Sunday, 21 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Pujasera di Pantai Gandoriah Pariaman Dinilai Mubazir dan Tidak Termanfaatkan

Minggu, 19 Agustus 2018 - 22:06:37 WIB - 668
Pujasera di Pantai Gandoriah Pariaman Dinilai Mubazir dan Tidak Termanfaatkan
Pujasera di Pantai Gandoriah, Pariaman, Sumbar.


PARIAMAN - Tidak termanfaatkan dan kotor beginilah kondisi pujasera yang ada di depan pentas seni pantai Gandoriah Pariaman, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) bahkan ketika Pariaman Expo berlangsung tidak satupun juga dipakai sebagai stand pameran.

Salah seorang tokoh masyarakat yang juga ketua LPM Kelurahan Pasir Solfihardi mengatakan bahwa pujasera tersebut mulai dibangun tahun 2013 di masa Kepala Dinas Pariwisata Efendi Jamal dengan biaya lebih dari Rp.400 juta.

"Selesai dibangun pada saat itu diserahkanlah kepada pedagang kaki lima yang berjualan di tepi pantai yang berjumlah 40 pedagang," sebutnya pada Minggu (19/8).

Ketika itu, lanjut Solfihardi dalam penyerahannya melibatkan Ninik Mamak, Camat, Dinas Pariwisata dan Kelurahan.

"Kemudian dimanfaatkanlah oleh pedagang sehingga tidak ada lagi yang berjualan di tepi pantai," ulasnya

Namun tidak berapa lama dimanfaatkan pedagang, karena kondisinya juga yang tidak memiliki sayap dibagian atap sehingga kalu hujan masuklah air ke dalam yang membuat lantai licin.

"Selain air hujan, terik matahari langsung tanpa penghambat juga menyebabkan pedagang tambah resah dan akhirnya terjadilah gejolak, tidak sampai tiga bulan mereka kembali berjualan ke tepi pantai," ungkap Sol.

Kemudian di tahun 2016 direnovasi dengan biaya tidak jauh berbeda dari pembangunan semula yakninya hampir mencapai Rp.400 juta, dengan pengurangan jumlah menjadi 30 petak.

Ia mengulas, meskipun telah direnovasi kembali namun para pedagang tetap tidak mau berjualan di sana, dengan alasan tidak laku.

"Harusnya pemerintah teliti dulu lokasi dan model bangunan pujasera itu sehingga bisa termanfaatkan dengan maksimal dan tidak terjadinya kemubaziran," ujar Sol.

Terpisah Kepala Dinas Pariwisata Pariaman Elvis Candra menyebutkan, bahwa pujasera tersebut telah disewakan pada para pedagang. "Namun karena ketidaktaatan saja, sehingga pujasera tersebut jadi tidak termanfaatkan," katanya.

Menurutnya, para pelaku usaha di tepi pantai masih butuh perubahan cara berpikir. "Meskipun sudah mereka sewa namun tidak dipergunakan sebagaimana mestinya," ulas Elvis.

Elvis menegaskan, setelah dilakukan pembinaan dan tidak mau bekerjasama dalam membangun pariwisata kedepannya para pedagang ini tidak akan difasilitasi. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: kesehatan,makan,pariaman,pariwisata,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Perdana, SMPN 5 Padang Panjang Luncurkan Majalah Hi-Five

Perdana, SMPN 5 Padang Panjang Luncurkan Majalah Hi-Five

PADANG PANJANG - Melalui gerakan Literasi, SMPN 5 Padang Panjang berhasil meluncurkan Majalah Hi-Five Edisi...

Sebanyak 174 Siswa SMAN 2 Sipora Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

Sebanyak 174 Siswa SMAN 2 Sipora Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

MENTAWAI - Sebanyak 174 siswa siswi SMAN 2 Sipora ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang di lakukan selama...

194 Napi di Lapas Kelas II Karan Aur Pariaman Gunakan Hak Pilih

194 Napi di Lapas Kelas II Karan Aur Pariaman Gunakan Hak Pilih

PARIAMAN - 194 Napi (Narapidana) di Lapas Kelas II Karan Aur Pariaman gunakan hak pilihnya (DPTB 191+3 DPK) pada Rabu...

Polres Pasaman Berhasil Bekuk Dua Pelaku Pencurian Konter HP Sesuai, Dua Orang Lagi Masih DPO

Polres Pasaman Berhasil Bekuk Dua Pelaku Pencurian Konter HP Sesuai, Dua Orang Lagi Masih DPO

PASAMAN -- Polres Pasaman melalui Polsek Lubuk Sikaping, Rabu (10/04/2019) pukul 09.30 Wib bertempat di Mako Polsek...

Desi Asmaret: Terima Kasih Keluarga Besar Muhammadiyah-Aisyiyah dan Masyarakat Sumbar

Desi Asmaret: Terima Kasih Keluarga Besar Muhammadiyah-Aisyiyah dan Masyarakat Sumbar

PADANG -- Calon legislator Desi Asmaret mengucapkan terima kasih kepada Aisyiyah yang telah memilih dirinya sebagai...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media