Sunday, 21 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Polisi Pulangkan Neno Warisman Kembali ke Jakarta

Minggu, 26 Agustus 2018 - 07:43:18 WIB - 815
Ini Alasan Polisi Pulangkan Neno Warisman Kembali ke Jakarta
Neno Warisman dihadang massa di gerbang bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/8).


POLITIK - Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau akhirnya memulangkan Neno Warisman setelah sempat tertahan dari Sabtu (25/8) sore hingga malam. Polda Riau menyatakan bahwa pemulangan Neno dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru merupakan upaya menjaga wilayah itu kondusif.

"Polisi dan TNI menjaga agar jangan terjadi bentrok antara yang pro dan kontra. Kita menjaga wilayah ini kondusif, kita tentu ingin tidak ingin adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Sunarto di Pekanbaru, Minggu (26/8) dikutip dari laman Republika.co.id.

Sebelumnya pada Sabtu (25/8) siang hingga sore ada massa melakukan aksi penghadangan menolak kedatangan Neno Warisman di Bandara Pekanbaru yang rencananya melakukan acara deklarasi #2019GantiPresiden, Minggu (26/8).

Massa tersebut kemudian tak terlihat lagi dan muncul massa lainnya mendesak aparat kepolisian untuk membiarkan Neno keluar dari bandara. Aksi tersebut berlangsung hingga kira-kira pukul 19.00 WIB dan massa pergi dari bandara lalu kembali lagi menjelang pukul 22.00 WIB.

Hingga akhirnya diketahui Neno Warisman sudah dipulangkan dan sebagian massa pun bubar. Sementara pihak kepolisian masih berjaga depan gerbang ruas jalan keluar bandara.

Kabid Humas Polda Riau membenarkan bahwa Neno telah dipulangkan usai melalui proses negosiasi. "Itu wilayah otoritas bandara, petugas bandara melakukan upaya negosiasi. Proses nego lama, dari sore sampai malam," ungkapnya.

Terkait apakah pemulangan Neno tersebut karena acara deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru tidak diberi izin oleh kepolisian, Sunarto membantahnya. Menurut dia, awalnya pihak penyelenggara memberi tahu Kepolisian Resor Kota Pekanbaru.

Lalu Kepala Polresta Pekanbaru memberi saran agar tidak diberi izin. Kemudian di tengah perjalanan, ketua panitia mengundurkan diri dan mencabut surat izin keramaian.

"Posisi kita dalam hal tidak menerima surat," kata Sunarto menambahkan. (rep/ant)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id/Antara
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik,pos-polisi,riau

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Untuk Mengetahui Tingkat Perkembangan Desa, DPMDes Pariaman Adakan Lomba Desa Berprestasi

Untuk Mengetahui Tingkat Perkembangan Desa, DPMDes Pariaman Adakan Lomba Desa Berprestasi

...

UIN IB Padang Terima Bantuan Dua Unit Mobil Dari PT. BMS

UIN IB Padang Terima Bantuan Dua Unit Mobil Dari PT. BMS

...

Sinergi Dengan Pemko, Polres Padang Panjang Canangkan Program Satu Polisi - Satu RT

Sinergi Dengan Pemko, Polres Padang Panjang Canangkan Program Satu Polisi - Satu RT

PADANG PANJANG - Berikan pelayanan prima untuk masyarakat Kota Padang Panjang, Polres Padang Panjang Launching Program...

Pilpres, Hemofilia dan Luka yang Tak Pernah Kering

Pilpres, Hemofilia dan Luka yang Tak Pernah Kering

Oleh: Hardisman, MD, PhD Rabu 17 April 2019 ini kita telah menyalurkan hak suara kita untuk memilih Presiden-Wakil...

Teknologi Modifikasi Cuaca Berhasil Meredam Hotspot di Riau

Teknologi Modifikasi Cuaca Berhasil Meredam Hotspot di Riau

NASIONAL - Operasi penanggulangan kebakaran hutan di Provinsi Riau melalui teknologi modifikasi cuaca hingga kini masih...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media