Wednesday, 26 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Koalisi Prabowo-Sandi Tolak DPT Final Pemilu 2019 yang Dikeluarkan KPU

Selasa, 04 September 2018 - 06:11:24 WIB - 539
Ini Alasan Koalisi Prabowo-Sandi Tolak DPT Final Pemilu 2019 yang Dikeluarkan KPU
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto: metrotvnews.com)


POLITIK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 185 juta lebih pemilih. Parpol koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak DPT tersebut.

"Parpol koalisi Prabowo-Sandi menolak rencana KPU yang akan menetapkan DPT pileg dan pilpres yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu tanggal 5 September," kata Sekjen PKS Mustafa Kamal dalam konpers di restoran Batik Kuring, SCBD, Jaksel, Senin (3/9/2018).

Dikutip dari laman Detik.com, alasannya, dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dirilis KPU sebelumnya masih ditemukan sejumlah kesalahan. PKS, Gerindra, PAN, dan Partai Demokrat menyatakan menemukan setidaknya 25 juta data ganda dari 137 juta lebih pemilih yang ada di DPS.

"Dari 137 jutaan pemilih dalam DPS terdapat 25 jutaan pemilih ganda. Di beberapa dapil ditemukan beberapa nama, bahkan satu nama bisa tergandakan 11 kali dalam satu TPS," jelas Mustafa.

Karena itu, dia berharap KPU tak terburu-buru menetapkan DPT. KPU menginformasikan akan menggelar pleno terbuka DPT pada 4-6 September 2018.

Mustafa meminta KPU terlebih dahulu menyerahkan rilis DPT final ke parpol koalisi untuk ditelusuri lebih lanjut.

"Kami dengan ini meminta sebelum ditetapkan oleh KPU diserahkan dulu semua data DPS yang sudah di-update," sebutnya.

"Bisa dibayangkan, dari 137 juta itu ada yang tergandakan 25 juta. Apalagi kalau ada kenaikan, ada apa lagi. Nah itu kita akan cermati bersama-sama," imbuh Mustafa.

Dalam konpers malam ini juga hadir Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen PAN Eddy Soeparno, dan Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. Sebelumnya, keempat sekjen menggelar pertemuan tertutup di apartemen The Capital Residence, SCBD, Jaksel.

Bakal cawapres Sandiaga Uno disebutkan hadir dalam rapat itu. Namun Sandiaga meninggalkan lokasi terlebih dahulu. (dt)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Detik.com
Tag: indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dana Bantuan KIP Sudah Direalisasikan, Ratusan Siswa SD di Solsel Berbondong-bondong Ke Bank

Dana Bantuan KIP Sudah Direalisasikan, Ratusan Siswa SD di Solsel Berbondong-bondong Ke Bank

SOLOK SELATAN -- Ratusan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) di sekitar Muaralabuh, Solok Selatan berbondong bondong...

Pasaman Barat Luncurkan Kartu Bantuan Pangan Non Tunai

Pasaman Barat Luncurkan Kartu Bantuan Pangan Non Tunai

PASAMAN BARAT - Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) sekarang sudah tranformasi ke Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)....

Dinas Pariwisata Sumbar Bekali Guru SMA Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan

Dinas Pariwisata Sumbar Bekali Guru SMA Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan

PADANG -- Dinas Pariwisata Sumbar menggelar Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan bagi guru. Kali ini, kegiatan...

Wawako Pariaman Buka Secara Resmi Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan Pertama Tahun 2019

Wawako Pariaman Buka Secara Resmi Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan Pertama Tahun 2019

PARIAMAN - Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyudin membuka secara resmi Pelatihan Dasar bagi CPNS Golongan II...

Hendak Jenguk Saudara di Lapas Kelas II B Lubuk Basung, Pria Ini Diciduk Polisi Karna Bawa Narkoba

Hendak Jenguk Saudara di Lapas Kelas II B Lubuk Basung, Pria Ini Diciduk Polisi Karna Bawa Narkoba

AGAM - Telah terjadi penangkapan penyalah gunaan narkotika jenis ganja di Lapas Kelas II B Lubuk Basung, Kecamatan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media