Sunday, 18 Nov 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Demokrat Meradang, Artikel Asia Sentinel dan John Berthelsen Akan Digugat

Jumat, 14 September 2018 - 22:22:37 WIB - 1300
Demokrat Meradang, Artikel Asia Sentinel dan John Berthelsen Akan Digugat
Sekjen Dr. Hinca IP Pandjaitan XIII, bersama pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.


POLITIK - Terkait pemberitaan di Asia Sentinel yang menyatakan Presiden SBY melakukan pencucian uang sebesar US$ 12 Billion dalam bail-out Bank Century, Dewan Pimpinan Pusat Partai berlambang Mercy ini angkat bicara. Asia Sentinel siap-siap menerima gugatan partai binaan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Dalam pers rilis Jumat (14/9/2018) Dewan Pimpinan Pusat, Demokrat melalui sekretaris Jendralnya Hinca Panjaitan menyampaikan pernyatan sikap :

1. Artikel Asia Sentinel yang ditulis John Berthelsen tersebut sepenuhnya tidak benar dan fitnah yang dibangun dari opini pribadinya.Sumber beritanya diambil dari materi gugatan persidangan di Mauritius antara Weston Capital vs LPS yang sama sekali tidak menyebut SBY dan Partai Demokrat. Jika isi gugatan Weston Capital itu benar dan niatnya bukan untuk mencemarkan nama baik SBY, maka kami persilahkan gugatan ini di ajukan di Indonesia. Dan kami siap menghadapinya. Karena kami yakin sepenuhnya tuduhan itu tidak benar dengan menuduh "Century Bank SBY" dan "SBY mencuci uang US$ 12 Billion".

John Berthelsen sendiri sudah pernah menulis soal isi gugatan antara Weston dengan LPS ini pada November 2017 dan didalamnya sama sekali tidak menyebut nama SBY dan Partai Demokrat https://www.asiasentinel.com/politics/mauritius-lawsuit-accuse-indonesia-officials-laundering/

2. Terkait Bank Century ini sendiri, secara terang benderang telah kita ketahui bersama : hasil Audit BPKnya telah ada, hasil Pansus di DPR juga ada dan bahkan KPK juga telah melakukan penyidikan. Dan dalam keseluruhan dokumen-dokumen yang dihasilkan disetiap proses berbagai lembaga tersebut sama sekali tidak ditemukan ada satupun fakta adanya aliran dana ke Partai Demokrat serta SBY mencuci uang sebesar US$ 12 Billion sebagaimana yang ditulis John Berthelsen dalam laporannya 11 September 2018 lalu https://www.asiasentinel.com/politics/indonesia-sby-government-criminal-conspiracy/

3. Karena berita ini penuh kebohongan dan fitnah, maka kami akan mengajukan GUGATAN terhadap Asia Sentinel dan penulisnya John Berthelsen. Dan bagi pihak-pihak di Indonesia yang juga ikut "menggoreng" dan menyebar luaskan berita yang tidak benar dan penuh fitnah ini akan kami ambil tindakan hukum yang sama.

Jakarta, September 2018
Sekjen Partai Demokrat, Dr. Hinca IP Pandjaitan XIII.

(Romeo)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: romeo
Tag: hukum,indonesia,internasional,legislator,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

FUAD IAIN Batusangkar Akan Luruskan Pemahaman Tentang Radikalisme

FUAD IAIN Batusangkar Akan Luruskan Pemahaman Tentang Radikalisme

TANAH DATAR - Dalam mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi, pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN...

Batang Biu Pasbar Makan Korban, Pencari Ikan Ditemukan Tidak Bernyawa

Batang Biu Pasbar Makan Korban, Pencari Ikan Ditemukan Tidak Bernyawa

...

Petarung Cimparuh Pariaman ini Jadi Juara Sumatera Fighter Road To MMA Championship

Petarung Cimparuh Pariaman ini Jadi Juara Sumatera Fighter Road To MMA Championship

PARIAMAN -- Ahmad Fahmi, Putra asli Kota Pariaman yang berasal dari Desa Cimparuh, mengharumkan nama Kota Pariaman...

MA KMM Padang Panjang Raih Juara 2 KRI 2018 Kategori Mitigasi Bencana

MA KMM Padang Panjang Raih Juara 2 KRI 2018 Kategori Mitigasi Bencana

PADANG PANJANG -- Untuk keempat kalinya, Kementerian Agama kembali menggelar Kompetisi Robotik Madrasah 2018....

Belum Dibuka Secara Resmi, Ini Klasemen Sementara Porprov Sumbar 2018

Belum Dibuka Secara Resmi, Ini Klasemen Sementara Porprov Sumbar 2018

PADANG PARIAMAN -- Perhelatan Porprov XV 2018 belum resmi dibuka, Namun Cabor Soft Tenis telah bertanding terlebih...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media