Sunday, 18 Nov 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Sopir Ambulans Tabrak Korban Hingga Tewas di Sawahan Padang Ditangkap, Ini Pengakuannya

Kamis, 13 September 2018 - 20:42:09 WIB - 2431
Sopir Ambulans Tabrak Korban Hingga Tewas di Sawahan Padang Ditangkap, Ini Pengakuannya
Kombes Pol Yulmar Try Himawan saat konferensi pers terkait kasus mobil ambulans yang tabrak korban hingga tewas di Sawahan Dalam, Kota Padang (Foto: Kabar Minang)


PADANG - Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan dalam konferensi pers di Mapolresta Padang, Kamis (13/9) menyampaikan bahwa dua orang tersangka AK (47) dan AF (41) berhasil diciduk di Indrapura, Kabupaten Pesisir Selatan pada Selasa (11/9) dan satu lagi pelaku berinisial C masih buron.

Dua orang tersangka pembunuh menggunakan mobil ambulans di kawasan Sawahan Dalam, Kota Padang mempunyai motif dendam.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar mengatakan, sopir tersebut (tersangka) sering dimintai uang (palak) oleh korban.

"Motifnya, tersangka merasa dimintai uang sebagai jatah preman oleh (korban) saat mengangkut jenazah sebanyak Rp50 ribu, Rp100 ribu dan ini sering dilakukan oleh korban," ujar Yulmar di Mapolresta, Kamis (13/9).

Emosi tersangka memuncak saat korban memecahkan kaca mobil ambulans yang dibawanya di RSUP DR. M. Djamil Padang pada Senin (9/10) malam. "Setelah mengetahui kaca mobilnya dipecahkan oleh korban, tersangka ini sempat bertengkar dengan korban di lokasi rumah sakit," sebut Kapolres.

Setelah itu, tersangka pun berencana dengan dua temannya yang sesama sopir ambulans untuk melakukan pembalasan kepada korban dengan cara menabraknya. "Ketika melihat korban, tersangka langsung menabrak korban bersama sepeda motornya saat tengah bersandar di pinggir jalan," lanjut Kapolres.

Tidak sampai disitu, kepada petugas, tersangka juga mengaku sempat mengecek kondisi korban usai ditabrak. Melihat korban masih hidup, tersangka langsung menghantam korban bernama Taufik menggunakan linggis, sementara dua rekannya menghantam korban Royal menggunakan kayu.

"Tersangka ini sendiri mengakui melakukan hal tersebut lantaran kesal karena selalu diperas oleh korban. Selain itu, tersangka juga mengatakan jika kedua korban merupakan preman di lokasi tersebut dan kerap memeras para sopir ambulans," tambah Kapolres.

Sebelumnya, dua orang tewas setelah ditabrak mobil ambulans di kawasan Sawahan Dalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Senin (10/9) dini hari. Mereka tewas setelah ditabrak dan dipukul oleh tiga orang yang menggunakan mobil ambulans.

"Tersangka terancam pasal 340 Jo 338 KUHPidana karena sudah melakukan penganiayaan yang mengakibatkan nyawa seseorang hilang dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati," pungkas Yulmar. (Rel)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: daerah,hukum,kriminal,metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

MA KMM Padang Panjang Raih Juara 2 KRI 2018 Kategori Mitigasi Bencana

MA KMM Padang Panjang Raih Juara 2 KRI 2018 Kategori Mitigasi Bencana

PADANG PANJANG -- Untuk keempat kalinya, Kementerian Agama kembali menggelar Kompetisi Robotik Madrasah 2018....

Usung Konsep Halalan Toyyibah, MEK PW Aisyiyah Sumbar dan BPOM Padang Latih 100 UMKM

Usung Konsep Halalan Toyyibah, MEK PW Aisyiyah Sumbar dan BPOM Padang Latih 100 UMKM

PADANG -- Ratusan UMKM Sumbar dibawah naungan MEK PW Aisyiyah Sumbar mengikuti sosialisasi sekaligus bimtek keamanan...

Habib Rizieq Shihab Dikabarkan Ditangkap di Arab Saudi?

Habib Rizieq Shihab Dikabarkan Ditangkap di Arab Saudi?

POLITIK - Kementerian Luar Negeri meminta Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi untuk mengecek langsung berita tentang...

PMI Kampar Riau Matangkan Persiapan MoU dengan PMI Bukittinggi

PMI Kampar Riau Matangkan Persiapan MoU dengan PMI Bukittinggi

BUKITTINGGI - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kampar Provinsi Riau kembali mengunjungi PMI Kota Bukittinggi,...

Terseret Arus Sungai, Bocah SD di Pasaman Barat Ditemukan tak Bernyawa

Terseret Arus Sungai, Bocah SD di Pasaman Barat Ditemukan tak Bernyawa

PASAMAN BARAT - Ahmat Artikan bocah umur 10 tahun warga Jorong Pengambiran, Nagari Pamatang Panjang, Kecamatan Koto...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media