Monday, 10 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Begini Alasan Prabowo Sebut Indonesia Terancam Miskin Selamanya, Utang Naik Rp1 T Tiap Hari

Minggu, 02 September 2018 - 21:02:34 WIB - 375
Begini Alasan Prabowo Sebut Indonesia Terancam Miskin Selamanya, Utang Naik Rp1 T Tiap Hari
Prabowo Subianto (Foto: Dok. Istimewa)


JAKARTA - Bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto mengkiritk perekonomian Indonesia. Kritik tersebut ia sampaikan saat berbicara dalam Seminar Nasional dan Bedah Buku "Paradoks Indonesia".

Dilansir dari akun Facebook Prabowo Subianto, @prabowosubianto, acara tersebut digelar di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

Pidato yang disampaikan Prabowo tersebut disiarkan langsung di laman Facebook resminya. Prabowo menjadi pembicara kunci dalam acara yang digelar Institut Madani Nusantara tersebut.

Isi buku itu menampilkan kekayaan alam Indonesia yang belum bisa diolah dengan optimal serta deskripsi tentang masyarakat yang belum sejahtera.

Selain itu, Prabowo juga menyinggung perihal utang negara yang semakin bertambah.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebutkan bahwa utang negara setiap tahun kian naik.

Prabowo menyoroti utang Indonesia yang pada kuartal I 2018 menyentuh Rp4.227 triliun atau sebesar 29,79 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Bahkan, Prabowo menyebut utang Indonesia kini Rp1 triliun tiap hari.

"Saudara-saudara utang pemerintahan kita naik terus ya kan, 95 juta orang masih hidup miskin. Utang pemerintah kita naik terus. Sekarang hitungannya Rp1 triliun tiap hari," kata Prabowo.

"Ada yang mengatakan tidak ada masalah, tapi para ahli yang mengerti bahwa utang itu mengancam kedaulatan," lanjut Prabowo.

Prabowo melanjutkan pidatonya dan membahas masalah ketimpangan sosial antara si kaya dan si miskin di Indonesia.

Dalam pidatonya tersebut, Prabowo menampilkan data dari Bank Dunia yang menunjukkan bahwa di Indonesia ada 40 orang terkaya yang memiliki kekayaan 584 kali rata-rata orang Indonesia lainnya.

"Pertumbuhan ekonomi tidak naik, Indonesia terancam negara miskin selamanya. Ya bener ada orang Indonesia yang kaya raya. Satu persen menguasai setengah kekayaan, 10 persen terkaya menguasai 75 persen kekayaan Indonesia," ujar Prabowo.

Prabowo juga menambahkan indikator yang menunjukkan ketimpangan sosial memang terjadi di Indonesia. Indikator yang ia sebutkan yakni masalah stunting anak di Indonesia. Data menununjukkan bahwa 1 dari 3 anak di Indonesia mengalami stunting.

Hal tersebut, menurut Prabowo, disebabkan oleh gizi buruk yang menunjukkan bahwa rakyat Indonesia belum sejahtera.(tb)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Tribunnews.com
Tag: indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

PMI Kota Bukittinggi Mengadakan Jumbara PMR Se Sumatera Barat

PMI Kota Bukittinggi Mengadakan Jumbara PMR Se Sumatera Barat

BUKITTINGGI - Kegiatan Jumpa Bhakti dan Gembira (Jumbara) Palang Merah Indonesia (PMR) Wira se Sumatera Barat yang...

Ratusan Personel Yonif 133/YS Belajar Tehnik dan Taktik tempur, Ini Pesan Danrem 032/Wbr

Ratusan Personel Yonif 133/YS Belajar Tehnik dan Taktik tempur, Ini Pesan Danrem 032/Wbr

PADANG -- Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mirza agus, S.I.P Membuka latihan teknis dan taktis (Latnistis) tingkat Batalyon,...

Triathlon 2018: 8 Negara Lintasi Destinasi Wisata Kota Pariaman

Triathlon 2018: 8 Negara Lintasi Destinasi Wisata Kota Pariaman

PARIAMAN - Hari pertama gelaran Pariaman international Triathlon 2018 berlangsung semarak. Walikota Pariaman Genius...

Jumbara PMR Se-Sumbar di Bukittingi Libatkan KSR Unit Perguruan Tinggi

Jumbara PMR Se-Sumbar di Bukittingi Libatkan KSR Unit Perguruan Tinggi

BUKITTINGGI - Panitia kegiatan Jumpa Bhakti dan Gembira (Jumbara) Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat Palang Merah...

Ini Ucapan Prabowo Bakar Semangat Peserta Reuni Akbar 212

Ini Ucapan Prabowo Bakar Semangat Peserta Reuni Akbar 212

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media