Sunday, 24 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Sopir Ambulans Tabrak Korban Hingga Tewas di Sawahan Padang Ditangkap, Ini Pengakuannya

Kamis, 13 September 2018 - 20:42:09 WIB - 2660
Sopir Ambulans Tabrak Korban Hingga Tewas di Sawahan Padang Ditangkap, Ini Pengakuannya
Kombes Pol Yulmar Try Himawan saat konferensi pers terkait kasus mobil ambulans yang tabrak korban hingga tewas di Sawahan Dalam, Kota Padang (Foto: Kabar Minang)


PADANG - Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan dalam konferensi pers di Mapolresta Padang, Kamis (13/9) menyampaikan bahwa dua orang tersangka AK (47) dan AF (41) berhasil diciduk di Indrapura, Kabupaten Pesisir Selatan pada Selasa (11/9) dan satu lagi pelaku berinisial C masih buron.

Dua orang tersangka pembunuh menggunakan mobil ambulans di kawasan Sawahan Dalam, Kota Padang mempunyai motif dendam.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar mengatakan, sopir tersebut (tersangka) sering dimintai uang (palak) oleh korban.

"Motifnya, tersangka merasa dimintai uang sebagai jatah preman oleh (korban) saat mengangkut jenazah sebanyak Rp50 ribu, Rp100 ribu dan ini sering dilakukan oleh korban," ujar Yulmar di Mapolresta, Kamis (13/9).

Emosi tersangka memuncak saat korban memecahkan kaca mobil ambulans yang dibawanya di RSUP DR. M. Djamil Padang pada Senin (9/10) malam. "Setelah mengetahui kaca mobilnya dipecahkan oleh korban, tersangka ini sempat bertengkar dengan korban di lokasi rumah sakit," sebut Kapolres.

Setelah itu, tersangka pun berencana dengan dua temannya yang sesama sopir ambulans untuk melakukan pembalasan kepada korban dengan cara menabraknya. "Ketika melihat korban, tersangka langsung menabrak korban bersama sepeda motornya saat tengah bersandar di pinggir jalan," lanjut Kapolres.

Tidak sampai disitu, kepada petugas, tersangka juga mengaku sempat mengecek kondisi korban usai ditabrak. Melihat korban masih hidup, tersangka langsung menghantam korban bernama Taufik menggunakan linggis, sementara dua rekannya menghantam korban Royal menggunakan kayu.

"Tersangka ini sendiri mengakui melakukan hal tersebut lantaran kesal karena selalu diperas oleh korban. Selain itu, tersangka juga mengatakan jika kedua korban merupakan preman di lokasi tersebut dan kerap memeras para sopir ambulans," tambah Kapolres.

Sebelumnya, dua orang tewas setelah ditabrak mobil ambulans di kawasan Sawahan Dalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Senin (10/9) dini hari. Mereka tewas setelah ditabrak dan dipukul oleh tiga orang yang menggunakan mobil ambulans.

"Tersangka terancam pasal 340 Jo 338 KUHPidana karena sudah melakukan penganiayaan yang mengakibatkan nyawa seseorang hilang dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati," pungkas Yulmar. (Rel)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: daerah,hukum,kriminal,metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Atasi Krisis Energi, Ini Strategi Prabowo-Sandi

Atasi Krisis Energi, Ini Strategi Prabowo-Sandi

JAKARTA - Paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyiapkan strategi dorongan besar untuk mengatasi krisis...

Dari Jembatan Siti Nurbaya Hingga Kelenteng Penuh Sesak, Kemeriahan Cap Go Meh di Kota Padang

Dari Jembatan Siti Nurbaya Hingga Kelenteng Penuh Sesak, Kemeriahan Cap Go Meh di Kota Padang

PADANG -- Arak-arakan dalam perayaan Cap Go Meh berjalan sepanjang Lawasan Siti Nurbaya hingga Kelenteng Hok Tek Tong...

Beramal Untuk Kemanusiaan, Seorang Pendonor Darah Dari PMI Kota Bukittinggi Dapat Hadiah Umbroh

Beramal Untuk Kemanusiaan, Seorang Pendonor Darah Dari PMI Kota Bukittinggi Dapat Hadiah Umbroh

BUKITTINGGI - Dengan keihklasan mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan, salah seorang pendonor sukarela dari Palang...

Wabup Padang Pariaman Jenguk Warga Penderita Kanker Ganas bersama Alumni SMPN I VII Koto

Wabup Padang Pariaman Jenguk Warga Penderita Kanker Ganas bersama Alumni SMPN I VII Koto

PADANG PARIAMAN - Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur bersama alumni SMP N I VII Koto Sungai Sariak jenguk...

Diduga Kehabisan Stok Oksigen, Seorang Penderita Ginjal Hipertensi Meregang Nyawa di RSUD M. Zein

Diduga Kehabisan Stok Oksigen, Seorang Penderita Ginjal Hipertensi Meregang Nyawa di RSUD M. Zein

PESISIR SELATAN - Pasien yang didiagnosa menderita ginjal hipertensi itu harus meregang nyawa diruang Higt Care Unit...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media