Monday, 18 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Kereta Api Sibinuang Hantam Avanza di Lubuk Alung, Pengemudi Terancam Pidana

Rabu, 08 Agustus 2018 - 21:43:23 WIB - 1145
Kereta Api Sibinuang Hantam Avanza di Lubuk Alung, Pengemudi Terancam Pidana
Minibus Avanza ditabrak kereta api di perlintasan kereta api Simpang Jambak Lubuk Alung, Rabu (8/8).


PADANG PARIAMAN - Kereta api Sibinuang kembali menelan korban, kali ini satu unit Avanza warna hitam dengan nopol BA 1541 BT harus menerima nasib naas dari lokomotif tersebut, Rabu (8/8) di perlintasan kereta api Simpang Jambak Lubuk Alung.

Kronologi kejadian berawal sekitar pukul 09:50 WIB, disaat Kereta Api dari arah Padang menuju Pariaman melintasi Perlintasan Simpang Jambak di saat bersamaan satu unit avanza yang dikemudikan Supra Yogi berpenumpang 2 orang hendak melintasi perlintasan tersebut.

"Pada saat itu pengemudi minibus avanza telah diteriaki oleh salah seorang warga yang berada di pinggiran rel, namun sopir tidak mengindahkannya. Sedangkan posisi ban depan sudah berada ditengah rel, dan secara tiba-tiba mesin mobil langsung mati," tutur Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho.

Di saat bersamaan kereta api dari arah Padang menuju Pariaman langsung menghantam bagian depan sebelah kiri mobil hingga minibus Avanza ini terseret sejauh 5 meter.

"Meskipun tidak ada korban jiwa namun penumpang mengalami shock, dan segera dilarikan ke Puskesmas Lubuk Alung, di antaranya Fadila (25), Nurdaleli (49)," ulas Rizki Nugroho.

Adapun kerugian materil karena mobil mengalami kerusakan berat pada bahagian kaca depan, mesin dan dinding sebelah kiri. Diperkirakan kerugian sekitar Rp.50.000.000.

Kapolres menjelaskan, meskipun mobil yang ditabrak oleh kereta api jadi korban, namun karena dianggap lalai dalam berkendara, maka pengemudi terancam dikenakan Pasal 310 UU No.22 th 2009.

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalin dengan : 1. Kerusakan kendaraan dan/atau barang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam ) bulan dan/atau denda paling banyak Rp.1.000.000,00- (satu juta rupiah). 2. Korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan/atau barang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.2.000.000,00- (dua juta rupiah)," tegas Kapolres. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,padang-pariaman,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pengedar Narkoba Yang Mengunakan Kurir Anak SMP Dibekuk Polisi Resort Mentawai

Pengedar Narkoba Yang Mengunakan Kurir Anak SMP Dibekuk Polisi Resort Mentawai

MENTAWAI - Satuan Resnarkoba Polres Kepulauan Mentawai melakukan penangkapan terhadap salah satu pria berinisial SA...

40 Sekolah se-Pasbar Siap Berkompetisi Untuk Masuk ke IAIN Batusangkar

40 Sekolah se-Pasbar Siap Berkompetisi Untuk Masuk ke IAIN Batusangkar

BATUSANGKAR - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar mensosialisasikan Jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional...

Wabup Padang Pariaman Jenguk Warga Penderita Kanker Ganas bersama Alumni SMPN I VII Koto

Wabup Padang Pariaman Jenguk Warga Penderita Kanker Ganas bersama Alumni SMPN I VII Koto

PADANG PARIAMAN - Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur bersama alumni SMP N I VII Koto Sungai Sariak jenguk...

Polres dan Satpol PP Bukittinggi Sapu Bersih Pelaku Pekat yang Sudah Meresahkan Warga

Polres dan Satpol PP Bukittinggi Sapu Bersih Pelaku Pekat yang Sudah Meresahkan Warga

BUKITTINGGI - Tim gabungan yang terdiri dari Personil Satuan Sabhara Polres Bukittinggi dan personil yang tergabung...

Untuk Mengajak Masyarakat Berdemokrasi, Relasi KPU Mentawai Lakukan Hal Ini

Untuk Mengajak Masyarakat Berdemokrasi, Relasi KPU Mentawai Lakukan Hal Ini

MENTAWAI - Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Mentawai Kecamatan Sipora Utara, menggelar...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media