Sunday, 21 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Ustaz Abdul Somad Diperiksa Polda Riau

Senin, 10 September 2018 - 06:25:35 WIB - 288
Ustaz Abdul Somad Diperiksa Polda Riau
Ustadz Abdul Somad (Foto: Dok. Istimewa)


PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau melakukan pemeriksaan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS). UAS diperiksa sebagai saksi korban atas kasus dugaan penghinaan terhadapnya diduga dilakukan atas nama akun media sosial facebook berinisial JB.

"Alhamdulillah, hari ini (Sabtu, red) UAS sudah memberikan keterangannya pada penyidik atas dugaan tindak pidana penghinaan yang diduga dilakukan oleh seseorang yang memiliki akun facebook JB," kata Ketua Tim Pengacara UAS, Zulkarnain Nurdin, di Pekanbaru, Sabtu (8/9).

Menurutnya pemeriksaan berjalan lancar dengan ada sekitar 10 pertanyaan yang diberikan penyidik kepada UAS. Semua pertanyaan itu, kata Zulkarnain dijawab baik, lengkap, dan lancar oleh UAS.

Dikutip dari laman Republika.co.id, selama pemeriksaan, lanjutnya, UAS didampingi dirinya dan tiga advokat lainnya yakni Aziun Asyari, Aspandiar, dan Wismar Haryanto. Turut mendampingi juga Ketua Bidang Agama Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Gamal Abdul Nasir

Selain itu, kata dia, juga ada pemeriksaan terhadap tiga atau empat saksi lain pada Sabtu ini, di antaranya ada dari Front Pembela Islam Kota Pekanbaru dan juga dari media massa.

Atas pemeriksaan ini, dia mengapresiasi penyidik Polda Riau karena prosesnya cepat sekali sejak dilaporkan Kamis (6/9) lalu. Ini, katanya sesuai asas yang tertera di Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana yakni asas peradilan cepat, sederhana, dan berbiaya ringan.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah gelar perkara, lalu secepatnya limpahkan ke kejaksaan. Kalau sudah P21 ke pengadilan, sehingga ada kepastian hukuman," ujar dia lagi.

Dia berharap pelaku dapat dihukum maksimal karena telah mencemarkan nama baik, menghina, membuat perasaan UAS menjadi tersakiti dan tidak nyaman, yakni sesuai pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp750 juta.

Sebelumnya, terduga pelaku JB membuat postingan hinaan terhadap UAS dengan narasi keturunan dajjal. Dia lalu dibawa ke Riau pada Rabu (5/9) malam oleh FPI Pekanbaru, setelah secara persuasif meminta yang bersangkutan menyerahkan diri.

Karena kasus ini delik aduan, LAM melalui LBH yang diketuai Zulkarnain Nurdin mengambil langkah melaporkan terduga pelaku penghinaan tersebut. Lembaga itu merasa berkepentingan karena UAS juga merupakan pengurus Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, apalagi sudah bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara. (rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id/Antara
Tag: daerah,metro,nasional,politik,riau,sumatra-barat,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ijazah Tak Terdaftar di Forlap Dikti, Lulusan UIN-IB Terancam Tak Bisa Ikut Tes CPNS, Ini Kata IKA

Ijazah Tak Terdaftar di Forlap Dikti, Lulusan UIN-IB Terancam Tak Bisa Ikut Tes CPNS, Ini Kata IKA

PADANG -- Sejumlah alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol resah, karena nomor ijazah yang dimiliki tidak...

Dua Jaksa Kejari Tanah Datar Dilepas Secara Resmi

Dua Jaksa Kejari Tanah Datar Dilepas Secara Resmi

TANAH DATAR - Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Sumbar, mengelar giat Pengantar Tugas dua orang pegawainya, Jumat...

Peringati HUT Pasaman, Yunelda Asra: Ayo Bangkit Demi Kemajuan dan Kesejahteraan

Peringati HUT Pasaman, Yunelda Asra: Ayo Bangkit Demi Kemajuan dan Kesejahteraan

PASAMAN - Tepat tangggal 8 Oktober 2018, adalah Hari Jadi Kabupaten Pasaman yang ke 73 tahun. Kabupaten yang dipagari...

Banjir Pasaman Barat, Ratusan Rumah Terendam dan Dua Jembatan Putus

Banjir Pasaman Barat, Ratusan Rumah Terendam dan Dua Jembatan Putus

PASAMAN BARAT - Hujan deras yang melanda dearah Pasaman Barat sejak Kamis siang hingga Jumat pagi (12/10/2018) ...

Pemprov Sumbar Pastikan 1,5 Ton Randang Tiba di Palu-Donggala

Pemprov Sumbar Pastikan 1,5 Ton Randang Tiba di Palu-Donggala

JAKARTA - Sempat dikabarkan tersendat, akhirnya 1,5 ton Rendang Padang untuk membantu korban gempa dan tsunami tiba di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media