Merinding, Begini Penampakan Rekaman Satelit saat Pergeseran Tanah di Palu

Bikin Merinding, Begini Penampakan Rekaman Satelit saat Pergeseran Tanah di Palu

VIDEO - Adanya gerakan di bawah permukaan tanah yang menyebabkan pergeseran atau disebut likuifaksi tanah, menjadi...

Galang Dana Bencana Palu-Donggala, Artis Minang Padang Kumpulkan Rp8 Juta

Galang Dana Bencana Palu-Donggala, Artis Minang Padang Kumpulkan Rp8 Juta

PADANG -- Komunitas artis minang Kota Padang menggelar aksi penggalangan dana untuk korban bencana gempa 7,7 SR dan...

Pemprov Sumbar Pastikan 1,5 Ton Randang Tiba di Palu-Donggala

Pemprov Sumbar Pastikan 1,5 Ton Randang Tiba di Palu-Donggala

JAKARTA - Sempat dikabarkan tersendat, akhirnya 1,5 ton Rendang Padang untuk membantu korban gempa dan tsunami tiba di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media