Monday, 18 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Inilah Alasan Demokrat Akhirnya Dukung Prabowo-Sandiaga

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 06:32:11 WIB - 13412
Inilah Alasan Demokrat Akhirnya Dukung Prabowo-Sandiaga
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto: nasional.tempo.co)


POLITIK - Setelah menggelar sidang majelis tinggi partai (MTP) pada Jumat (10/8) pagi, Partai Demokrat akhirnya memutuskan mendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno, dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. Hasil survei internal menjadi alasan partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu mendukung Prabowo-Sandiaga.

Ketua Dewan Pembina Demokrat EE Mangindaan mengatakan, sidang MTP pertama tanggal 9 Julu 2018 memutuskan bahwa Demokrat membuka tiga opsi. Yakni memberikan dukungan kepada Joko Widodo, Prabowo, dan opsi lainnya. Lalu pada Sidang Majelis Tinggi Partai kedua tgl 29 juli 2018, MTP membahas survei internal Demokrat yang melibatkan kader pusat hingga daerah. Termasuk anggota DPD dan DPR.

"Hasil survei menunjukkan 62 persen masyarakat mendukung Prabowo dan 38 persen mendukung Jokowi, atas dasar ini dan sejumlah pertimbangan lainnya MTP memutuksn untuk berkoalisi dengan Prabowo Subianto," kata EE Mangindaan di Jakarta, Jumat (10/8) dikutip dari laman Republika.co.id.

Ia mengatakan, partai Demokrat memandang keputusan tersebut akan makin memperkuat dukungan ke pasangan capres-cawapres Prabowo dan Sandiaga Uno untuk menangkan konstestasi Pilpres 2019. Sekaligus, mengawal harapan rakyat Indonesia.

Sebelumnya, Partai Gerindra, PAN, dan PKS resmi mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pasangan calon presiden (Capres)-calon wakil presiden (Cawapres) 2019 - 2024. Deklarasi pasangan Capres-Cawapres tersebut tanpa Partai Demokrat yang sebelumnya memberikan dukungan kepada Prabowo.

"Baru saja pimpinan dari tiga parpol yaitu PKS, PAN, Gerindra telah memutuskan dan memberi kepercayaan saya dan saudara Sandiaga Uno untuk maju sebagai calon presiden dan cawapres masa bakti 2019 - 2024," kata Prabowo di kediamannya di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (9/8) malam.

Prabowo mengaku di dalam proses penentuan tersebut sangat tidak mudah dan melelahkan. Komunikasi politik ia lakukan bersama dengan sejumlah parpol termasuk dengan Partai Demokrat. Dengan pengumuman pasangan Capres-Cawapres tersebut, Partai Demokrat menjadi partai yang belum mengumumkan keputusan dukungan mereka soal Pilpres 2019.

"Memang membangun koalisi tidak mudah karena banyak yang harus kita pertemukan," ujar Prabowo.

Seperti diketahui, hubungan Gerindra dan Demokrat sempat memanas dalam dua hari terakhir. Hal itu dipicu setelah politikus Demokrat Andi Arief menuding jika ada politik transaksional dalam penentuan cawapres Prabowo. Andi Arief pun menyebut Prabowo sebagai "jenderal kardus".

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan, istilah "Jenderal Kardus" adalah luapan emosi pribadi Andi Arief atas ketidakpuasan terhadap kondisi koalisi parpol yang ada. Syarif enggan berkomentar terkait kebenaran jika Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan uang Rp 500 miliar ke PKS dan PAN untuk posisi calon wakil presiden (cawapres).

"Yang penting apa yang disampaikan oleh Andi Arief (soal jenderal kardus) itu merupakan manifestasi daripada ketidakpuasan," ujarnya, Kamis (9/8) dini hari. (rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id
Tag: indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Apes Nasib Pelaku kejahatan Satu Ini, Begini Ceritanya

Apes Nasib Pelaku kejahatan Satu Ini, Begini Ceritanya

SOLOK - Apes nasib pelaku kejahatan satu ini, inisial ETS panggilan DG, (36) alamat Jalan Tembok Raya RT 06 RW 03...

Satres Narkoba Polres Agam Kembali Ciduk Pengedar Narkoba

Satres Narkoba Polres Agam Kembali Ciduk Pengedar Narkoba

LUBUK BASUNG -- Lagi-lagi Satuan Narkoba Polres Agam dibawah pimpinan Iptu. Desneri, SH. MH ungkap kasus...

Beredar Isu Ada "Bisnis Lendir" di Kota Solok, Begini Tanggapan Tokoh Adat dan Anggota DPRD

Beredar Isu Ada "Bisnis Lendir" di Kota Solok, Begini Tanggapan Tokoh Adat dan Anggota DPRD

SOLOK - Belakangan ini marak beredar isu adanya bisnis "Lendir" (bisnis pelacuran atau prostitusi) di Kota...

Minimnya Anggaran, Kapal Antar Pulau KMP Bakkat Menuang di Mentawai Tidak Bisa Beroperasi

Minimnya Anggaran, Kapal Antar Pulau KMP Bakkat Menuang di Mentawai Tidak Bisa Beroperasi

MENTAWAI - Kapal antar pulau KMP Bakkat Menuang sejak beberapa bulan ini tidak melakukan pelayanan penyeberangan...

Polsek Sungai Baremas Fasilitasi Mediasi Masyarakat dengan PT. BPP Terkait Permasalahan Lahan Plasma

Polsek Sungai Baremas Fasilitasi Mediasi Masyarakat dengan PT. BPP Terkait Permasalahan Lahan Plasma

PASAMAN BARAT - Ratusan masyarakat Sikabau Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat datangi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media