Monday, 10 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Koalisi Prabowo-Sandi Tolak DPT Final Pemilu 2019 yang Dikeluarkan KPU

Selasa, 04 September 2018 - 06:11:24 WIB - 394
Ini Alasan Koalisi Prabowo-Sandi Tolak DPT Final Pemilu 2019 yang Dikeluarkan KPU
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto: metrotvnews.com)


POLITIK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 185 juta lebih pemilih. Parpol koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak DPT tersebut.

"Parpol koalisi Prabowo-Sandi menolak rencana KPU yang akan menetapkan DPT pileg dan pilpres yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu tanggal 5 September," kata Sekjen PKS Mustafa Kamal dalam konpers di restoran Batik Kuring, SCBD, Jaksel, Senin (3/9/2018).

Dikutip dari laman Detik.com, alasannya, dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dirilis KPU sebelumnya masih ditemukan sejumlah kesalahan. PKS, Gerindra, PAN, dan Partai Demokrat menyatakan menemukan setidaknya 25 juta data ganda dari 137 juta lebih pemilih yang ada di DPS.

"Dari 137 jutaan pemilih dalam DPS terdapat 25 jutaan pemilih ganda. Di beberapa dapil ditemukan beberapa nama, bahkan satu nama bisa tergandakan 11 kali dalam satu TPS," jelas Mustafa.

Karena itu, dia berharap KPU tak terburu-buru menetapkan DPT. KPU menginformasikan akan menggelar pleno terbuka DPT pada 4-6 September 2018.

Mustafa meminta KPU terlebih dahulu menyerahkan rilis DPT final ke parpol koalisi untuk ditelusuri lebih lanjut.

"Kami dengan ini meminta sebelum ditetapkan oleh KPU diserahkan dulu semua data DPS yang sudah di-update," sebutnya.

"Bisa dibayangkan, dari 137 juta itu ada yang tergandakan 25 juta. Apalagi kalau ada kenaikan, ada apa lagi. Nah itu kita akan cermati bersama-sama," imbuh Mustafa.

Dalam konpers malam ini juga hadir Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen PAN Eddy Soeparno, dan Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. Sebelumnya, keempat sekjen menggelar pertemuan tertutup di apartemen The Capital Residence, SCBD, Jaksel.

Bakal cawapres Sandiaga Uno disebutkan hadir dalam rapat itu. Namun Sandiaga meninggalkan lokasi terlebih dahulu. (dt)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Detik.com
Tag: indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Begini Cara SAT Kota Sawahlunto Untuk Tumbuhkan Semangat Gotong Royong

Begini Cara SAT Kota Sawahlunto Untuk Tumbuhkan Semangat Gotong Royong

SAWAHLUNTO - Silo Adventur, tim yang awalnya bergerak di bidang Pecinta Alam, berhubung karena musim hujan yang...

Ini keistimewaan Yang Diberikan Pemko Padang Panjang Untuk Penyandang Disabilitas

Ini keistimewaan Yang Diberikan Pemko Padang Panjang Untuk Penyandang Disabilitas

PADANG PANJANG - Dengan lahirnya Undang-undang No. 8 Tahun 2016 yang berisi tentang pemenuhan hak penyandang...

Ranperda APBD Kabupaten Tanah Datar Tahun 2019 di Tanda Tangani

Ranperda APBD Kabupaten Tanah Datar Tahun 2019 di Tanda Tangani

ADVENTORIAL - TANAH DATAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Datar menggelar Rapat Paripurna dengan agenda...

Dinsos Pasaman Mengevaluasi Pendistribusian Beras Rastra Tahun 2018

Dinsos Pasaman Mengevaluasi Pendistribusian Beras Rastra Tahun 2018

PASAMAN - Dinas Sosial Kabupaten Pasaman adakan Rapat Evaluasi Pendistribusian Beras Bantuan Sosial (Bansos Rastra) di...

Jumbara PMR Se-Sumbar di Bukittingi Libatkan KSR Unit Perguruan Tinggi

Jumbara PMR Se-Sumbar di Bukittingi Libatkan KSR Unit Perguruan Tinggi

BUKITTINGGI - Panitia kegiatan Jumpa Bhakti dan Gembira (Jumbara) Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat Palang Merah...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media