Sunday, 21 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Ekonomi

Indonesia Bebaskan Bea Masuk Produk Palestina, Ini Kata DPR

Senin, 13 Agustus 2018 - 04:20:14 WIB - 3973
 Indonesia Bebaskan Bea Masuk Produk Palestina, Ini Kata DPR
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) Rofi Munawar memberi catatan khusus atas langkah Pemerintah Indonesia membebaskan bea masuk bagi produk Palestina. Diantaranya memastikan tidak ada produk-produk Israel yang ikut serta dalam proses tersebut.

"Kebijakan ini dipastikan akan memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian Palestina, karenanya Pemerintah harus memastikan bahwa produk tersebut asli dari negara tersebut. Mengingat seringkali selama ini sejumlah produk palestina melewati Israel." ditegaskan Rofi Munawar kepada Minangkabaunews.com, Sabtu (11/8) di Jakarta.

Rofi mengingatkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk memfasilitasi secara serius produk-produk Palestina. Karena jika diperhatikan jumlah ekspor Indonesia jauh lebih banyak ke Palestina dibandingkan sebaliknya, padahal negara tersebut tengah mengalami kesulitan dan himpitan. Namun dalam sejumlah kesempatan nampak Mendag seperti menyederhanakan persoalan tersebut pada persoalan kemurahatian Indonesia.

"Perlu waktu lebih dari 9 bulan untuk membebaskan bea masuk produk-produk Palestina ke Indonesia. Padahal neraca perdagangan saat ini positif antara Indonesia dengan Palestina" tegasnya.

Dari data Kementerian Perdagangan nilai ekspor sepanjang tahun 2017 Indonesia ke Palestina sebesar 2,05 juta dollar AS, dengan varian produk kopi, teh, pasta, roti, sabun, dan parfum. Sementara nilai impor produk dari Palestina yaitu kurma, bernilai 341.000 dollar AS. Kondisi itu membuat neraca perdagangan Indonesia-Palestina tahun 2017 surplus untuk Indonesia sebesar 1,7 juta dollar AS.

"Padahal komitmen peningkatan telah cukup lama terjadi saat pertemuan dengan Palestina dalam Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Buenos Aires, Argentina, Desember 2017 lalu." Keluhnya.

Dalam kesepakatan dagang Indonesia membuka pintu seluas-luasnya produk asal Palestina tanpa dikenakan tarif bea masuk atau 0 persen.

Kesepakatan tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Implementing Agreement (IA) pada nota kesepahaman tentang penghapusan tarif bea masuk bagi produk kurma dan minyak zaitun murni di gedung Kementerian Perdagangan, Senin (6/8/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun. (rel)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: bisnis,ekonomi,internasional,legislator,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pertama di Sumbar, MTQ Yayasan Al-Aziz Sediakan 28 Paket Hadiah Umroh

Pertama di Sumbar, MTQ Yayasan Al-Aziz Sediakan 28 Paket Hadiah Umroh

PADANG PARIAMAN - Yayasan Al-Aziz kembali adakan lomba MTQ untuk kedua kalinya, yang dibuka dan dilangsungkan...

Muhammadiyah Berduka, Kakak Ketua MUI Pusat Yunahar Ilyas Meninggal Dunia

Muhammadiyah Berduka, Kakak Ketua MUI Pusat Yunahar Ilyas Meninggal Dunia

PADANG - Kabar duka datang dari Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Dr. H. Suhairy Ilyas yang juga kakak dari Ketua...

Atlit Paralimpyc Kota Bukittinggi Bawa Pulang 11 Medali

Atlit Paralimpyc Kota Bukittinggi Bawa Pulang 11 Medali

BUKITTINGGI - Pekan Olahraga Paralimpyc Daerah (Peparda) Tingkat Propinsi Sumatera Barat yang setara dengan Porprov,...

Terungkap, Ternyata Ini Motif Pembunuh Tukang Ojek di Depan UMMY Solok Kota

Terungkap, Ternyata Ini Motif Pembunuh Tukang Ojek di Depan UMMY Solok Kota

SOLOK - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Kota, Rabu (3/4/19), berhasil menangkap, BR alias...

SK 4 Turun Tertibkan Tempat Hiburan di Bukittinggi

SK 4 Turun Tertibkan Tempat Hiburan di Bukittinggi

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media