Monday, 20 Aug 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Disebut Andi Arief Terima Uang 500 M dari Sandiaga Uno, Ketum PAN Geram

Kamis, 09 Agustus 2018 - 05:58:10 WIB - 624
Disebut Andi Arief Terima Uang 500 M dari Sandiaga Uno, Ketum PAN Geram
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Foto: Netralnews.com)


POLITIK - Politikus Demokrat Andi Arief menyebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membayar Rp 500 miliar kepada PKS dan PAN. Menanggapi itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan geram.

"Itu apa perlu dibahas sesuatu yang enggak ada. Ya enggak usah dibahas lah. Itu bisa dikatakan apa tuh sampah kan. Hoax. Mending ngomong capres aja lah," katanya di Kediaman Prabowo Subianto, Jl Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/8) dikutip dari laman Merdeka.com.

Zulhas sapaan akrabnya menambahkan bahwa saat ini dirinya fokus kepada koalisi yang terus dibangun oleh Gerindra dan PKS. Menurutnya ada peta Pilpres baru yang menarik. Pembahasan kesepakatan koalisi diperkirakannya juga berlangsung panjang.

"Sekarang yang penting itu soal koalisi ya. Ini kan detik-detik akhir ini perkembangannya menarik. Lagi kita ikuti perkembangannya dinamis. Karena kan terus terang kalau mau jujur, belum ada satu partai pun yang mengeluarkan surat kan. Nah oleh karena itu menarik. Kita ikuti saja perkembangan. Hari-hari ini kelihatannya akan panjang ya. Nggak 24 jam, mungkin 48 jam nih," tuturnya.

Namanya pun saat ini juga masuk sebagai cawapres Prabowo. Ya tentu dong (masuk nominasi cawapres)," ungkapnya.

Ketua MPR tersebut juga meluruskan. soal Demokrat dan Gerindra yang kandas berkoalisi. "Ini bukan cerai nggak cerai tapi dinamis," tandasnya seraya meninggalkan kediaman Prabowo.

Sementara itu di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno membantah partainya menerima uang dari Sandiaga. "Hahaha tadi mana ya Rp 500 miliar, saya belum pernah dengar komitmen itu, ada pembicaraan itu," kata Eddy di Kompleks Widya Chandra IV Nomor 19, Jakarta Selatan, Rabu (8/8).

Eddy menegaskan PAN tidak pernah ditawari uang semacam itu. Bahkan, kata dia, tidak pernah dibahas.

"Apakah pernah ditawarin oleh kita rasanya tidak pernah ada jadi saya tidak bisa confirm cuitan itu, karena pembahasan tak pernah ada dengan PAN. Saya pikir konfirmasi saja ke yang sampaikan," ungkapnya.

Eddy mengatakan nama Sandiaga memang sempat dibahas dalam internal PAN. Tetapi tetap saja nama Sandi tidak pernah dikhususkan.

"Jadi semua dibahas secara imbang. Tidak ada yang didahulukan diprioritaskan secara salah satu nama. Oleh karena itu perkembangan malam ini sangat cepat untuk tentukan akhir koalisi," ucapnya. (mrd)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Merdeka.com
Tag: indonesia,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

MUI Larang Gerakan #2019gantipresiden di Jabar, Fahri Hamzah: Ngapain Masuk-masuk Politik

MUI Larang Gerakan #2019gantipresiden di Jabar, Fahri Hamzah: Ngapain Masuk-masuk Politik

POLITIK - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal pelarangan kegiatan bertajuk #2019gantipresiden di Jawa Barat...

Libas Real Madrid, Atletico Juara Piala Super Eropa

Libas Real Madrid, Atletico Juara Piala Super Eropa

BOLA - Atletico Madrid keluar sebagai juara Piala Super Eropa, setelah mengalahkan rival sekotanya Real Madrid. Dalam...

Peringati HUT RI ke-73 Bendera Raksasa Dikibarkan di Bukik Gadang Pasaman

Peringati HUT RI ke-73 Bendera Raksasa Dikibarkan di Bukik Gadang Pasaman

PASAMAN - Tim ekspedisi mengibarkan bendera merah putih ukuran 17 x 13 meter saat pelaksanaan upacara HUT RI ke 73 di...

Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017 Tanah Datar Disahkan Jadi Perda

Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017 Tanah Datar Disahkan Jadi Perda

TANAH DATAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tanah Datar kembali mengadakan Rapat Paripurna pendapat...

Usai Senam bersama ASN, Ini Pesan Wawako Genius Umar

Usai Senam bersama ASN, Ini Pesan Wawako Genius Umar

PARIAMAN -- Wakil Walikota Pariaman Genius Umar beri arahan kepada ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemko Pariaman, tentang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media