Thursday, 19 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Polisi Pulangkan Neno Warisman Kembali ke Jakarta

Minggu, 26 Agustus 2018 - 07:43:18 WIB - 927
Ini Alasan Polisi Pulangkan Neno Warisman Kembali ke Jakarta
Neno Warisman dihadang massa di gerbang bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/8).


POLITIK - Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau akhirnya memulangkan Neno Warisman setelah sempat tertahan dari Sabtu (25/8) sore hingga malam. Polda Riau menyatakan bahwa pemulangan Neno dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru merupakan upaya menjaga wilayah itu kondusif.

"Polisi dan TNI menjaga agar jangan terjadi bentrok antara yang pro dan kontra. Kita menjaga wilayah ini kondusif, kita tentu ingin tidak ingin adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Sunarto di Pekanbaru, Minggu (26/8) dikutip dari laman Republika.co.id.

Sebelumnya pada Sabtu (25/8) siang hingga sore ada massa melakukan aksi penghadangan menolak kedatangan Neno Warisman di Bandara Pekanbaru yang rencananya melakukan acara deklarasi #2019GantiPresiden, Minggu (26/8).

Massa tersebut kemudian tak terlihat lagi dan muncul massa lainnya mendesak aparat kepolisian untuk membiarkan Neno keluar dari bandara. Aksi tersebut berlangsung hingga kira-kira pukul 19.00 WIB dan massa pergi dari bandara lalu kembali lagi menjelang pukul 22.00 WIB.

Hingga akhirnya diketahui Neno Warisman sudah dipulangkan dan sebagian massa pun bubar. Sementara pihak kepolisian masih berjaga depan gerbang ruas jalan keluar bandara.

Kabid Humas Polda Riau membenarkan bahwa Neno telah dipulangkan usai melalui proses negosiasi. "Itu wilayah otoritas bandara, petugas bandara melakukan upaya negosiasi. Proses nego lama, dari sore sampai malam," ungkapnya.

Terkait apakah pemulangan Neno tersebut karena acara deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru tidak diberi izin oleh kepolisian, Sunarto membantahnya. Menurut dia, awalnya pihak penyelenggara memberi tahu Kepolisian Resor Kota Pekanbaru.

Lalu Kepala Polresta Pekanbaru memberi saran agar tidak diberi izin. Kemudian di tengah perjalanan, ketua panitia mengundurkan diri dan mencabut surat izin keramaian.

"Posisi kita dalam hal tidak menerima surat," kata Sunarto menambahkan. (rep/ant)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id/Antara
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik,pos-polisi,riau

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Butuh Dana Cepat Tetapi Gaji Belum Keluar? Pinjaman Karyawan Solusinya

Butuh Dana Cepat Tetapi Gaji Belum Keluar? Pinjaman Karyawan Solusinya

EKONOMI BISNIS - Tak bisa dimungkiri seiring dengan perkembangan zaman yang semakin cepat ini membuat kebutuhan...

Jamaah Umroh Asal Bondowoso Diberi Pembekalan Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Jamaah Umroh Asal Bondowoso Diberi Pembekalan Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

BONDOWOSO -- Jelang pemberangkatan PT Anura Pasuruan menggelar kegiatan bimbingan manasik umroh dan haji bagi 92 CJU di...

Ini Kata Wapres Yusuf Kalla terkait Persoalan Papua di Padang

Ini Kata Wapres Yusuf Kalla terkait Persoalan Papua di Padang

PADANG -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan soal pembangunan infrastruktur di Papua yang digenjot...

Para Guru di Solsel Akan Ikuti Seminar Pendidikan Berkelas Nasional

Para Guru di Solsel Akan Ikuti Seminar Pendidikan Berkelas Nasional

PADANG ARO - Para guru di bawah Dinas Pendidikan dan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Solok Selatan akan...

Ciptakan Pelayanan Prima, RSUD Mentawai Bangun Ruang Rawat Inap Anak

Ciptakan Pelayanan Prima, RSUD Mentawai Bangun Ruang Rawat Inap Anak

MENTAWAI - Menciptakan pelayanan prima, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media