Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Ekonomi

Indonesia Bebaskan Bea Masuk Produk Palestina, Ini Kata DPR

Senin, 13 Agustus 2018 - 04:20:14 WIB - 4127
 Indonesia Bebaskan Bea Masuk Produk Palestina, Ini Kata DPR
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) Rofi Munawar memberi catatan khusus atas langkah Pemerintah Indonesia membebaskan bea masuk bagi produk Palestina. Diantaranya memastikan tidak ada produk-produk Israel yang ikut serta dalam proses tersebut.

"Kebijakan ini dipastikan akan memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian Palestina, karenanya Pemerintah harus memastikan bahwa produk tersebut asli dari negara tersebut. Mengingat seringkali selama ini sejumlah produk palestina melewati Israel." ditegaskan Rofi Munawar kepada Minangkabaunews.com, Sabtu (11/8) di Jakarta.

Rofi mengingatkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk memfasilitasi secara serius produk-produk Palestina. Karena jika diperhatikan jumlah ekspor Indonesia jauh lebih banyak ke Palestina dibandingkan sebaliknya, padahal negara tersebut tengah mengalami kesulitan dan himpitan. Namun dalam sejumlah kesempatan nampak Mendag seperti menyederhanakan persoalan tersebut pada persoalan kemurahatian Indonesia.

"Perlu waktu lebih dari 9 bulan untuk membebaskan bea masuk produk-produk Palestina ke Indonesia. Padahal neraca perdagangan saat ini positif antara Indonesia dengan Palestina" tegasnya.

Dari data Kementerian Perdagangan nilai ekspor sepanjang tahun 2017 Indonesia ke Palestina sebesar 2,05 juta dollar AS, dengan varian produk kopi, teh, pasta, roti, sabun, dan parfum. Sementara nilai impor produk dari Palestina yaitu kurma, bernilai 341.000 dollar AS. Kondisi itu membuat neraca perdagangan Indonesia-Palestina tahun 2017 surplus untuk Indonesia sebesar 1,7 juta dollar AS.

"Padahal komitmen peningkatan telah cukup lama terjadi saat pertemuan dengan Palestina dalam Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Buenos Aires, Argentina, Desember 2017 lalu." Keluhnya.

Dalam kesepakatan dagang Indonesia membuka pintu seluas-luasnya produk asal Palestina tanpa dikenakan tarif bea masuk atau 0 persen.

Kesepakatan tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Implementing Agreement (IA) pada nota kesepahaman tentang penghapusan tarif bea masuk bagi produk kurma dan minyak zaitun murni di gedung Kementerian Perdagangan, Senin (6/8/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun. (rel)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: bisnis,ekonomi,internasional,legislator,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

PPDB SMA/SMK Offline di Padang akan Digelar 21-28 Juni 2019

PPDB SMA/SMK Offline di Padang akan Digelar 21-28 Juni 2019

...

Hari Ini, UMSB Gelar Wisuda Ke-64 di Gedung Sendiri

Hari Ini, UMSB Gelar Wisuda Ke-64 di Gedung Sendiri

PADANG -- Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menghadiri wisuda akbar Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat angkatan 64...

Satpol PP Kota Padang Tertibkan Lapak-lapak Pedagang Liar di kawasan Batang Arau

Satpol PP Kota Padang Tertibkan Lapak-lapak Pedagang Liar di kawasan Batang Arau

PADANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang menertibkan lapak-lapak Pedagang Liar yang sengaja...

Untuk Keamanan Arus Mudik, Polres Mentawai Buka Pos Pengamanan di Dermaga Tuapejat

Untuk Keamanan Arus Mudik, Polres Mentawai Buka Pos Pengamanan di Dermaga Tuapejat

MENTAWAI - Polisi Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Mentawai buka pos pengamanan lebaran tahun 2019. Pos tersebut...

UMSB akan Jalin Kerjasama dengan Pemko Padang Panjang dalam Pengembangan FKIP

UMSB akan Jalin Kerjasama dengan Pemko Padang Panjang dalam Pengembangan FKIP

PADANG -- Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran siap berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dalam...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media