Monday, 18 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Diisukan Sebagai Wagub DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno, Ini Kata Mardani Ali Sera

Jumat, 10 Agustus 2018 - 20:05:06 WIB - 2294
Diisukan Sebagai Wagub DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno, Ini Kata Mardani Ali Sera
Sandiaga Uno dan mardani Ali Sera (Foto: detik.com)


POLITIK - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Hal itu resmi diajukan bersamaan dengan penyampaian surat pengunduran dirinya ke DPRD DKI Jakarta.

Salah satu nama yang diisukan menjadi kandidat Sandiaga Uno adalah Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera. Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sendiri diusung oleh PKS dan Partai Gerindra pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

Menanggapi hal itu, Mardani Ali Sera memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada partai. Mengingat yang memiliki kewenangan adalah pimpinan partai pengusung. Sementara dirinya, kata Mardani, hanya sebagai prajurit partai yang harus melaksanakan keputusan partai. Namun dirinya enggan menyatakan siap, karena takut dirinya tidak mampu.

"Kalau itu (ditunjuk), seperti biasa, samina wa athona (kami mendengar dan kami taat), kalau pimpinan sudah memutuskan maju ya maju, mundur ya mundur," ungkap Mardani, Jumat (10/8) dikutip dari laman Republika.co.id.

Hanya saja saat ini, Mardani mengaku sampai saat ini belum ada komunikasi dari partainya jika bakal menjadi kandidat Sandiaga Uno mendampingi Anies Baswedan. Justru saat ini dirinya sedang fokus sosialisasi gerakan 2019 ganti presiden.

Terakhir iamenghadiri deklarasi gerakan tersebut di Provinsi Banten. "Belum ada (komunikasi), kami masih fokus sosialisasi ganti presiden, sekarang fokus itu dulu," tuturnya.

Sebelumnya, saat didaulat sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019, Sandiaga menegaskan akan meletakkan jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pendamping Anies Baswedan.

Bahkan Sandiaga juga harus mundur dari Partai Gerindra. Hal itu dilakukan agar majunya Sandiaga sebagai cawapres bisa diterima oleh partai-partai koalisi pengusung, yaitu PKS dan Partai Amanat Nasional (PAN). "Karena beliau pun harus diterima dari partai-partai lain, saya pun meminta beliau untuk mundur dari Partai Gerindra," terang Sandiaga. (rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,pilkada,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sukseskan MRSF 2019, Polres Padang Panjang Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

Sukseskan MRSF 2019, Polres Padang Panjang Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

PADANG PANJANG - Lima Pilar Keselamatan Lalu lintas menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka kegiatan...

Polemik RUU Permusikan, Begini Kata Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden

Polemik RUU Permusikan, Begini Kata Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden

NASIONAL - Musisi sekaligus penyanyi Sang Alang berharap RUU Permusikan yang saat ini sedang diajukan oleh DPR,...

Logistik Pemilu 2019 Tiba di KPU Padang Panjang, Polisi dan Bawaslu Lakukan Pengawalan Ketat

Logistik Pemilu 2019 Tiba di KPU Padang Panjang, Polisi dan Bawaslu Lakukan Pengawalan Ketat

PADANG PANJANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Panjang menerima logistik surat suara untuk Pemilu 2019 yang...

Kecamatan Ranah Batahan Pasbar Usulkan Pembangunan Gedung Refresentatif, Ini Tanggapan Bupati

Kecamatan Ranah Batahan Pasbar Usulkan Pembangunan Gedung Refresentatif, Ini Tanggapan Bupati

PASAMAN BARAT - Pemerintah Kecamatan Ranah Batahan mengusulkan pembangunan gedung Kantor Camat refresentatif pada...

Ban Kapten Dicopot, Mauro Icardi Bakal Hengkang dari Inter Milan?

Ban Kapten Dicopot, Mauro Icardi Bakal Hengkang dari Inter Milan?

BOLA - Keputusan mengejutkan dibuat Inter Milan. Mereka mencopot jabatan kapten dari Mauro Icardi dan menyerahkannya...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media